Sabtu, 17 Oktober 2026
01:48 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Indeks Kekuatan Relatif

Bagikan:

Indeks Kekuatan Relatif atau lebih dikenal dengan nama Relative Strength Index (RSI) adalah suatu osilator yang digunakan dalam analisis teknis untuk menunjukkan kekuatan harga dengan cara membandingkan pergerakan kenaikan dan penurunan harga.

Metode RSI ini diperkenalkan oleh J. Welles Wilder dan diterbitkan pada majalah Commodities Magazine yang sekarang bernama Future Magazine pada bulan Juni 1978 serta dalam bukunya yang berjudul New Concepts in Technical Trading Systems,[1] RSI ini menjadi populer penggunaannya oleh karena secara relatif mudah diinterpretasikan.

Istilah "kekuatan relatif" atau relative strength ini juga merujuk pada kekuatan dari suatu saham dalam kaitannya dengan pasar secara keseluruhan atau terhadap sektor usaha saham tersebut.[2] Untuk menghindari kebingungan maka kadang-kadang disebut juga "pembanding kekuatan relatif" (relative strength comparative) yang tidak berhubungan dengan RSI dalam artikel ini.

Perhitungan

Dilakukan perhitungan harian atas suatu perubahan kenaikan harga "U" atau perubahan penurunan harga "D" [3] Misalnya pada suatu hari di mana harga penutupan berada pada posisi lebih tinggi daripada harga kemarin

U = H a r g a p e n u t u p a n h a r i i n i − H a r g a p e n u t u p a n k e m a r i n {\displaystyle U=Hargapenutupan_{hariini}-Hargapenutupan_{kemarin}} {\displaystyle U=Hargapenutupan_{hariini}-Hargapenutupan_{kemarin}}
D = 0 {\displaystyle D=0} {\displaystyle D=0}

Atau sebaliknya pada hari di mana harga turun (catatan: D adalah nilai positif),

U = 0 {\displaystyle U=0} {\displaystyle U=0}
D = H a r g a p e n u t u p a n k e m a r i n − H a r g a p e n u t u p a n h a r i i n i {\displaystyle D=Hargapenutupan_{kemarin}-Hargapenutupan_{hariini}} {\displaystyle D=Hargapenutupan_{kemarin}-Hargapenutupan_{hariini}}

Apabila harga penutupan hari ini sama dengan harga penutupan kemarin maka nilai U dan D adalah nol. Nilai rata2 U dihitung berdasarkan exponential moving average" (EMA) atau eksponen pergerakan rata2 dengan menggunakan faktor N-hari demikian pula dengan perhitungan D. Rsio dari nilai rata2 adalah "kekuatan relatif",

R S = E M A [ N ] d a r i U E M A [ N ] d a r i D {\displaystyle RS={EMA[N]\;dari\;U \over EMA[N]\;dari\;D}} {\displaystyle RS={EMA[N]\;dari\;U \over EMA[N]\;dari\;D}}

Yang dikonversi menjadi nilai RSI antara 0 dan 100,

R S I = 100 − 100 × 1 1 + R S {\displaystyle RSI=100-100\times {1 \over 1+RS}} {\displaystyle RSI=100-100\times {1 \over 1+RS}}

Ini dapat dpata dirumuskan sebagai berikut:

R S I = 100 × E M A [ N ] d a r i U ( E M A [ N ] d a r i U ) + ( E M A [ N ] d a r i D ) {\displaystyle RSI=100\times {EMA[N]\;dari\;U \over (EMA[N]\;dari\;U)+(EMA[N]\;dari\;D)}} {\displaystyle RSI=100\times {EMA[N]\;dari\;U \over (EMA[N]\;dari\;U)+(EMA[N]\;dari\;D)}}

Dalam teori, EMA menggunakan nilai tak terbatas dari data lampau.[3]

A v g U i n i t i a l = U 1 + U 2 + ⋯ + U N N {\displaystyle AvgU_{initial}={U_{1}+U_{2}+\cdots +U_{N} \over N}} {\displaystyle AvgU_{initial}={U_{1}+U_{2}+\cdots +U_{N} \over N}}

lalu dilanjutkan dengan formula EMA,

A v g U h a r i i n i = α × U h a r i i n i + ( 1 − α ) × A v g U k e m a r i n {\displaystyle AvgU_{hariini}=\alpha \times U_{hariini}+(1-\alpha )\times AvgU_{kemarin}} {\displaystyle AvgU_{hariini}=\alpha \times U_{hariini}+(1-\alpha )\times AvgU_{kemarin}}

(demikian pula dengan cara perhitungan D.)

Interpretasi

Relative Strength Index periode 14 hari
Relative Strength Index periode 14 hari

Wilder berpendapat bahwa sekuriti dikatakan kelebihan minat beli apabila ia mencapai nilai 70, yang artinya spekulator harus mempertimbangkan untuk menjual . Atau sebaliknya pada kondisi kelebihan minat jual pada nilai 30. Prinsipnya adalah bahwa apabila terdapat proporsi yang tinggi atas pergerakan nilai harian pada satu arah itu menunjukkan pertanda ekstrem, dan harga kemungkinannya akan berbalik arah. Nilai 80 dan 20 biasanya digunakan juga atau dapat juga bervariasi tergantung kondisi pasar misalnya "bullish" ( pasar naik) atau "bearish" ( pasar jatuh)

Gelombang besar dan kejatuhan harga sekuriti akan berpengaruh pada RSI, namun bisa juga merupakan sinyal palsu untuk menjual ataupun membeli. RSI sangat baik apabila digunakan bersama-sama dengan indikator analisis teknikal lainnya.

Catatan kaki

  1. ↑ Relative Strength Index (RSI) Diarsipkan 2008-08-28 di Wayback Machine at borsanaliz.com
  2. ↑ Perbandingan kekuatan relatif Diarsipkan 2007-09-18 di Wayback Machine pada situs MarketScreen.com
  3. 1 2 Relative Strength Index (RSI) Diarsipkan 2006-04-06 di Wayback Machine at StockCharts.com]

Lihat pula

Bacaan lanjut

Konsep
Grafik
Pola
Pola Grafik
Candlestick
Sederhana
Kompleks
Titik dan angka
Indikator
Support & resistance
Tren
Momentum
Volume
Volatility
Breadth
Lainnya
Analis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan