Kamis, 08 Oktober 2026
18:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Average true range

indikator volatilitas pasar

Bagikan:

Average true range (ATR) adalah sebuah indikator analisis teknis volatilitas yang awalnya dikembangkan oleh J. Welles Wilder, Jr. untuk komoditas.[1][2] Indikator ini tidak menunjukkan arah tren harga, melainkan hanya tingkat volatilitas harga.[3] Average true range merupakan rata-rata bergerak termuluskan (SMMA) dari nilai true range dalam periode N. Wilder merekomendasikan pemulusan selama 14 periode.[4]

Perhitungan

250px-ATR_Indicator_Chart.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Grafik MetaTrader EUR/USD yang menampilkan indikator ATR (garis sian) dengan periode 14.

Rentang perdagangan harian dihitung sederhana sebagai high − low {\displaystyle {\text{high}}-{\text{low}}} {\displaystyle {\text{high}}-{\text{low}}}. True range memperluasnya dengan mempertimbangkan harga penutupan hari sebelumnya jika berada di luar rentang hari ini.

TR = max [ ( high − low ) , abs ⁡ ( high − close prev ) , abs ⁡ ( low − close prev ) ] {\displaystyle {\text{TR}}={\max[({\text{high}}-{\mbox{low}}),\operatorname {abs} ({\text{high}}-{\text{close}}_{\text{prev}}),\operatorname {abs} ({\text{low}}-{\text{close}}_{\text{prev}})]}\,} {\displaystyle {\text{TR}}={\max[({\text{high}}-{\mbox{low}}),\operatorname {abs} ({\text{high}}-{\text{close}}_{\text{prev}}),\operatorname {abs} ({\text{low}}-{\text{close}}_{\text{prev}})]}\,}

True range adalah nilai terbesar dari:

  • Harga tertinggi periode terbaru dikurangi harga terendah periode terbaru
  • Nilai absolut dari harga tertinggi periode terbaru dikurangi penutupan sebelumnya
  • Nilai absolut dari harga terendah periode terbaru dikurangi penutupan sebelumnya

Istilah pertama menunjukkan true range ketika penutupan sebelumnya (closeprev) berada dalam rentang tinggi-rendah periode saat ini. Istilah kedua menghasilkan nilai maksimum ketika closeprev lebih rendah daripada harga terendah saat ini, sedangkan istilah ketiga berlaku ketika closeprev lebih tinggi daripada harga tertinggi saat ini.

Rumus ini dapat disederhanakan menjadi:

TR = max ( high , close prev ) − min ⁡ ( low , close prev ) {\displaystyle {\text{TR}}={\max({\text{high}},{\text{close}}_{\text{prev}})-\operatorname {min} ({\text{low}},{\text{close}}_{\text{prev}})}\,} {\displaystyle {\text{TR}}={\max({\text{high}},{\text{close}}_{\text{prev}})-\operatorname {min} ({\text{low}},{\text{close}}_{\text{prev}})}\,}

ATR pada saat t dihitung dengan rumus berikut: (ini merupakan salah satu bentuk rata-rata bergerak eksponensial)

A T R t = A T R t − 1 × ( n − 1 ) + T R t n {\displaystyle ATR_{t}={{ATR_{t-1}\times (n-1)+TR_{t}} \over n}} {\displaystyle ATR_{t}={{ATR_{t-1}\times (n-1)+TR_{t}} \over n}}

Nilai ATR pertama dihitung dengan menggunakan rumus rata-rata aritmetika:

A T R = 1 n ∑ i = 1 n T R i {\displaystyle ATR={1 \over n}\sum _{i=1}^{n}TR_{i}} {\displaystyle ATR={1 \over n}\sum _{i=1}^{n}TR_{i}}

Catatan: Nilai pertama ini adalah nilai awal dalam deret waktu (bukan yang terbaru) dan dihitung dari n periode sejak awal grafik.

Konsep rentang menunjukkan tingkat komitmen atau antusiasme pelaku pasar. Rentang yang besar atau meningkat menandakan bahwa pelaku pasar siap terus melakukan pembelian atau penjualan suatu saham sepanjang hari. Rentang yang menurun menunjukkan minat yang melemah.

Referensi

  1. ↑ J. Welles Wilder, Jr. (Juni 1978). New Concepts in Technical Trading Systems. Greensboro, NC: Trend Research. ISBN 978-0-89459-027-6.
  2. ↑ "Average True Range (ATR) [ChartSchool]". school.stockcharts.com. Diakses tanggal 17 Maret 2024.
  3. ↑ Joel G. Siegel (2000). International encyclopedia of technical analysis. Global Professional Publishing. hlm. 341. ISBN 978-1-888998-88-7.
  4. ↑ Menurut perhitungannya atas periode SMMA, berarti α=1/14.
Konsep
Grafik
Pola
Pola Grafik
Candlestick
Sederhana
Kompleks
Titik dan angka
Indikator
Support & resistance
Tren
Momentum
Volume
Volatility
Breadth
Lainnya
Analis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan