Senin, 21 September 2026
02:11 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Anak Allah

Anak Allah

Artikel ini mengenai "Allah" dalam istilah Kekristenan di Indonesia dan bukan mengenai Allah, Tuhan dalam Islam. Untuk pemahaman lebih lanjut, lihat artikel Penggunaan Allah bagi umat Kristen Indonesia.
Artikel ini bukan mengenai Allah Anak atau Anak-anak Allah.
250px-Folio_109v_-_The_Baptism_of_Christ.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Miniatur lukisan Les Très Riches Heures du Duc de Berry yang menggambarkan peristiwa pembaptisan Yesus, di mana Allah Bapa menyatakan Yesus sebagai Anak-Nya.

Istilah Anak Allah atau Putra Allah (bahasa Inggris:Son of God) lebih sering digunakan untuk menyebut Yesus, seperti yang disebutkan dalam Perjanjian Baru Alkitab Kristen pada banyak ayat.[1] Yesus diakui sebagai Anak Allah pada dua kesempatan oleh suara yang terdengar dari Surga. Yesus secara eksplisit dan implisit disebut sebagai Anak Allah, oleh diri-Nya dan oleh beberapa tokoh dalam Perjanjian Baru.[1][2][3][4] Karena digunakan untuk menyebut Yesus, istilah ini merujuk pada perannya sebagai Mesias, atau Kristus, Raja pilihan Allah[5] (Matius 26:63). Konteks dan cara gelar Yesus, Anak Allah, berarti sesuatu yang lebih dari atau selain Mesias tetap menjadi subjek studi dan diskusi ilmiah yang berkelanjutan. Konteks dan cara di mana gelar Yesus, yaitu Anak Allah, berarti sesuatu yang lebih atau lain daripada Mesias tetap menjadi bahan perdebatan dan penelitian bagi para cendekiawan hingga sekarang.

Ambiguitas istilah

Istilah "Anak Allah" atau "Putra Allah" tidak boleh disamakan dengan istilah "Allah Anak" atau "Allah Putra" (bahasa Yunani:Θεός ὁ υἱός; bahasa Latin:Deus Filius; bahasa Inggris:God the Son), yaitu Pribadi kedua dalam Tritunggal pada teologi Kristen. Doktrin Tritunggal memperkenalkan Yesus sebagai Allah Putra, yang sama Hakikat atau Esensi tetapi berbeda Pribadi dengan Allah Bapa dan Allah Roh Kudus (Pribadi pertama dan ketiga dalam Tritunggal). Penganut Kristen Anti-Tritunggal menyepakati penyebutan Yesus sebagai "Anak Allah", seperti yang ditemukan di Perjanjian Baru.

Istilah "Anak Allah" (dengan huruf "A" kapital pada "Anak") juga tidak boleh disamakan dengan "anak-anak Allah" atau hanya "anak Allah" (dengan huruf "a" kecil pada "anak"). Istilah "anak-anak Allah" digunakan dalam Perjanjian Lama dan Apokrifa untuk makna yang masih diperdebatkan. Selain itu istilah "anak Allah" digunakan di Perjanjian Baru, khususnya pada versi Alkitab Terjemahan Baru, untuk merujuk pada orang-orang yang telah menerima Yesus atau, dalam arti yang lebih sempit, orang yang telah dibaptis. Oleh karenanya, Yesus disebut "Anak Allah", sedangkan para pengikut Yesus disebut "anak-anak Allah".[6]

Referensi

  1. 1 2 "Catholic Encyclopedia: Son of God". Diakses tanggal 7 Oktober 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. One teacher: Jesus' teaching role in Matthew's gospel by John Yueh-Han Yieh 2004 ISBN3-11-018151-7 pages 240–241
  3. Dwight Pentecost The words and works of Jesus Christ 2000 ISBN0-310-30940-9 page 234
  4. The International Standard Bible Encyclopedia by Geoffrey W. Bromiley 1988 ISBN0-8028-3785-9 pages 571–572
  5. Merriam-Webster's collegiate dictionary (10th ed.). (2001). Springfield, MA: Merriam-Webster.
  6. "International Standard Bible Encyclopedia: Sons of God (New Testament)". BibleStudyTools.com. Diakses tanggal 7 Oktober 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Lihat juga

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan