Jumat, 09 Oktober 2026
13:44 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP
Walet bakau

Walet bakau

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Februari 2023)
Walet bakau
250px-Mangrove_swallow_%28Tachycineta_albilinea%29_Peten.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dekat Flores, Peten, Guatemala
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Famili: Hirundinidae
Genus: Tachycineta
Spesies:
T. albilinea
Nama binomial
Tachycineta albilinea
(Lawrence, 1863)
250px-Tachycineta_albilinea_distribution_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jangkauan T. albilinea     Jangkauan penetap

Walet bakau (Tachycineta albilinea) adalah sejenis burung pengicau dalam famili walet yang berkembang biak di wilayah pesisir dari Meksiko melewati Amerika Tengah sampai Panama. Dengan bagian atas berwarna biru-hijau, bulu sayap terbang berwarna kehitaman, bokong berwarna putih, ekor berwarna hitam, dan bagian bawah berwarna putih. Hal ini dapat diidentifikasi oleh supraloral bergaris putih, garis putih di dekat mata, yang hanya terdapat pada dua spesies lain dari Tachycineta yakni walet violet hijau dan walet berbokong putih. Jenis kelamin, meskipun sama dalam bulu, sedikit berbeda dalam ukuran. Walet muda memiliki bagian atas berwarna abu-abu kecokelatan dan bagian bawah berwarna putih kapur.

Walet bakau sangat teritorial saat berkembang biak, sama seperti walet pohon. Sarang biasanya dibangun didalam lubang atau celah di dekat air dan kurang dari 2 meter di atas permukaan tanah. Spesies ini biasanya mencari makan sendiri saat berkembang biak, tetapi akan mencari makan dalam kelompok jika tidak. Biasanya burung ini mencari makan dekat ke sarang saat berburu untuk anaknya, tetapi akan pergi lebih jauh saat mencari makan untuk diri sendiri. Di antara upaya untuk mencari makan, walet bakau sering terlihat bertengger di dekat air. Walet bakau adalah insektivora, yang artinya memakan serangga.

Dengan perkiraan estimasi populasi sedikitnya 500.000 ekor, walet bakau diklasifikasikan sebagai spesies berisiko rendah oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN). Jumlahnya sedang menurun, meskipun belum cukup cepat untuknya diklasifikasikan sebagai spesies rentan. Sedikit diketahui mengenai predasi dari spesies ini, meskipun merupakan inang untuk Sternostoma hirundinis, sejenis tungau hidung. Walet ini juga diketahui kehilangan sarangnya baik karena rayap maupun lalat hitam.

Taksonomi dan etimologi

Walet bakau secara resmi ditetapkan pada tahun 1863 sebagai Petrochelidon albilinea oleh ahli ornitologi amatir Amerika, George Newbold Lawrence.[2] Genusnya sekarang, Tachycineta awalnya ditetapkan pada 1850 oleh ahli ornitologi Jerman, Jean Cabanis.[3] Nama genus Tachycineta berasal dari Yunani Kuno takhukinetos, "bergerak cepat", dan spesifiknya albilinea berasal dari Latin albus, "putih", dan linea, "garis".[4]

Deskripsi

250px-Tachycineta_albilinea_-Lamanai%2C_Belize-8.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampilan depan dari walet bakau

Burung ini relatif kecil karena burung walet bakau memiliki panjang 11-12 sentimeter dan berat sekitar 14 gram. Burung dewasa memiliki bulu bagian atas berwarna biru kehijauan, bagian bawah berwarna putih, serta ekor kehitaman. Bulu-bulunya lebih hijau saat dipakai dan lebih biru saat tidak dipakai. Bagian bulu bawah terkadang terlihat memiliki guratan-guratan gelap.[5] Paruhnya kecil dan hitam, panjangnya sekitar 11 milimeter. Iris matanya-nya berwarna coklat tua, dan tarsus serta jari kaki memiliki warna yang bervariasi dari hitam hingga cokelat. Lore-nya berwarna hitam dan memiliki garis putih tipis di atasnya. Dua spesies Tachycineta lainnya (burung walet ungu-hijau dan burung walet putih) memiliki ciri khas ini. Ketika dewasa, ekornya hanya bercabang sedikit. Ukuran tubuh bedasarkan kelaminnya serupa, meskipun hanya sedikit berbeda. Dibandingkan dengan jantan, betina memiliki ekor yang sedikit lebih panjang dan sayap yang sedikit lebih pendek. Burung remaja berwarna abu-abu kusam di bagian atas dan abu-abu coklat di bagian bawah dan sedikit berwarna putih.[5][6] Kadang-kadang, bagian tubuh atas dari burung remaja memiliki kilau kehijauan yang halus.[7]

Seruan walet bakau terdengar seperti "jeerrrt", atau "chriet". Seruan ini sering digambarkan sebagai getar lembut.[5][6]

Status

250px-Mangrove_Swallow.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Walet bakau bertengger di tepi Sungai Sarapiqui

Sejak 2016, burung walet bakau diklasifikasikan sebagai risiko rendah oleh IUCN. Ada beberapa bukti bahwa populasinya menurun. Mungkin hal ini terjadi karena hilangnya habitat atau penggunaan pestisida.[5] Bukti untuk mengklasifikasikan spesies ini sebagai risiko rendah adalah populasinya yang besar, diperkirakan ada lebih dari 500.000 individu, dan jangkauannya yang sangat luas, diperkirakan sekitar 3.170.000 kilometer persegi. Meskipun populasinya menurun, penurunannya tidak cukup cepat untuk diklasifikasikan sebagai spesies yang rentan.[8]

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2020). "Tachycineta albilinea". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T22733821A137684795. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-3.RLTS.T22733821A137684795.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Lawrence, George Newbold Lawrence (1863). "Catalogue of a Collection of Birds, made in New Granada, by James McLeannan, Esq., of New York, with Notes and Descriptions of New Species. Part IV". Annals of Lyceum of Natural History of New York. 8: 2.
  3. ↑ Cabanis, Jean (1850). Museum Heineanum : Verzeichniss der ornithologischen Sammlung des Oberamtmann Ferdinand Heine auf Gut St. Burchard vor Halberstatdt (dalam bahasa German). Vol. 1. Halbertstadt: Independently commissioned by R. Frantz. hlm. 48.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ↑ Jobling, James A. (2010). The Helm Dictionary of Scientific Bird Names. London: Christopher Helm. hlm. 39, 377. ISBN 978-1-4081-2501-4.
  5. 1 2 3 4 "Mangrove Swallow - Tachycineta albilinea - Birds of the World". birdsoftheworld.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-03.
  6. 1 2 Buderman, F. E. (2010). Schulenberg, T. S. (ed.). "Mangrove Swallow (Tachycineta albilinea)". Neotropical Birds Online. Cornell Lab of Ornithology. Diakses tanggal November 6, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Angela K. Turner (1989). Swallows & martins. Internet Archive. Houghton Mifflin. ISBN 978-0-395-51174-9.
  8. ↑ "Tachycineta albilinea". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T22733821A95065912. 2016. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22733821A95065912.en.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan{{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan