Minggu, 20 September 2026
17:57 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Ateisme Baru

Artikel ini bagian dari seri
Ateisme
20px-Atheism_template.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalAteisme

Ateisme Baru adalah istilah yang merujuk pada pergerakan ateisme pada abad ke-21. Istilah ini, yang pertama kali disebut dalam majalah Wired pada November 2006,[1] kadang-kadang diterapkan secara peyoratif terhadap enam buku terkenal yang ditulis oleh lima pengarang ateis yang diterbitkan pada periode 2004–2008.[2] Pengarang tersebut adalah Sam Harris, Daniel Dennett, Richard Dawkins, Victor J. Stenger dan Christopher Hitchens. Harris, Dawkins, Dennett dan Hitchens juga telah dijuluki "Empat Penunggang Kuda" berdasarkan perbincangan pada tahun 2007.[3] Mereka dan pendukung Ateisme Baru lainnya merupakan kritikus agama yang keras. Mereka menyatakan bahwa ateisme, yang didukung oleh kemajuan ilmu pengetahuan, telah mencapai titik yang merupakan momen untuk mengurangi sifat akomodatif terhadap agama, takhayul, dan fanatisisme agama. Menurut CNN, "Ateisme Baru memandang bahwa agama tidak hanya harus ditoleransi, tetapi juga dijawab, dikritik, dan dibongkar dengan argumen rasional saat pengaruhnya muncul."[4]

Karya berpengaruh

Referensi

  1. Wolf, Gary. "The Church of the Non-Believers". Wired. Diakses tanggal 2010-03-16.
  2. Stenger, Victor J. "The New Atheism". Colorado University. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-11. Diakses tanggal 2009-07-23.
  3. "The Four Horsemen" Diarsipkan 2009-08-26 di Wayback Machine. at The Richard Dawkins Foundation for Reason and Science
  4. Hooper, Simon. "The rise of the New Atheists". CNN. Diakses tanggal 2010-03-16.


Ikon rintisan

Artikel bertopik agama atau kepercayaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan