Senin, 12 Oktober 2026
17:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

On-balance volume

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan judul dalam bahasa Indonesia yang sepadan dengan judul aslinya.

On-balance volume (OBV) adalah salah satu indikator analisis teknis yang dimaksudkan untuk menggabungkan harga dan volume pada pasar modal. OBV adalah berdasarkan pada total volume kumulatif. Volume pada hari di mana terjadi kenaikan harga ( harga penutupan lebih tinggi dari harga penutupan sebelumnya) ditambahkan dan volume pada hari di mana terjadi penurunan harga digunakan sebagai bilangan pembaginya.

Rumusannya adalah:

O B V = O B V s b l m n y a + { v o l b i l a   p e n u t u p a n > p e n u t u p a n s b l m n y a 0 b i l a   p e n u t u p a n = p e n u t u p a n s b l m n y a − v o l b i l a   p e n u t u p a n < p e n u t u p a n s b l m n y a {\displaystyle OBV=OBV_{sblmnya}+\left\{{\begin{matrix}vol&\mathrm {bila} \ penutupan>penutupan_{sblmnya}\\0&\mathrm {bila} \ penutupan=penutupan_{sblmnya}\\-vol&\mathrm {bila} \ penutupan<penutupan_{sblmnya}\end{matrix}}\right.} {\displaystyle OBV=OBV_{sblmnya}+\left\{{\begin{matrix}vol&\mathrm {bila} \ penutupan>penutupan_{sblmnya}\\0&\mathrm {bila} \ penutupan=penutupan_{sblmnya}\\-vol&\mathrm {bila} \ penutupan<penutupan_{sblmnya}\end{matrix}}\right.}

Teknik ini ditemukan pada tahun 1940an oleh Woods dan Vignolia serta dipresentasikan oleh mereka pada tahun 1946.[1]

Mereka menyebutnya "volume kumulatif", yang kemudian dinamakan "on-balance volume" oleh Joseph Granville dan memopulerkan teknik tersebut pada tahun 1963 dalam bukunya yang berjudul Granville's New Key to Stock Market Profits. Metode ini dapat dipalikasikan baik pada suatu saham berdasarkan pergerakan harganya maupun diaplikasikan pada pasar untuk menghitung rasio kenaikan / penurunan .

OBV umumnya digunakan untuk mengkonfirmasikan pergerakan harga. Pemikirannya adalah bahwa apabila volume lebih tinggi pada hari di mana harga bergerak pada arah yang dominan, misalnya pada tren kenaikan harga yang kuat maka akan volume akan lebih tinggi dibandingkan pada saat harga menurun.

Jadi apabila harga mengalami kenaikan maka OBV akan mengalami kenaikan juga dan apabila tercipta rali kenaikan harga maka OBV juga akan mengalami hal yang sama. Apabila OBV gagal mencapai titik rali harga tertinggi sebelumnya maka itu berarti terjadi konverjensi negatif yang menandakan melemahnya pergerakan harga.

Indikator serupa

Lihat pula

Pranala luar

Catatan kaki

  1. ↑ Larry Williams, letters to Technical Analysis of Stocks and Commodities magazine, V. 22:3 (10-14), Maret 2004 Diarsipkan 2007-09-27 di Wayback Machine dan November 2000 Diarsipkan 2007-09-27 di Wayback Machine

Bacaan lanjut

Konsep
Grafik
Pola
Pola Grafik
Candlestick
Sederhana
Kompleks
Titik dan angka
Indikator
Support & resistance
Tren
Momentum
Volume
Volatility
Breadth
Lainnya
Analis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan