Jumat, 02 Oktober 2026
19:06 WIB
TERKINI
Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Pisau Hitchens

Bagikan:
Bagian dari seri tentang
Ateisme

Pisau Hitchens adalah kaidah epistemologi menyatakan bahwa beban pembuktian kebenaran suatu klaim ditanggung oleh orang yang membuat klaim tersebut. Apabila buktinya tidak ada, klaim itu menjadi tidak berdasar dan penentang klaim tidak perlu berdebat panjang lebar untuk membantahnya. Kaidah ini diajukan oleh penulis Inggris-Amerika Christopher Hitchens (1949–2011).

Tentang

Meniru pisau Occam, nama konsep ini diambil dari nama Christopher Hitchens, seorang wartawan dan penulis, yang memberi definisi sebagai berikut: "Sesuatu yang dipaparkan tanpa bukti dapat dibantah tanpa bukti".[1][2] Diktum ini juga muncul dalam God Is Not Great: How Religion Poisons Everything, buku Hitchens yang terbit tahun 2007.[3]

Pisau Hitchens sebenarnya diterjemahkan dari peribahasa Latin "Quod gratis asseritur, gratis negatur" ("Sesuatu yang dipaparkan dengan bebas dibantah dengan bebas") yang populer pada abad ke-19.[4][5] Diktum ini lebih kuat daripada standar Sagan ("Klaim luar biasa memerlukan bukti luar biasa") karena juga berlaku untuk klaim yang tidak luar biasa.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Hitchens, Christopher (20 Oktober 2003). "Mommie Dearest". Slate. Diakses tanggal 24 April 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ McGrattan, Cillian (2016). The Politics of Trauma and Peace-Building: Lessons from Northern Ireland. Abingdon: Routledge. hlm. 2. ISBN 978-1138775183.
  3. ↑ Hitchens, Christopher (2007). God Is Not Great: How Religion Poisons Everything. New York, NY: Twelve Books. hlm. 150. ISBN 978-1843545743.
  4. ↑ Reinhardt, Damion (25 Juli 2015). "The Long History of Hitchens' Razor". Skeptic Ink. Diakses tanggal 31 Maret 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Jon R. Stone, The Routledge Dictionary of Latin Quotations (2005), p. 101.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan