Kamis, 24 September 2026
15:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Boletus

Boletus

genus fungi

Boletus
250px-Boletus_edulis1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Boletus edulis
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Boletus

L. (1753)
Spesies tipe
Boletus edulis
Bull. (1782)
Diversitas
lebih dari 100 spesies
Sinonim[1][2]
Artikel takson sembarang

Boletus sp (Boletaceae) adalah jamur ini dari kelompok jamur yang memiliki stipe dan cap serta berporus pada bagian bawahnya. Permukaan atas Cap datar agak licin dan berdaging dengan diameter 6 – 10 cm, tangkai terletak di sentral dan dapat melengkung. Bagian bawah berporus dengan warna coklat keputihan. Tangkai berwarna abu-abu agak kasap.

Boletes dapat dikonsumsi manusia. Jamur ini mudah dikenali karena warna, pori-pori dan tebal batang dan topi jamur berbeda dengan yang lain. Sebagian besar spesies Boletaceae memiliki daging besar dengan Stipe yang memiliki spora berwarna kuning langsat (hijau kekuningan), kekuningan, kecoklatan, atau vinaceous (berwarna anggur merah). Pada banyak spesies, daging yang dipotong akan berubah warna menjadi biru, hasil oksidasi dari asam pulvinic, seperti variegatic, xerocomic, dan asam atrotomentinic.[3] Jamur biasanya memiliki tubular hymenophores, meskipun beberapa spesies (seperti yang di jenis Phylloporus) memiliki lamellate.

Jamur ini tumbuh pada tanah yang lembap di pinggir sungai, di kawasan hutan primer TNKS daerah Sungai Susup Kecamatan Rawas Hulu,[4] Sampai saat ini belum diketahui edibilitasnya.

Habitat

Pada tahun 1826, Boletaceae pertama kali dijelaskan oleh ahli botani Prancis François Fulgis Chevallier, sebagai sebuah keluarga yang berbeda dari Agaricaceae. Chevallier menyatakan ada lima jenis: Cendawan, Cladosporus (sekarang identik dengan Laetiporus[5]), Physisporus (sekarang Perenniporia[6]), Polyporus, dan Fistulina.[7]

Boletus sp ditemukan di seluruh dunia, kecuali di benua Antarktika dan terkenal di belahan bumi utara. Penelitian menunjukkan keragaman yang signifikan di daerah-daerah belahan bumi tropis dan selatan. Corner EJH menemukan bukti setidaknya 60 spesies berada di Singapura. Pada tahun 1972, dia menyatakan bahwa 140 spesies terdapat di Semenanjung Melayu dan Kalimantan.[8]

Macam jamur

Referensi

  1. "Boletus L." Species Fungorum. CAB International. Diakses tanggal 2014-02-04.
  2. Nuhn ME, Binder M, Taylor AF, Halling RE, Hibbett DS (2013). "Phylogenetic overview of the Boletineae". Fungal Biology. 117 (7–8): 479–511. doi:10.1016/j.funbio.2013.04.008. PMID 23931115.
  3. Nelson SF. (2010). "Bluing components and other pigments of Boletes" (PDF). Fungi. 3 (4): 11–14.
  4. Daftar jamur liar di Taman Nasional Kerinci Seblat[pranala nonaktif permanen]
  5. Kirk et al., (2008), p. 146.
  6. Kirk et al., (2008), p. 535.
  7. Chevallier FF. (1826). "Flore Générale des Environs de Paris" (dalam bahasa French). 1: 248.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  8. Corner EJH. (1972). Boletus in Malaysia. Government Printing Office/Botanic Gardens, Singapore. OCLC 668353.

Kutipan

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Boletus.
Dikarya
Ascomycota
Pezizomycotina
Leotiomyceta
Dothideomyceta
Sordariomyceta
Lain-lain
Saccharomycotina
Taphrinomycotina
Basidiomycota
Pucciniomycotina
Ustilaginomycotina
Agaricomycotina
Hymenomyceta
Lain-lain
Entorrhizomycota
Glomeromycota
Zygomycota
(parafiletik)
Mucoromycotina
Kickxellomycotina
Entomophthoromycotina
Lain-lain
(parafiletik)
Blastocladiomycota
Chytridiomycota
Olpidiomycetes
Microsporidia
Simbiosis: Lichenes (dengan Alga tertentu)


Ikon rintisan

Artikel bertopik Fungi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan