Senin, 21 September 2026
01:17 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Adonis

Adonis

250px-Adonis_Mazarin_Louvre_MR239.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah patung yang diberi nama Adonis Mazarin yang menampilkan sosok Adonis. Patung ini dibuat dari batang kayu tua oleh François Duquesnoy. Patung ini sebelumnya menjadi koleksi Kardinal Mazarin, kemudian dipindahkan dan disimpan di Museum Louvre.

Adonis (Yunani Ἄδωνις dari Semitik Barat laut 'A-D-N) adalah tokoh yang berasal dari Semitik Barat yang merupakan tokoh sentral dalam pemujaan berbagai agama misteri yang menyertai mitologi Yunani pada masa Helenistik.[1] Dia selalu dihubungkan dengan Osiris dari Mesir, Tammuz dari Semit, dan Baal Hadad, Atunis dari Etruska dan Attis dari Frigia. Semua tokoh tersebut merupakan dewa yang dibangkitkan kembali dan juga dewa tumbuhan.[2] Pemujaan terhadapnya dilibatkan dengan wanita: pemujaan Adonis yang mati sangat dikembangkan dalam kelompok gadis muda di sekitar Sappho di Lesbos, sekitar tahun 600 SM, sebagaimana ditunjukkan dalam sebuah fragmen dari Sappho.

Adonis adalah salah satu tokoh pemujaan yang sangat kompleks pada masa-masa klasik. Dia memiliki banyak peran, dan banyak cendekiawan sepanjang sejarah memberi perhatian atas makna dan tujuannya dalam iman keagamaan Yunani. Dia diperbarui setiap tahunnya, dewa tumbuhan yang selalu muda, dewa yang hidup-mati-dan terlahir kembali. Namanya sering diidentikkah pada masa modern pada pemuda tampan.

Referensi

  1. The standard modern survey and repertory is W. Atallah, Adonis dans la littérature et l'art grecs (Paris) 1966.
  2. Lihat Dewa yang hidup-mati-dan terlahir kembali.

Sumber

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Adonis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan