| Jamur-karang tangkai-hijau | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Fungi |
| Divisi: | Basidiomycota |
| Kelas: | Agaricomycetes |
| Ordo: | Gomphales |
| Famili: | Gomphaceae |
| Genus: | Phaeoclavulina |
| Spesies: | P. abietina |
| Nama binomial | |
| Phaeoclavulina abietina | |
| Sinonim[3] | |
Jamur-karang tangkai-hijau (Phaeoclavulina abietina) adalah Jamur yang hidup pada tanah lembap dan serasah tipis, jamur ini memiliki karpopora berbentuk seperti bunga karang/bunga brokoli berwarna krem kekuningan, berdaging, kenyal, licin dan berair. Daging buah di bagian bawah lebih tebal dari bagian atas. Pada bagian atas membentuk percabangan. Tingginya dapat mencapai 4 – 10 cm.[10]
Ditemukan di hutan primer kawasan TNKS daerah Sungai Piring Desa Napalicin Kecamatan Rawas Hulu Sumatera Selatan.[11] Jamur ini dapat dimakan, rasanya hambar.[12]
Habitat
Jamur karang belum dibudidayakan. Jamur karang tumbuh dan berkembangbiak di tanah yang berhumus dan pada batang kayu yang sudah lapuk. Jamur karang tumbuh tersebar di hutan pinus. Di Amerika Utara, dapat ditemukan di Baratlaut Pasifik[13] dan Meksiko.[14] Dapat juga ditemukan di Eropa.[15]
Karakteristik
Bentuk jamur bercabang seperti karang, berwarna putih kekuning-kuningan atau kebiruan. Tubuh jamur tampak kasar, dan rapuh saat kering. Jamur karang berukuran tinggi 2 – 5 cm (0,8-2,0 inc) dan lebar 1 – 3 cm (0,4-1,2 inc). Cabang jamur tampak ramping dan agak pipih atau menyebarkan. Di bagian atas jamur bercabang atau memiliki jambul. Batang jamur pendek dan memiliki selaput dari miselia. jamur ini tidak berbau dan memiliki rasa manis kemudian agak pahit.[13]
jamur karang memiliki Spora berwarna gelap oranye-kuning. Spora berbentuk elips, dengan salah satu ujung miring; berdimensi 6 - 8 dari 4 - 4,5 mikrometer. Sel bantalan spora biasanya terdapat empat spora dan menempel pada sterigmata denagn pangjang dapat mencapai 7 mikrometer.[13]
Jamur ini penampilan hampir sama dengan Ramara invalii, tetapi spesies ini tidak memiliki noda ketika dipotong.
Macam jamur
- Khamir
- Jamur ulat
- Jamur Bulan
- Jamur Kikik
- Jamur Kuping Kongop
- Jamur Kuping Pimir
- Boletus sp (Boletaceae)
- Suillus bovinus (Boletaceae)
- Jamur Telok Pipit
- Chantharellus cibarius (Chantharellaceae)
- Jamur Karang
- Clavariadelphus truncatus (Clavariaceae)
- Dacrymyces deliquescens (Dacrymycetaceae)
- Exidia galandulosa (Exiidiaceae)
- Jamur otak
- Helvella monochella (Helvellaceae)
- Hydnum repandum (Hydnaceae)
- Hygrophorus hypotejus (Hygrophoraceae)
- Jamur Taoun
- Hygrocybe punicea (Hygrophoraceae)
- Lepiota procera (Lepiotaceae)
- Jamur Terompet /Jamur Sarang Burung
- Polyporus giganteus (Polyporaceae)
- Pycnoporus cinnabarinus (Polyporaceae)
- Lactarius pyrogalus (Russulaceae)
- Russula sp (Russulaceae)
- Russula nygricans (Russulaceae)
- Hypoloma capnoides (Strophariaceae)
- Theleophora terestris (Theleophoraceae)
- Jamur cabe
- Jamur awan
- Jamur Kelapa
- Collybia sp (Tricholomataceae)
- Jamur Tiram
- Jamur akar
Referensi
- ↑ NatureServe. "Phaeoclavulina abietina". NatureServe Explorer (dalam bahasa Inggris). Arlington, Virginia. Diakses tanggal 17 Mei 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Giachini AJ, Castellano MA (2011). "A new taxonomic classification for species in Gomphus sensu lato". Mycotaxon. 115: 183–201. doi:10.5248/115.183.
- ↑ "Ramaria abietina (Pers.) Quél. 1888". MycoBank. International Mycological Association. Diakses tanggal 2012-10-21.
- ↑ Persoon CH (1794). "Neuer Versuch einer systematischen Eintheilung der Schwamme". Neues Magazin für die Botanik Römer (dalam bahasa Latin). 1: 63–80.
- ↑ Sprengel C. (1827). Caroli Linnaei systema vegetabilium (dalam bahasa Latin). Vol. 4 (Edisi 16th). Göttingen, Germany: Sumtibus Librariae Dieterichianae. hlm. 495.
- ↑ Duby JE (1830). Botanicon gallicum. Vol. 2 (Edisi 2nd). Paris, France: Desray. hlm. 778.
- ↑ Schröter J. (1888). Kryptogamen-Flora von Schlesien (dalam bahasa Jerman). Vol. 3–1. Lehre, Germany: Cramer. hlm. 448.
- ↑ Quélet L. (1888). Flore mycologique de la France et des pays limitrophes (dalam bahasa Prancis). Paris, France: Octave Doin. hlm. 467.
- ↑ Trudell, Steve; Ammirati, Joe (2009). Mushrooms of the Pacific Northwest. Timber Press Field Guides. Portland, OR: Timber Press. hlm. 245. ISBN 978-0-88192-935-5.
- ↑ Cara Hidup Jamur[pranala nonaktif permanen]
- ↑ Daftar jamur liar di Taman Nasional Kerinci Seblat[pranala nonaktif permanen]
- ↑ Ciri-ciri jamur
- 1 2 3 Tylukti EE. (1987). Mushrooms of Idaho and the Pacific Northwest. Vol. 2. Non-gilled Hymenomycetes. Moscow, Idaho: The University of Idaho Press. hlm. 93–4. ISBN 0-89301-097-9.
- ↑ Montoya A, Hernández-Totomoch, Estrada-Torres A, Kong A, Caballero J. (2003). "Traditional Knowledge about Mushrooms in a Nahua Community in the State of Tlaxcala, México". Mycologia. 95 (5): 793–806. doi:10.2307/3762007. JSTOR 3762007.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) - ↑ Jordan M. (2004). The Encyclopedia of Fungi of Britain and Europe. London, UK: Frances Lincoln. hlm. 89. ISBN 0-7112-2378-5.[pranala nonaktif permanen]
Pranala luar
- 10 poisonous mushroom to watch out four in britain
- (Indonesia) Magic mushroom termasuk jenis narkoba
- Pengertian, Ciri-ciri, Reproduksi dan Peranan Jamur (fungi)
- Pengertian jamur dan karakteristik kamur
| Struktur |
| ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Pertumbuhan | |||||
| Phaeoclavulina abietina | |
|---|---|