Minggu, 20 September 2026
22:29 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Yoël

Yoël

Untuk kitab Alkitab, lihat Kitab Yoël. Untuk kegunaan lain, lihat Yoel (disambiguasi).

Yoël (יואל, diucapkan Yo'el) adalah salah satu dari keduabelas nabi kecil[1] dan penyusun Kitab Yoël. Nabi Yoël dalam urutan Alkitab Kristen ditempatkan sesudah nabi Hosea, sebagai nabi kecil yang kedua menurut urutan itu.[2] Ia adalah anak laki-laki Petuel.[3] Identitas pribadinya hanya diketahui lewat kitabnya. Nama Yoël berarti "TUHAN adalah Allah".[3][4] Ia bekerja di sekitar Bait Allah, sehingga ia disebut nabi kultis.[3]

250px-Michelangelo_Buonarroti_029.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nabi Yoël dalam lukisan Michelangelo di atap Kapel Sistine

Latar Belakang

Nabi Yoël hidup diperkirakan jauh setelah kembalinya Israel dari pembuangan di Babel dan berkarya sekitar tahun 400 SM.[2][5] Kehidupan religius waktu itu cukup kuat dikuasai oleh para imam, kenisah sudah dibangun dan digunakan sebagai tempat ibadah.[2] Negara dalam kondisi politik dan keagamaan yang baik.[2] Bangsa Israel hidup dalam semangat beribadah yang tinggi yang ditunjukkan dengan semangat umat untuk bertobat dan berdoa.[2] Akan tetapi kondisi tersebut menyebabkan Israel menjadi kelompok yang sangat memikirkan terbatas pada kepentingan ke dalam dan kurang berperan dalam lingkungan yang lebih luas.[2]

Warta Nabi

Pewartaaan Yoël berada di antara nubuatan dan apokaliptik.[4] Ia mewartakan bahwa hari TUHAN sudah dekat atas dasar penglihatannya di dalam tulah belalang, yang menghancurkan segala tumbuh-tumbuhan, terutama yang ada di kebun-kebun.[4][6] Hal ini manjadi tanda eskatologis mengenai kedatangan hari TUHAN.[4][6] Ia menyerukan kepada bangsanya untuk mengadakan hari puasa.[4] Ia mewartakan keselamatan yang partikularistis, yaitu keselamatan bagi Israel saja dan hukuman bagi bangsa lain.[4]

Pemikiran

Konsep Allah yang universal dan keselamatan yang universal, tampaknya gagal ditekankan oleh Yoël.[2] Sebab Yoël mewartakan tentang pembalasan Allah terhadap semua bangsa yang menganiaya orang Israel.[5] Sehingga konsep yang berkembang adalah Allah yang terbatas hanya bagi bangsa Yehuda.[2]

Nama

Dalam bahasa Indonesia, nama Yoël ditulis dengan e umlaut (ë), yang sebenarnya bukan merupakan alfabet bahasa Indonesia, sebagai penanda bahwa "oë" ini dibaca sebagai dua huruf terpisah, yaitu [oe] alih-alih [u], yang merupakan pelafalan dari ejaan lama "oe" dalam bahasa Indonesia.

Referensi

  1. (Inggris) Wendy Doninger (ed.). 2006. Britannica Encyclopedia of World Religions. Singapore: Encyclopedia Britannica, Inc. p.1112.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Indonesia) Pr. Darmawijaya. 1990. Warta Nabi Masa Pembuangan dan Sesudahnya. Yogyakarta: Kanisius.
  3. 1 2 3 (Indonesia) P.K. Pilon. 1997. Tafsiran Alkitab: Kitab Yoël. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
  4. 1 2 3 4 5 6 (Indonesia) J. Blommendaal. 1979. Pengantar Kepada Perjanjian Lama. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
  5. 1 2 (Indonesia)J.D. Douglas, 2008. Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid II. Jakarta: Bina Kasih.
  6. 1 2 (Indonesia) I. Snoek. 1981. Sejarah Suci. Jakarta: BPK Gunung Mulia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan