Minggu, 20 September 2026
20:40 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Walter Andrae

Walter Andrae

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Walter Andrae"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Oktober 2017)
250px-Walter_andrae_sp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Walter Andrae.

Walter Andrae, dilahirkan dari pasangan Carl Hermann Andrae dan Sidonie Auguste Andrae[1] di dekat kota Leipzig, Jerman adalah seorang arkeolog, ekskavator, arsitek, pengajar dan juru gambar berkebangsaan Jerman.

Biografi

Dikenal sebagai seorang arkeolog ternama dari Jerman, yang lahir pada tanggal 18 Februari 1875.[2] Andrae belajar arsitektur di Technische Universität Dresden dibawah bimbingan Cornelius Gurlitt, Fraz Weibbach dan Albert Wallat.[3] Pertama kali, Andrae bekerja sebagai administrator pemerintahan Saxon, tetapi kemudian pada musin dingin tahun 1898/1899, menjadi juru gambar untuk ekpsedisi Babilonia pimpinan Robert Koldewey, dan pada tahun 1903, Koldewey menyerahkan kepemimpinan penggalian pada Andrae. Andrae bekerja di situs Babilonia selama hampir 14 tahun yaitu: dari tahun 1899 sampai tahun 1903. Kemudian bekerja sebagai ekskavator situs Assur dari tahun 1904 sampai tahun 1918 di Irak. Pada tahun 1906 - 1911, Andrae dan tim penggalian dari Jerman yang bekerja di Assur yang pertama kali melakukan survei, mengukur lokasi dan mencatat reruntuhan kota Hatra yang terletak di wilayah Mesopotamia Atas, daerah Irak bagian utara.[4] Selama di Irak, Andrae banyak melakukan eksavasi pada situs Assur, ibu kota kerajaan Asiria, disinilah Andrae dan tim banyak menemukan benteng, istana, dan monumen keagamaan kerajaan Asiria.[5] Pada tahun 1914, Andrae dianugerahi Medali Leibniz untuk Seni dan Sains.[3]

Dalam Perang Dunia Pertama, Andrae bertugas sebagai perwira di Deutschen Orient-Korps dibawah pimpinan Marsekal Jenderal Colmar von der Goltz Pasha.[3] Kemudian pada tahun 1922, mengajar di Technische Universität Berlin untuk mata kuliah sejarah Arsitektur Kuno Timur, Seni Kuno dan Renaisans. Pada tahun 1925,dia diangkat menjadi Profesor di Technische Universität Berlin. Pada tahun 1926. mendirikan Koldewey Society for Building Research untuk menghormati mantan atasannya. Pada tahun 1921, diangkat menjadi kurator Vorderasiatisches Museum Berlin. Kemudian pada tahun 1928, Andrae diangkat menjadi direktur Museum Timur Tengah.

Setelah Perang Dunia kedua, tahun 1945 diangkat menjadi Profesor Sejarah Arsitektur di Technische Hochschule Charlottenburg dan pada tahun 1952, Andrae menerima penghargaan Salib Agung Ordo Merit Republik Federal Jerman. Andrae meninggal dunia pada tanggal 28 Juli 1956 dalam usia 81 tahun di Berlin.

Publikasi

Walter Andrae mempunyai autobiografi yang berjudul Lebenserinnerungen eines Ausgrabers dan biografi berjudul Bilder eines Ausgrabers : die Orientbilder von Walter Andrae 1898-1919 = Sketches by an excavator. Selain itu Andrae juga banyak menerbitkan banyak publikasi sebagai berikut ini:[6]

  • Hatra nach Aufnahmen von Mitgliedern der Assur Expedition der Deutschen Orient-Gesellschaft, 2 vols., Leipzig, 1908[4]
  • Der Anu-Adad-tempel in Assur, 1909
  • Die Stelenreihen in Assur, 1911
  • Die Kunst des alten Orients, 1925
  • Coloured ceramics from Ashur, and earlier ancient Assyrian wall-paintings, from photographs and water-colours by members of the Ashur expedition organised by the Deutsche Orient-gesellschaft, 1925
  • Kultrelief aus dem brunnen des Asurtempels zu Assur, 1931
  • Die jüngeren Ischtar-tempel in Assur, 1935
  • Handbuch der Archäologie, 1937
  • Das wiedererstandene Assur, 1938
  • Alte Feststrassen im Nahen Osten, 1941
  • Babylon, die versunkene Weltstadt und ihr Ausgräber, 1952

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan