Jumat, 09 Oktober 2026
22:30 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Average true range

indikator volatilitas pasar

Bagikan:

Average true range (ATR) adalah sebuah indikator analisis teknis volatilitas yang awalnya dikembangkan oleh J. Welles Wilder, Jr. untuk komoditas.[1][2] Indikator ini tidak menunjukkan arah tren harga, melainkan hanya tingkat volatilitas harga.[3] Average true range merupakan rata-rata bergerak termuluskan (SMMA) dari nilai true range dalam periode N. Wilder merekomendasikan pemulusan selama 14 periode.[4]

Perhitungan

250px-ATR_Indicator_Chart.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Grafik MetaTrader EUR/USD yang menampilkan indikator ATR (garis sian) dengan periode 14.

Rentang perdagangan harian dihitung sederhana sebagai high − low {\displaystyle {\text{high}}-{\text{low}}} {\displaystyle {\text{high}}-{\text{low}}}. True range memperluasnya dengan mempertimbangkan harga penutupan hari sebelumnya jika berada di luar rentang hari ini.

TR = max [ ( high − low ) , abs ⁡ ( high − close prev ) , abs ⁡ ( low − close prev ) ] {\displaystyle {\text{TR}}={\max[({\text{high}}-{\mbox{low}}),\operatorname {abs} ({\text{high}}-{\text{close}}_{\text{prev}}),\operatorname {abs} ({\text{low}}-{\text{close}}_{\text{prev}})]}\,} {\displaystyle {\text{TR}}={\max[({\text{high}}-{\mbox{low}}),\operatorname {abs} ({\text{high}}-{\text{close}}_{\text{prev}}),\operatorname {abs} ({\text{low}}-{\text{close}}_{\text{prev}})]}\,}

True range adalah nilai terbesar dari:

  • Harga tertinggi periode terbaru dikurangi harga terendah periode terbaru
  • Nilai absolut dari harga tertinggi periode terbaru dikurangi penutupan sebelumnya
  • Nilai absolut dari harga terendah periode terbaru dikurangi penutupan sebelumnya

Istilah pertama menunjukkan true range ketika penutupan sebelumnya (closeprev) berada dalam rentang tinggi-rendah periode saat ini. Istilah kedua menghasilkan nilai maksimum ketika closeprev lebih rendah daripada harga terendah saat ini, sedangkan istilah ketiga berlaku ketika closeprev lebih tinggi daripada harga tertinggi saat ini.

Rumus ini dapat disederhanakan menjadi:

TR = max ( high , close prev ) − min ⁡ ( low , close prev ) {\displaystyle {\text{TR}}={\max({\text{high}},{\text{close}}_{\text{prev}})-\operatorname {min} ({\text{low}},{\text{close}}_{\text{prev}})}\,} {\displaystyle {\text{TR}}={\max({\text{high}},{\text{close}}_{\text{prev}})-\operatorname {min} ({\text{low}},{\text{close}}_{\text{prev}})}\,}

ATR pada saat t dihitung dengan rumus berikut: (ini merupakan salah satu bentuk rata-rata bergerak eksponensial)

A T R t = A T R t − 1 × ( n − 1 ) + T R t n {\displaystyle ATR_{t}={{ATR_{t-1}\times (n-1)+TR_{t}} \over n}} {\displaystyle ATR_{t}={{ATR_{t-1}\times (n-1)+TR_{t}} \over n}}

Nilai ATR pertama dihitung dengan menggunakan rumus rata-rata aritmetika:

A T R = 1 n ∑ i = 1 n T R i {\displaystyle ATR={1 \over n}\sum _{i=1}^{n}TR_{i}} {\displaystyle ATR={1 \over n}\sum _{i=1}^{n}TR_{i}}

Catatan: Nilai pertama ini adalah nilai awal dalam deret waktu (bukan yang terbaru) dan dihitung dari n periode sejak awal grafik.

Konsep rentang menunjukkan tingkat komitmen atau antusiasme pelaku pasar. Rentang yang besar atau meningkat menandakan bahwa pelaku pasar siap terus melakukan pembelian atau penjualan suatu saham sepanjang hari. Rentang yang menurun menunjukkan minat yang melemah.

Referensi

  1. ↑ J. Welles Wilder, Jr. (Juni 1978). New Concepts in Technical Trading Systems. Greensboro, NC: Trend Research. ISBN 978-0-89459-027-6.
  2. ↑ "Average True Range (ATR) [ChartSchool]". school.stockcharts.com. Diakses tanggal 17 Maret 2024.
  3. ↑ Joel G. Siegel (2000). International encyclopedia of technical analysis. Global Professional Publishing. hlm. 341. ISBN 978-1-888998-88-7.
  4. ↑ Menurut perhitungannya atas periode SMMA, berarti α=1/14.
Konsep
Grafik
Pola
Pola Grafik
Candlestick
Sederhana
Kompleks
Titik dan angka
Indikator
Support & resistance
Tren
Momentum
Volume
Volatility
Breadth
Lainnya
Analis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan