Rabu, 04 November 2026
06:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Zeffry Alkatiri

Bagikan:

Zeffry J. Alkatiri atau lebih dikenal dengan nama Zeffry Alkatiri (lahir 30 Agustus 1959) adalah seniman sekaligus akademikus berkebangsaan Indonesia. Namanya tercatat sebagai salah satu pengajar dan peneliti di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Zeffry Alkatiri merupakan salah satu penerima Penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa melalui karyanya, Post Kolonial dan Wisata Sejarah dalam Sajak, untuk kategori puisi, tahun 2012. Penghargaan serupa, tahun itu, juga diberikan kepada Okky Madasari melalui karyanya, Maryam untuk kategori Prosa.[1][2]

Latar belakang

Zeffry Alkatiri lahir di Jakarta pada 30 Agustus 1959. Besar di Jakarta dalam keluarga campuran Arab-Betawi. Dia menyelesaikan pendidikan sarjananya pada Program Studi Rusia Fakultas Sastra Universitas Indonesia tahun 1986 kemudian dia melanjutkan Program Pascasarjana melalui konsentrasi bidang Kajian Wilayah Amerika tahun 1996 di kampus yang sama sedangkan gelar doktoralnya ditempuh pada bidang Ilmu Sejarah, juga di Universitas Indonesia, tahun 2006.[butuh rujukan]

Zeffry Alkatiri menulis buku fiksi dan nonfiksi.[butuh rujukan] Ia menulis kumpulan puisi berjudul Dari Batavia sampai Jakarta 1619-1999: Sejarah dan Kebudayaan Betawi-Jakarta dalam Sajak.[3] Buku ini mengantarkan namanya memenangi hadiah pertama Buku Sajak Terbaik dari Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki tahun 2000. Pada 2002, buku itu kembali mendapatkan hadiah Buku Sastra Terbaik Pertama dari Yayasan Buku Utama IKAPI.

Aktivitas dan kiprah kesenian Zeffry Alkatiri lebih terkonsentrasi pada masalah sejarah sosial dan budaya sekitar Jakarta. Dia pernah menjadi redaksi di majalah budaya Kita Sama Kita (2003-2004) dan pernah menjadi kolumnis tetap pada majalah Moesson, het Indisch Maanblad Belanda (2004-2006) yang mengulas tentang perkembangan Kota Batavia sampai Jakarta. Di ranah akademik, Zeffry Alkatiri berprofesi sebagai pengajar dan peneliti di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia Depok.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Kusala Sastra Khatulistiwa". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-23. Diakses tanggal 2015-07-15.
  2. ↑ "Biselin Indonesia: Zeffry Alkatiri". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-07-15. Diakses tanggal 2015-07-15.
  3. ↑ Zaidan, A. R., dkk., ed. (2003). Peranan Bahasa dan Sastra Indonesia/Melayu dalam Pembinaan Masyarakat Madani (PDF). Jakarta Timur: Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 91. ISBN 979-685-296-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Puisi/Nonfiksi
Prosa/Fiksi
Penulis Muda Berbakat
Karya Perdana atau Kedua


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan