Rabu, 14 Oktober 2026
13:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Amanitaceae

Amanitaceae

Bagikan:
Amanitaceae
250px-Amanita_muscaria_UK.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Amanita muscaria
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Fungi
Divisi: Basidiomycota
Kelas: Agaricomycetes
Ordo: Agaricales
Famili: Amanitaceae
E.-J. Gilbert (1940)
Genus tipe
Amanita
Pers. (1794)
Genera

Amanita
Catatrama
Limacella
Limacellopsis
Saproamanita
Zhuliangomyces

Artikel takson sembarang

Jamur kikik adalah jenis jamur dalam famili Amanitaceae dengan tubuh buah berwarna kekuningan, memiliki Tudungnya berdiameter 3 – 6 cm berwarna kuning pada bagian tepi dan agak kecoklatan di bagian tengah (sentral). Pada permukaan atas Cap terdapat butiran-butiran yang lengket. Bagian bawah berbilah, berwarna putih dan agak lembap. Tangkai di tengah berwarna putih. Volva berbentuk bolbus kenyal, tanpa cincin. jamur ini memiliki panjang 4 – 8 cm dengan diameter 0,5 cm.

Jamur kikik ditemukan di kawasan hutan primer kawasan TNKS di daerah Sungai Piring Desa Napalicin Kecamatan Rawas Hulu Sumatera Selatan.[1] Jamur ini tumbuh di permukaan tanah yang lembap pada daerah yang tinggi. Jamur ini beracun dan dapat memabukkan, tetapi ada penawarnya yaitu tangkai dari jamur ini.

Spesies Amanitaceae

Spesies Amanitaceae disebut juga keluarga Amanita. Spesies ini terdiri dari Amanita, Amarrendia, Catatrama, Limacella, dan Torrendia. Spesies ini dapat ditemukan di hutan. Beberapa spesies dapat dimakan dan memiliki rasa. Lebih dari setengah kasus keracunan jamur berasal dari anggota spesies ini. Spesies yang paling beracun dari kelompok ini memiliki nama bersifat racun. Spesies ini memiliki hampir 500 jenis dan varian,[2][3] anatara lain:

Macam jamur

Referensi

  1. ↑ Daftar jamur liar di Taman Nasional Kerinci Seblat[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ Corner EJH, Bas C. (1962). "The genus Amanita in Singapore and Malaya". Personia. 2:: 241–304.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  3. ↑ Bas C. (1969). "Morphology and subdivision of Amanita and a monograph of its section Lepidella". Personia. 5:: 285–579.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Amanitaceae.
Dikarya
Ascomycota
Pezizomycotina
Leotiomyceta
Dothideomyceta
Sordariomyceta
Lain-lain
Saccharomycotina
Taphrinomycotina
Basidiomycota
Pucciniomycotina
Ustilaginomycotina
Agaricomycotina
Hymenomyceta
Lain-lain
Entorrhizomycota
Glomeromycota
Zygomycota
(parafiletik)
Mucoromycotina
Kickxellomycotina
Entomophthoromycotina
Lain-lain
(parafiletik)
Blastocladiomycota
Chytridiomycota
Olpidiomycetes
Microsporidia
Simbiosis: Lichenes (dengan Alga tertentu)


Ikon rintisan

Artikel bertopik Fungi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan