Kamis, 08 Oktober 2026
15:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

7,5 cm Pak 39

Meriam anti-tank

Bagikan:

7.5 cm Pak 39 (L/48) (7.5 cm Panzerjägerkanone 39) adalah sebuah meriam antitank 7.5 cm Jerman era Perang Dunia II. Meriam ini digunakan untuk melengkapi Jagdpanzer IV/48 Jagdpanzer 38(t) "Hetzer";[1] tidak ada versi meriam tarik yang dibuat. Meriam Pak 39 adalah sebuah meriam berpicu elektrik dan dilengkapi dengan mekanisme sungsang semiotomatis. Meriam ini cukup ditakuti sebab mampu menghancurkan kebanyakan tank sekutu hingga jarak 1.000 meter. Meriam ini menggunakan amunisi 75 x 495R mm yang sama dengan meriam 7,5 cm KwK 40 pada Panzer IV dan 7,5 cm StuK 40 pada meriam serbu Sturmgeschütz. Pak 39 diproduksi sejak 1943 dan selanjutnya oleh Rheinmetall-Borsig AG di Unterlüß dan Seitz-Werke GmbH di Bad Kreuznach. Jenis amunisi standarnya yaitu: Panzergranatpatrone 39 (APCBC), Sprenggranatpatrone 37 (HE) dan versi Granatpatrone 39 HL (HEAT) yang berbeda.

Data Teknis

Penetrasi perisai baja[a]
Jarak
(m)
Penetrasi baja
(mm)
100 106
500 96
1000 82
1500 74
2000 64
  • Penamaan lengkap: 7,5 cm Panzerjägerkanone 39 (L/48)
  • Jenis: Meriam antitank
  • Kaliber: 7,5 cm / 75 mm (2.95 in)
  • Selongsong: 75×495 mm. R
  • Panjang Laras: 48 kaliber (3.615 mm) (11 ft 10.3 in)
  • Kecepatan Luncur: 750 m/s (Panzergranate 39)
  • Weight: 1.235 kg
  • Usia Laras: 5.000-7.000 peluru
  • Jenis amunisi:
    • Panzergranatpatrone 39 (Pzgr.Patr. 39)
    • Sprenggranatpatrone 37 (Sprgr. Patr. 37)
    • Granatpatrone 39 HL (Gr. Patr. 39 HL)

Catatan

  1. ↑ Vertical penetration against 30° sloped armor, using a PzGr 39 shell

Referensi

  1. ↑ Bergström, Christer (2014). "Appendix 3 Tanks and Anti-tank Guns in the Ardennes Battle". The Ardennes, 1944-1945. Casemate. hlm. 451. ISBN 978-1-61200-277-4.
Artileri Jerman pada Perang Dunia II
Meriam tank
Meriam antitank
Meriam infanteri dan gunung
Meriam tanpa tolak balik
Mortir
Mortir berat
Artileri roket
Artileri medan, sedang, dan berat
Artileri superberat dan pengepungan
Artileri jalur kereta
Artileri laut
Meriam antipesawat
Peledak


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan