Jumat, 06 November 2026
22:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Anak Allah

Anak Allah

Bagikan:
Artikel ini mengenai "Allah" dalam istilah Kekristenan di Indonesia dan bukan mengenai Allah, Tuhan dalam Islam. Untuk pemahaman lebih lanjut, lihat artikel Penggunaan Allah bagi umat Kristen Indonesia.
Artikel ini bukan mengenai Allah Anak atau Anak-anak Allah.
250px-Folio_109v_-_The_Baptism_of_Christ.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Miniatur lukisan Les Très Riches Heures du Duc de Berry yang menggambarkan peristiwa pembaptisan Yesus, di mana Allah Bapa menyatakan Yesus sebagai Anak-Nya.

Istilah Anak Allah atau Putra Allah (bahasa Inggris:Son of God) lebih sering digunakan untuk menyebut Yesus, seperti yang disebutkan dalam Perjanjian Baru Alkitab Kristen pada banyak ayat.[1] Yesus diakui sebagai Anak Allah pada dua kesempatan oleh suara yang terdengar dari Surga. Yesus secara eksplisit dan implisit disebut sebagai Anak Allah, oleh diri-Nya dan oleh beberapa tokoh dalam Perjanjian Baru.[1][2][3][4] Karena digunakan untuk menyebut Yesus, istilah ini merujuk pada perannya sebagai Mesias, atau Kristus, Raja pilihan Allah[5] (Matius 26:63). Konteks dan cara gelar Yesus, Anak Allah, berarti sesuatu yang lebih dari atau selain Mesias tetap menjadi subjek studi dan diskusi ilmiah yang berkelanjutan. Konteks dan cara di mana gelar Yesus, yaitu Anak Allah, berarti sesuatu yang lebih atau lain daripada Mesias tetap menjadi bahan perdebatan dan penelitian bagi para cendekiawan hingga sekarang.

Ambiguitas istilah

Istilah "Anak Allah" atau "Putra Allah" tidak boleh disamakan dengan istilah "Allah Anak" atau "Allah Putra" (bahasa Yunani:Θεός ὁ υἱός; bahasa Latin:Deus Filius; bahasa Inggris:God the Son), yaitu Pribadi kedua dalam Tritunggal pada teologi Kristen. Doktrin Tritunggal memperkenalkan Yesus sebagai Allah Putra, yang sama Hakikat atau Esensi tetapi berbeda Pribadi dengan Allah Bapa dan Allah Roh Kudus (Pribadi pertama dan ketiga dalam Tritunggal). Penganut Kristen Anti-Tritunggal menyepakati penyebutan Yesus sebagai "Anak Allah", seperti yang ditemukan di Perjanjian Baru.

Istilah "Anak Allah" (dengan huruf "A" kapital pada "Anak") juga tidak boleh disamakan dengan "anak-anak Allah" atau hanya "anak Allah" (dengan huruf "a" kecil pada "anak"). Istilah "anak-anak Allah" digunakan dalam Perjanjian Lama dan Apokrifa untuk makna yang masih diperdebatkan. Selain itu istilah "anak Allah" digunakan di Perjanjian Baru, khususnya pada versi Alkitab Terjemahan Baru, untuk merujuk pada orang-orang yang telah menerima Yesus atau, dalam arti yang lebih sempit, orang yang telah dibaptis. Oleh karenanya, Yesus disebut "Anak Allah", sedangkan para pengikut Yesus disebut "anak-anak Allah".[6]

Referensi

  1. 1 2 "Catholic Encyclopedia: Son of God". Diakses tanggal 7 Oktober 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ One teacher: Jesus' teaching role in Matthew's gospel by John Yueh-Han Yieh 2004 ISBN3-11-018151-7 pages 240–241
  3. ↑ Dwight Pentecost The words and works of Jesus Christ 2000 ISBN0-310-30940-9 page 234
  4. ↑ The International Standard Bible Encyclopedia by Geoffrey W. Bromiley 1988 ISBN0-8028-3785-9 pages 571–572
  5. ↑ Merriam-Webster's collegiate dictionary (10th ed.). (2001). Springfield, MA: Merriam-Webster.
  6. ↑ "International Standard Bible Encyclopedia: Sons of God (New Testament)". BibleStudyTools.com. Diakses tanggal 7 Oktober 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Lihat juga

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan