Senin, 05 Oktober 2026
19:49 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan
Jupiter panas

Jupiter panas

Tipe planet

Bagikan:
250px-HD188753-hot-jupiter-1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambaran seniman terhadap HD 188753 b, sebuah Jupiter panas

Jupiter panas adalah sebuah kelas eksoplanet raksasa gas yang disimpulkan secara fisik mirip dengan Jupiter tetapi memiliki periode orbit yang sangat singkat (P < 10 hari). Jupiter panas adalah raksasa mirip Jupiter yang mengorbit bintang induknya 100 kali lebih dekat daripada Jupiter ke Matahari. Planet-planet ini mungkin terbentuk di bagian luar cakram primordial tempat lahirnya bintang pusat dan planet di sekitarnya, kemudian bermigrasi ke dalamnya tetapi tidak jatuh ke bintang induknya. Namun, tidak jelas apakah ini terjadi di awal kehidupan Jupiter panas, saat mereka masih tertanam di disk protoplanet, atau setelahnya, setelah beberapa planet terbentuk dan berinteraksi. Meskipun banyak Jupiter panas terdeteksi, di sekitar bintang dewasa mirip Matahari, keberadaan mereka belum terbukti secara pasti untuk bintang muda, yang aktivitas magnetnya sangat kuat sehingga membayangi sinyal kecepatan radial yang dapat dilakukan oleh planet-planet raksasa yang berdekatan.[1][2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Wang, Ji; Fischer, Debra A.; Horch, Elliott P.; Huang, Xu (2015). "On the Occurrence Rate of Hot Jupiters in Different Stellar Environments". The Astrophysical Journal. 799 (2): 229. arXiv:1412.1731. Bibcode:2015ApJ...799..229W. doi:10.1088/0004-637X/799/2/229.
  2. ↑ Donati, J. F.; Moutou, C.; Malo, L.; Baruteau, C.; Yu, L.; Hébrard, E.; Hussain, G.; Alencar, S.; Ménard, F. (2016-06). "A hot Jupiter orbiting a 2-million-year-old solar-mass T Tauri star". Nature (dalam bahasa Inggris). 534 (7609): 662–666. doi:10.1038/nature18305. ISSN 1476-4687.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=

Pranala luar

Topik utama
120px-PDS_70.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ukuran
dan jenis
Kebumian
Bergas
Jenis lainnya
Pembentukan
dan evolusi
Sistem
Bintang induk
Pendeteksian
Kelaikhunian
Katalog
Daftar
Lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan