Jumat, 23 Oktober 2026
23:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Wabah Kelaparan Besar

Bagikan:
Ada usul agar artikel ini digabungkan dengan Kelaparan di Irlandia. (Diskusikan)

Wabah Kelaparan Besar (bahasa Inggris:The Great Famine atau mengacu pada kejadian dramatis di Irlandia: Irish Potato Famine, bahasa Irlandia:an Gorta Mór, IPA:[ənˠˈɡɔɾˠtˠəˈmˠoːɾˠ]) mengacu pada kejadian meluasnya kelaparan di Eropa pada rentang waktu antara tahun 1845–1852. Walaupun melanda banyak negara Eropa saat itu, dampak terparah terjadi di Irlandia dan Skotlandia. Dalam sejarah Irlandia bahkan wabah kelaparan ini menjadi tonggak ikhtisar waktu karena berdampak luas berupa berkurangnya penduduk wilayah ini sebesar 20% sampai 25% akibat tingginya tingkat kematian dan emigrasi.[1]

Penyebab awal kelaparan ini adalah beruntunnya kegagalan panen kentang akibat hampir semua umbi kentang tidak dapat dikonsumsi karena terserang hawar kentang.[2] Serangan wabah penyakit ini meluas di Eropa akibat tidak tersedianya kultivar kentang yang tahan penyakit ini. Pada waktu itu, di Irlandia sekitar sepertiga penduduk tergantung sepenuhnya pada kentang untuk penghidupannya. Akibatnya, dampak terparah mengenai negara itu. Diperkirakan satu juta orang meninggal dunia dan satu juta lainnya meninggalkan Irlandia.[3] Wabah kelaparan ini di Irlandia kemudian berdampak luas secara politik, sosial dan ekonomi; dan sampai sekarang masih diperdebatkan makna sejarahnya.[4][5]

Referensi

  1. ↑ Christine Kinealy, This Great Calamity, Gill & Macmillan (1994), ISBN 0-7171-4011-3, 357.
  2. ↑ Cormac Ó Gráda, Ireland's Great Famine: Interdisciplinary Perspectives, Dublin: University College Dublin Press, 2006, p. 7. ISBN 1-904558-57-6
  3. ↑ David Ross, Ireland: History of a Nation, New Lanark: Geddes & Grosset, 2002, p. 226. ISBN 1-84205-164-4
  4. ↑ Cecil Woodham-Smith, The Great Hunger, Harmondsworth: Penguin, 1991, p. 19. ISBN 978-0-14-014515-1
  5. ↑ Christine Kinealy, This Great Calamity, Gill & Macmillan, 1994, pp. xvi–ii, 2–3. ISBN 0-7171-4011-3
Pra-1000
Revolusi Perdagangan
(1000-1760)
Revolusi Industri
(1760–1840)
1840–1870
Revolusi Industri Kedua
(1870–1914)
Periode antarperang
(1918–1939)
1931–1973
Inflasi Hebat
(1973–1982)
Moderasi Hebat
(1982–2007)
Resesi Hebat
(2007–2013)
Revolusi Digital
(2013–sekarang)


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan