Minggu, 20 September 2026
22:19 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Wirtschaftswunder

Wirtschaftswunder

250px-1000000th_Beetle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Volkswagen Beetle adalah simbol rekonstruksi Jerman Barat. Yang ada di gambar ini merupakan mobil ke-1.000.000.

Wirtschaftswunder (Jerman:[ˈvɪʁt.ʃaftsˌvʊndɐ], "keajaiban ekonomi"), juga dikenal sebagai Keajaiban di Sungai Rhine, adalah istilah yang menjelaskan rekonstruksi dan perkembangan ekonomi Jerman Barat dan Austria yang begitu cepat setelah Perang Dunia II.[1][2] Istilah ini digunakan pertama kali oleh The Times tahun 1950.[butuh rujukan]

Hal ini dimulai dengan mengganti mata uang Reichsmark dengan Deutsche Mark (juga Schilling di Austria), kemudian diikuti dengan inflasi rendah yang bertahan lama bersamaan dengan pertumbuhan industri yang luar biasa dipimpin oleh Kanselir Konrad Adenauer dan menteri ekonominya, Ludwig Erhard.[1] Di Austria, penggunaan tenaga kerja efisien juga menjadi motor pertumbuhan ekonomi.

Era pertumbuhan ekonomi yang luar biasa ini menjadikan Jerman dan Austria dari negara yang porak-poranda akibat perang menjadi negara maju di Eropa modern. Saat berdirinya Pasar Bersama Eropa tahun 1957 pertumbuhan ekonomi Jerman berbanding terbalik dengan kondisi di Britania Raya yang tengah mengalami kesulitan.

Referensi

  1. 1 2 Henderson, David R. (2008). "German Economic Miracle". Concise Encyclopedia of Economics (Edisi 2nd). Indianapolis: Library of Economics and Liberty.
  2. Utgaard, P. (2003). Remembering and Forgetting Nazism: Education, National Identity, and the Victim Myth in Postwar Austria. New York: Berghahn Books. hlm. 126–128.{{cite book}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 35

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan