Senin, 21 September 2026
06:09 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Vulkanisasi

Vulkanisasi

250px-Charles_Goodyear.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Charles Goodyear sang penemu proses vulkanisasi

Vulkanisasi adalah proses pengolahan karet.[1]

Sejarah

Proses vulkanisasi ditemukan oleh seorang ilmuwan ahli kimia asal Amerika Serikat yang bernama Charles Goodyear pada tahun 1839.[1] Pada awalnya, proses ini berprinsip pada pencampuran belerang dan karet dalam kondisi suhu tertentu sehingga dihasilkan produk karet yang lebih keras teksturnya dibandingkan karet biasa.[1] Penggunaan karet berkualitas ini diaplikasikan oleh Dunlop pada tahun 1888 yang menciptakan ban pompa.[1] Pengembangan selanjutnya dilakukan oleh Michelin dari Prancis dan Goodrich dari Amerika yang menyempurnakan ban mobil sehingga dapat digunakan pada tahun 1895.[1]

Metode

Sebelum diolah, molekul-molekul karet pada umumnya akan berbentuk bengkok dan tidak berpola.[2] Proses vulkanisasi akan membuat ikatan silang antar molekul-molekul tersebut sehingga terjadi gaya tahan antar molekul karet.[2] Ikatan silang tersebut terbentuk karena belerang yang menjadi penyambung, dan reaksi ini menggunakan seng oksida sebagai katalis.[2] Dengan proses ini, sifat elastis karet akan dipertahankan karena bila tidak ada ikatan silang antar molekul, maka molekul karet akan saling terpisah sehingga sifat elastis karet akan menghilang.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Setyamidjaja D. 1993. KARET, Budidaya dan Pengolahan. Yogyakarta: Kanisius.
  2. 1 2 3 4 Chang R. 2003. Kimia Dasar: Konsep-konsep Inti Jl. 2 Ed. 3. Jakarta: Erlangga.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan