Rabu, 04 November 2026
13:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Angkatan Laut Kerajaan Belanda

Angkatan Laut Kerajaan Belanda

kecabangan maritim dari Angkatan Darat Kerajaan Belanda

Bagikan:
Angkatan Laut Kerajaan Belanda
Koninklijke Marine
120px-Km-koninklijke-marine.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang Angkatan Laut Kerajaan Belanda.
Negara Belanda
Tipe unitAngkatan Laut
Jumlah personel12.411 total pasukan (2025)[1]

6 fregat
4 kapal patroli lepas pantai

5 kapal pemburu ranjau
1 kapal pendukung
2 landing platform dock
3 kapal selam

40 kapal lainnya 19 helikopter
Bagian dariAngkatan Bersenjata Belanda
Markas besarDen Helder
MotoVoor veiligheid op en vanuit zee.
Demi keamanan di dan dari laut
HimneDefileermars der Koninklijke Marine
Pertempuran
Situs webdefensie.nl
Tokoh
Panglima Angkatan Laut Laksamana Madya Harold Liebregs[2]
Wakil Panglima Angkatan Laut Mayor Jenderal Rob de Wit
Tokoh berjasaMichiel de Ruyter, Piet Hein, Maarten Tromp, Jan van Speyk, Karel Doorman
Insignia
Bendera
250px-Marine_vlag.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera kapal
250px-Flag_of_the_Netherlands.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lencana perang
250px-Naval_Jack_of_the_Netherlands.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo
250px-Logo_marine.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pesawat tempur
Pesawat patroliNH90 NFH

Angkatan Laut Kerajaan Belanda (bahasa Belanda:Koninklijke Marine, KM) adalah cabang angkatan laut dari Angkatan Bersenjata Belanda.[3][4] Angkatan laut ini menelusuri sejarahnya hingga 8 Januari 1488,[5] menjadikannya angkatan laut tertua ketiga di dunia.

Selama abad ke-17 dan awal abad ke-18, Staatse vloot (Angkatan Laut Negara Belanda) merupakan salah satu angkatan laut terkuat di dunia dan memainkan peran aktif dalam Perang Inggris–Belanda, Perang Prancis–Belanda, Perang Sembilan Tahun, dan Perang Suksesi Spanyol. Namun, pada akhir abad ke-18, kekuatan ini menurun karena pengabaian dan tidak lagi mampu menandingi angkatan laut Britania Raya maupun Prancis. Angkatan Laut Batavia (Bataafsche marine) dan Angkatan Laut Kerajaan Holland (Marine van het Koninkrijk Holland) berperan aktif dalam Perang Revolusi Prancis dan Perang Napoleon, meskipun keduanya berulang kali berada di bawah kepentingan Prancis.

Secara resmi dibentuk pada tahun 1813 setelah berdirinya Kepangeranan Berdaulat Belanda Bersatu, Angkatan Laut Kerajaan Belanda memainkan peran penting dalam melindungi Hindia Belanda, dan kemudian berperan kecil dalam Perang Dunia II, di mana angkatan laut ini berperang melawan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Sejak Perang Dunia II, Angkatan Laut Kerajaan Belanda telah berpartisipasi dalam berbagai misi penjaga perdamaian dan secara rutin ikut serta dalam operasi serta latihan Uni Eropa dan NATO.

Pangkalan-pangkalan

Pangkalan utama mereka berada di Den Helder, Noord Holland. Pangkalan kedua mereka di Amsterdam, Vlissingen, Texel dan Willemstad (Curaçao). Barak Korps Mariniers ada di Rotterdam, Doorn, Suffisant di Curaçao, dan Savaneta di Aruba.

Prefiks kapal

Prefiks internasional untuk kapal-kapal Angkatan Laut Belanda adalah HNLMS (His/Her Netherlands Majesty’s Ship, "Kapal Yang Mulia Raja/Ratu").[6] HNMS juga dipakai,[7] meskipun sama dengan prefiks kapal-kapal Angkatan Laut Norwegia.[8] Angkatan Laut Belanda sendiri menggunakan prefiks Zr. Ms. (Zijner Majesteits, "Yang Mulia Raja") ketika Belanda diperintah oleh seorang raja, dan Hr. Ms. (Harer Majesteits, "Yang Mulia Ratu") ketika diperintah oleh seorang ratu.[9]

Sejarah

Angkatan Laut Belanda modern dimulai dari pembentukan undang-undang maritim (statute of admiralty) oleh Kaisar Romawi Suci Maximilian I pada 8 Januari 1488.[10] Sejarawan maritim melacak asal-usul angkatan laut independen Belanda hingga awal Perang Delapan Puluh Tahun (1568–1648) ketika terbentuk angkatan laut nasional seiring dengan pendirian Republik Belanda pada 1597.[11]

Masa Keemasan Belanda

250px-De_slag_bij_Terheide_-_The_Battle_of_Schevening_-_August_10_1653_%28Willem_van_de_Velde_I%2C_1657%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pertempuran Scheveningen pada tahun 1653 selama Perang Inggris-Belanda

Angkatan laut Belanda terlibat dalam beberapa peperangan melawan negara-negara Eropa lainnya sejak akhir abad ke-16, berawal dari perlawanan atas dominasi Spanyol di perairan Eropa, belakangan untuk jalur pelayaran, perdagangan dan koloni di berbagai penjuru dunia, termasuk dalam 4 kali Perang Inggris-Belanda. Selama abad ke-17 angkatan laut Belanda merupakan salah satu angkatan laut terkuat di dunia. Secara organisatoris, angkatan laut Republik Belanda terdiri dari 5 admiralty terpisah (3 di Holland dan masing-masing 1 di Friesland dan Zeeland), masing-masing dengan armada kapal, awak kapal, galangan kapal, struktur komando dan pendapatannya sendiri-sendiri.[12]

Perang Dunia II

Kapal-kapal AL Belanda sedang bermanuver, 1936
250px-Awm_045393_HNLMS_Java.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
HNLMS Java, c. 1941

Selama Perang Dunia Kedua, angkatan laut Belanda berpangkalan di negara-negara Sekutu setelah Belanda diduduki oleh Nazi Jerman dalam hitungan hari: markas besarnya di London, Inggris, dan unit-unit yang lebih kecil di Ceylon (sekarang Sri Lanka) dan Perth, Australia Barat.

Di berbagai penjuru dunia, kapal-kapal AL Belanda diperbantukan untuk mengangkut pasukan, misalnya dalam rangka Operasi Dynamo di Dunkirk dan pada D-Day, mereka mengawal konvoi-konvoi dan menyerang sasaran-sasaran musuh. Selama perang, AL Belanda mengalami kekalahan yang besar, khususnya dalam mempertahankan koloni Hindia Belanda, terutama Pertempuran Laut Jawa di mana panglimanya Laksamana Muda Karel Doorman, yang tenggelam bersama armada dan 1000 awak kapalnya. Satu kapal perusak ringan (light cruiser) yang sedang dibangun direbut Nazi Jerman di galangannya.

Selama serbuan Jepang yang tak kenal belas kasihan dari Februari hingga April 1942 di Hindia Belanda, angkatan laut Belanda di Asia nyaris musnah, dan kehilangan total 20 kapal (termasuk 2 kapal perusak ringan dan 2500 pelaut tewas[13]) — sebanyak korban jiwa di pihak Amerika pada saat serangan Jepang atas Pearl Harbor. Angkatan Laut Belanda semakin terpuruk selama bertahun-tahun akibat kekurangan dana dan kesulitan menghadapi kapal-kapal yang lebih kuat dengan persenjataan yang lebih baik, termasuk torpedo Long Lance, yang digunakan kapal perusak IJN Haguro menenggelamkan kapal perusak ringan HNLMS De Ruyter.[14]

Satuan kecil kapal selam berpangkalan di Australia Barat menenggelamkan banyak kapal-kapal Jepang dalam minggu-minggu pertama perang ketimbang seluruh Angkatan Laut Inggris maupun Amerika Serikat selama periode yang sama, yang membuat Laksamana Madya Conrad Emil Lambert Helfrich mendapat julukan "Ship-a-day Helfrich".[15] Laju gerakan yang agresif melawan Jepang menjadi faktor kontributif terhadap seluruh kerusakan berat yang terjadi dan jumlah keberhasilan yang dicapai ketimbang yang dicapai oleh Inggris dan Amerika Serikat di wilayah yang sama.

Bahkan, baik Inggris maupun Amerika Serikat yakin bahwa panglima AL Belanda yang bertugas di ppasukan Sekutu terbilang terlalu agrsif. Belakangan, bahkan segelintir kapal selam Belanda berhasil mencetak kemenangan yang menakjubkan, termasuk menenggelamkan salah satu U-boat Kriegsmarine di Laut Tengah.

Konflik dengan Indonesia

250px-Karel_Doorman_Launching_Sea_Fury_NAN10-56.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kapal induk HNLMS Karel Doorman saat bertugas dalam Konflik Papua

Selepas Perang Dunia II, hubungan antara Belanda dan koloni-koloninya berubah secara drastis. Lepasnya koloni Hindia Belanda menjadi Republik Indonesia hanya 2 hari setelah penyerahan Jepang tanpa syarat, mengacaukan rencana Belanda untuk memulihkan kedaulatan kolonialnya. Perlu waktu 4 tahun sebelum akhirnya Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia. Armada, pasukan dan pangkalan-pangkalan AL Belanda yang berada di bekas koloni Hindia Belanda diserahterimakan kepada Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) sebagai hasil kesepakatan Konferensi Meja Bundar (KMB) 27 Desember 1949 di Den Haag, Belanda. Ketika pecah konflik dengan Indonesia mengenai Nugini Belanda (Netherlands New Guinea) pada tahun 1961, kekuatan AL Belanda menjadi tulang punggung pertahanan Belanda di koloni tersebut dalam menghadapi infiltrasi-infiltrasi oleh militer Indonesia, yang ditunjang oleh kapal-kapal perang modern dari Uni Soviet, yang merupakan bagian dari kampanye Trikora yang dicanangkan oleh Presiden Indonesia Soekarno untuk merebut Nugini Belanda yang dinamainya sebagai Irian Barat. Selama konflik ini, AL Belanda sempat mengirimkan gugus tugas yang meliputi kapal induk pesawat kelas Colossus Hr. Ms. Karel Doorman (R81) untuk menggetarkan kekuatan AL Indonesia.

250px-Piet_de_Jong_in_uniform.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Piet de Jong, komandan kapal HNLMS Gelderland pada tahun 1958.

Dalam Pertempuran Laut Aru pada 15 Januari 1962, eskader kapal perusak (destroyer) Belanda, Hr. Ms. Evertsen, Hr. Ms. Kortenaer, dan Hr. Ms. Utrecht, yang didukung 2 pesawat Neptune dan Frely, berhasil menenggelamkan kapal torpedo ALRI RI Macan Tutul (650) dan menewaskan komandan eskader ALRI Komodor Yos Sudarso dan komanda RI Macan Tutul (650) Kapten Wiranto. Dua kapal ALRI lainnya, RI Macan Kumbang (653) dan RI Harimau (654) berhasil meloloskan diri. Konflik pun berakhir dengan penyerahan Nugini Belanda kepada UNTEA pada 15 Agustus 1962 sebagai hasil Konferensi New York dan kemudian diserahkan kepada Indonesia pada 1 Mei 1963. Seluruh kekuatan AL Belanda pun ditarik pulang ke Belanda sebagai itikad baik untuk menghentikan segala bentuk konflik bersenjata di daerah konflik tersebut.

Kerja sama NATO

250px-Ships_of_Standing_NATO_Maritime_Group_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Standing NRF Maritime Group 1 pada tahun 2007, Zr. Ms. Evertsen kedua dari kanan

Dengan pembentukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organisation, NATO), kekuatan utama militernya bertumpu pada angkatan darat dan angkatan udara, hingga pecah Perang Korea (1950-1953 di mana angkatan laut lebih dipertimbangkan. Pemerintah memutuskan pembentukan armada yang terdiri dari 2 eskader. Selain kapal induk pesawat Hr. Ms. Karel Doorman, AL Belanda juga memiliki 2 kapal perusak ringan kelas De Zeven Provincien, 8 kapal perusak kelas Friesland, 8 kapal selam, 6 kapal fregat kelas Speijk, dan sejumlah kapal penyapu ranjau.

Sebagai anggota NATO, Belanda mengembangkan kebijakan keamanan yang mengikat bersama anggota lainnya. Pembentukan Pakta Warsawa pada tahun 1955 meningkatkan perlombaan senjata antara Blok Barat dan Blok Timur. Inovasi-inovasi teknologi berkembang pesat, pengembangan radar dan sonar diikuti senjata nuklir dan misil jarak jauh. Situasi geopolitik tersebut mengizinkan strategi militer tetap. Mulai tahun 1955, AL Belanda bergabung dengan eskader-eskader NATO yang permanen, seperti Standing Naval Force Atlantic.

Struktur saat ini

250px-Vice-Admiraal_Harold_Liebregs.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Laksamana Madya Harold Liebregs, Panglima Angkatan Laut Kerajaan Belanda saat ini

Angkatan Laut Belanda terdiri dari:

Eskader

Terdiri dari seluruh kapal-kapal tempur permukaan, kapal-kapal perbekalan dan kapal-kapal amfibi pendukung.

Kapal selam

Terdiri dari kapal selam dan kapal pendukungnya.

Pendeteksi dan Renyapu Ranjau

Terdiri dari beragam kapal penyapu ranjau.

Survei Hidrografi

Berisikan kapal-kapal yang memetakan perairan dan samudra.

Penerbangan Angkatan Laut

Dua skuadron dilengkapi dengan helikopter NH90 NFH yang bermarkas di Pangkalan Udara De Kooy.

Korps Marinir (Korps Mariniers)

250px-Korps_Mariniers_colt_jungle_training.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Korps Marinir Belanda
Artikel utama: Korps Marinir Belanda
  • 1 Komando Pendidikan Marinir (Marine Training Command, MTC) (sebelumnya disebut GOEM: Groep Operationele Eenheden Mariniers)
  • 2 Grup Tempur Laut Operasional (Operational Marine Combat Groups, MCG)
  • 1 Pasukan Operasi Khusus Maritim (Maritime Special Operations Force, NLMARSOF)
  • 1 Grup Serbu dan Pelatihan Permukaan (Surface Assault and Training Group, SATG)
  • 1 Grup Pendukung di Laut (Seabased Support Group, SSG)
  • 1 kompi senapan (32e Compagnie) yang berpangkalan tetap di Aruba

Penjaga Pantai (Coast Guard)

Artikel utama: Penjaga Pantai Belanda

Meskipun Penjaga Pantai Belanda bukanlah bagian resmi dari angkatan laut, namun berada di bawah kendali operasi angkatan laut. Demikian pula dengan Penjaga Pantai Karibia Belanda juga berada di bawah kendali operasi dan dipimpin oleh panglima angkatan laut Belanda di Karibia Belanda.

Kepangkatan

Perwira

Kode NATO OF-10 OF-9 OF-8 OF-7 OF-6 OF-5 OF-4 OF-3 OF-2 OF-1
Angkatan Laut Kerajaan Belanda[16] - 60px-Netherlands-Navy-OF-9.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Netherlands-Navy-OF-8.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Netherlands-Navy-OF-7.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Netherlands-Navy-OF-6.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Generic-Navy-8.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Generic-Navy-6.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Generic-Navy-5.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Generic-Navy-4.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Generic-Navy-3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Generic-Navy-2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pangkat - Luitenant-Admiraal

Laksamana Besar

Vice-Admiraal

Laksamana Madya

Schout-bij-Nacht

Laksamana Muda

Commandeur

Komodor

Kapitein ter zee

Kapten Laut

Kapitein-luitenant ter zee

Kapten Letnan Laut

Luitenant ter zee der 1ste klasse

Letnan Satu Laut

Luitenant ter zee der 2de klasse oudste categorie

Letnan Dua Laut Senior

Luitenant ter zee der 2de klasse

Letnan Dua Laut

Luitenant ter zee der 3de klasse

Letnan Tiga Laut

Bintara dan Tamtama

Kode NATO OR-9 OR-8 OR-7 OR-6 OR-5 OR-4 OR-3 OR-2 OR-1
Angkatan Laut Kerajaan Belanda[16] 60px-Generic-Navy-1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Netherlands-Navy-OR-7_sleeve.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Netherlands-Navy-OR-5_sleeve.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Netherlands-Navy-OR-3_sleeve.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Netherlands-Navy-OR-2b_sleeve.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Netherlands-Navy-OR-2a_sleeve.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail -
Pangkat Adjudant-onderofficier/

Opperschipper

Ajudan/Pembantu Letnan

Sergeant-majoor/

Schipper

Sersan Mayor

Sergeant/

Bootsman

Sersan Satu

Korporaal/

Kwartiermeester

Kopral

Matroos der 1e klasse

Kelasi Satu

Matroos der 2e klasse

Kelasi Dua

Matroos der 3e klasse

Kelasi Tiga

Monarki

Tanda pangkat yang dikenakan oleh Monarki Belanda saat mengenakan seragam Angkatan Laut Kerajaan Belanda.

Pangkat Tanda
Raja Belanda[17] 60px-Netherlands-Navy-CiC.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pangkat Koning der Nederlanden

Raja Belanda

Galeri

Referensi

  1. ↑ "Aantallen personeel". defensie.nl. 1/5/2025. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  2. ↑ Mariska Buitendijk (24 September 2025). "Harold Liebregs takes the helm at Royal Netherlands Navy". SWZ|Maritime.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "The Royal Netherlands Navy in Focus". Government of the Netherlands. November 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 2 September 2019. Diakses tanggal 5 September 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Defensie, Ministerie van (2014-02-13). "Organisation - Defensie.nl". english.defensie.nl (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2023-06-08.
  5. ↑ Defensie, Ministerie van (2019-09-16). "Geschiedenis marine - Koninklijke Marine - Defensie.nl". www.defensie.nl (dalam bahasa Netherlands Dutch). Diakses tanggal 2023-06-08.
  6. ↑ "List of Acronyms Preceding the Name of a Ship". Corporation of Lower St. Lawrence Pilots. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-06. Diakses tanggal 2013-07-31.{{cite web}}: line feed karakter dalam |publisher= pada posisi 15
  7. ↑ See for example Paul M. Edwards (2010). Historical Dictionary of the Korean War. hlm. 114.
  8. ↑ See for example "King Harald V at Washington Navy Yard Marks Historic Alliance". Royal Norwegian Embassy in Washington. Diakses tanggal 2013-08-01.
  9. ↑ "Defensieschepen worden meteen Zr. Ms. in plaats van Hr. Ms" (dalam bahasa Dutch). Volkskrant. 2013-01-29.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  10. ↑ http://www.defensie.nl/organisatie/marine/inhoud/geschiedenis
  11. ↑ Jaap R. Bruijn, "Dutch Navy" in Bruce, Anthony & Cogar, William (editors) An Encyclopedia of Naval History. Facts on File, New York. 1998; p. 121
  12. ↑ Rodger, N. A. M. (2004) Command of the Ocean: A Naval History of Britain 1649–1815. Penguin Books, London; pp. 9–10
  13. ↑ Klemen, L (1999–2000). "The War at Sea". Forgotten Campaign: The Dutch East Indies Campaign, 1941–1942. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-03-05. Diakses tanggal 2016-01-06.
  14. ↑ Dr. L. de Jong, Het Koninkrijk der Nederlanden in de Tweede Wereldoorlog (Dutch), 14 parts, part 11a-I-second half, RIOD, Amsterdam, 1975
  15. ↑ "World Battlefronts: Dutchman's Chance". Time. Februari 23, 1942. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-10-25. Diakses tanggal 2016-01-06.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. 1 2 "De rangonderscheidingstekens van de krijgsmacht" (PDF). Ministrie van Defensie. 19 Desember 2016.
  17. ↑ Defensie, Ministerie van (2013-05-28). "Besluit van 24 april 2013, houdende vaststelling van het Koninklijk Distinctief". zoek.officielebekendmakingen.nl (dalam bahasa Belanda). Ministerie van Justitie. Diakses tanggal 2026-10-18.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan