Minggu, 27 September 2026
17:53 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Lidah naga biru

Lidah naga biru

Lidah naga biru
250px-Agave_tequilana0.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
(tanpa takson):
(tanpa takson):
(tanpa takson):
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Spesies:
A. tequilana
Nama binomial
Agave tequilana
Artikel takson sembarang

Agave tequilana, biasa disebut lidah naga biru atau meskal adalah tanaman lidah naga yang merupakan produk ekonomi penting dari Jalisco, Meksiko, karena perannya sebagai bahan dasar tekila. Tanaman ini menghasilkan gula dalam jumlah tinggi, sebagian besar dalam bentuk fruktosa dan memiliki sifat yang cocok untuk membuat minuman beralkohol.

Lidah naga bieu merupakan tanaman asli dari Jalisco, Meksiko. Tanaman ini tumbuh di tempat yang tingginya lebih dari 1.500 meter dan tumbuh di tanah gembur dan berpasir. Tanaman agave biru tumbuh menjadi tanaman sukulen besar, dengan daun berdaging dan berduri yang bisa mencapai lebih dari dua meter. Lidah naga akan tumbuh menjadi tangkai tinggi ketika berusia sekitar lima tahun dan bertambah setinggi lima meter dengan bunga kuning di puncaknya. Tangkai ini akan dipotong dari tanaman komersial sehingga tanaman akan menempatkan lebih banyak energi ke jantungnya.[1]

Bunga-bunganya diserbuki oleh kelelawar setempat (Leptonycteris nivalis) dan menghasilkan beberapa ribu biji per tanaman. Tanaman ini kemudian mati. Tunas pada tanaman komersial dipotong ketika berusia sekitar satu tahun untuk memungkinkan jantung tumbuh lebih besar. Tanaman ini kemudian direproduksi lagi dengan menanam tunasnya, hal inilah yang telah menyebabkan banyaknya kehilangan keanekaragaman genetik dalam agave biru yang dibudidayakan.

Tanaman ini jarang untuk dipelihara sebagai tanaman hias, tetapi sebuah agave biru berusia 50 tahun di Boston tumbuh dengan tangkai setinggi 10 m (30 kaki) yang membutuhkan sebuah lubang di atap rumah kaca dan berbunga pada musim panas 2006. [2][3]

Produksi tekila

Tekila diproduksi dengan menghilangkan jantung (piña) tanaman ini pada tahun ke-12. Pinya yang siap panen biasanya memiliki berat antara 36–91 kg (80-200 lb).[1] Jantungnya dikuliti dan dipanaskan untuk menghilangkan getah, yang kemudian difermentasi dan didistilasi. Minuman lain seperti meskal dan pulke juga dihasilkan dari lidah naga biru biru dan agave lainnya dengan metode yang berbeda (meskipun masih menggunakan getah) dan dianggap lebih tradisional.

Penyakit

Sebagaimana produksi lidah naga telah berpindah ke skala industri sejak akhir 1980-an, penyakit dan hama yang secara kolektif disebut sebagai TMA (tristeza y muerte de agave, "kelayuan dan kematian lidah naga"), telah mengancam tanaman. Selama tahun 1990-an, penyakit menyebar, terutama jamur Fusarium dan bakteri Erwinia, diperburuk oleh keanekaragaman genetik yang rendah dari tanaman lidah naga.[4] Masalah lainnya termasuk kumbang lidah naga, Scyphophorus acupunctatus,[5] dan jamur Thielaviopsis paradoxa.[6]

Menurut sebuah studi tahun 2004, patogen tambahan seperti Erwinia carotovora, Enterobacter agglomerans, Pseudomonas mendocina, dan Serratia sp. menjadi penyebab atas pembusukan lanjutan.[7]

Referensi

  1. 1 2 Ian Chadwick (2007-06-27). "In Search of the Blue Agave: Harvesting Agave for Tequila". Ianchadwick.com. Diakses tanggal 2011-11-06.
  2. ↑ Johnson, Carolyn Y. (Juli 11, 2006). "What's really up on Beacon Hill: 50-year-old plant starts its blooming finale". The Boston Globe. Diakses tanggal 2012-01-16.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "See the 50-year-old agave blooming video from YouTube".
  4. ↑ Dalton, Rex (2005-12-22). "Alcohol and science: Saving the agave". Nature. 438 (7071): 1070–1071. doi:10.1038/4381070a. ISSN 0028-0836. PMID 16371973. Diakses tanggal 2010-04-07.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |duplicate data: doi= diabaikan
  5. ↑ Altuzar, A. (2007). "Electrophysiological and behavioural responses of Scyphophorus acupunctatus (Col., Curculionidae) to Agave tequilana volatiles". Journal of Applied Entomology. 131 (2): 121–127. doi:10.1111/j.1439-0418.2006.01135.x.{{cite journal}}: |access-date= memerlukan |url=; Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan); Parameter tidak dikenal |duplicate data: doi= diabaikan
  6. ↑ Martinez-Ramirez, J. "Base leaf spot and a black rot of agave caused by Thielaviopsis paradoxa". Phytopathology. 2006 American Phytopathological Society Annual Meeting. Vol. 96. Quebec City, Canada. hlm. S74. doi:10.1094/PHYTO.2006.96.6.S1.{{cite conference}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  7. ↑ Jimenez-Hidalgo, I., Virgen, G., Martinez, D., Vandemark, G.J., Alejo, J., Olalde, V. (Maret 2004). "Identification and characterization of soft rot bacteria of agave tequilana weber var.azul". European Journal of Plant Pathology. 110: 317–331. doi:10.1023/B:EJPP.0000019791.81935.6d.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan