Kamis, 24 September 2026
23:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Walther Funk

Walther Funk

250px-Waltherfunk45.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Walter Funk (1945).

Walther Emanuel Funk, lahir 18 Agustus 1890 di Trakehnen (Prusia Timur), meninggal 31 Mei 1960 di Düsseldorf, adalah ekonom Jerman dan politikus Nazi, menteri ekonomi 1938-1939, pimpinan Reichsbank 1939-1945.

Funk, sebagai ketua redaksi Berliner Börsenzeitung, memasuki NSDAP pada tahun 1931. Ia menjadi penasihat ekonomi Hitler menengahi kontak dengan bisnis dan industri. Pada tahun 1938 Funk diangkat sebagai menteri ekonomi menggantikan Hjalmar Schacht yang mundur pada tahun 1937. Untuk memperkuat kedudukan itu ia ikut serta dalam perencanaan ekonomi beberapa perusahaan perang Jerman Nazi bersama pengembangan yang dilanjutkan di negeri taklukan dan kepada bangsa Yahudi secara bengis.

Setelah berakhirnya Perang Dunia II Funk diadili di Pengadilan Nürnberg. Hermann Wilhelm Goring menyebut Funk sebagai "bawahan tak berarti". Ia didakwa atas keterlibatan dalam kejahatan terhadap kemanusiaan dan perang, seperti juga Rudolf Hess dan Erich Raeder, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Funk dibebaskan dari penjara Spandau di Berlin pada tanggal 16 Mei 1957 karena kesehatannya memburuk dan meninggal tahun 1960.

Menteri Luar Negeri
Menteri Dalam Negeri
Menteri Keuangan
Menteri Hukum
Menteri Reichswehr
Menteri Ekonomi
Menteri
Pangan dan Pertanian
Menteri Buruh
Menteri Pos
Menteri Transportasi
Menteri Penerbangan
Menteri Penerangan Publik
dan Propaganda
Menteri Sains dan Pendidikan
Menteri Urusan Gereja
Menteri Persenjataan
dan Amunisi
Menteri untuk Wilayah
Pendudukan Timur
Menteri Luar Negeri untuk
Bohemia dan Moravia
Menteri tanpa Portofolio
Terdakwa utama pada Proses Nürnberg
Dijatuhi hukuman mati
Dipenjara
Dibebaskan
Tidak ada keputusan
  • 1 In absentia. Jenazah ditemukan di Berlin pada tahun 1972 dan diidentifikasi secara pasti pada tahun 1998; dipastikan telah bunuh diri pada tanggal 2 Mei 1945.
  • 2 Melakukan bunuh diri pada tanggal 15 Oktober 1946 sebelum hukuman dapat dilaksanakan.
  • 3 Dinyatakan tidak layak untuk diadili.
  • 4 Bunuh diri pada tanggal 25 Oktober 1945.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan