Jumat, 02 Oktober 2026
10:48 WIB
TERKINI
Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah
Vadai

Vadai

Bagikan:
Vadai
250px-Medu_Vadas.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Medhu vadai disajikan dengan chutney kelapa
Nama lainwada, vade, vadai, bara
SajianSarapan, Camilan
Tempat asalIndia
DaerahIndia, Sri Lanka, Pakistan, Bangladesh, Singapore, Malaysia, Myanmar, Trinidad and Tobago,[1] Guyana,[2] Suriname,[3] South Africa,[4] Mauritius,[5] Fiji,[6] Indonesia (Terutamanya Kampung Madras, Medan)

vadai, wada, atau bara adalah kategori camilan goreng yang gurih yang berasal dari India. Vada dapat dijelaskan sebagai gorengan, perkedel atau bakwan. Kadang-kadang vadai diisi dengan sayuran dan tradisional disajikan dengan chutney dan sambar. Makanan ini juga bolehd idapati dengan meluas di negara diaspora India seperti Singapore, Malaysia, Myanmar, Trinidad and Tobago,[1] Guyana,[2] Suriname,[3] South Africa,[4] Mauritius,[5] Fiji.[6] Di Indonesia makanan ini dapat dijumpai di Medan.

Berbagai jenis vadai dibuat dari bahan yang berbeda-beda, mulai dari kacang-kacangan (seperti Medhu vadai di India Selatan) hingga kentang (seperti batata vada di Maharashtra). Mereka sering disajikan sebagai menu sarapan atau camilan, dan juga digunakan dalam olahan makanan lainnya (seperti dahi vada, vada pav, dan ganda).

Sejarah

Menurut K. T. Achaya, Vadai (Vada) disebut dalam literatur Sangam pada sekitar 100 SM - 300 Masehi.[7] Jenis vada disebut "vataka" disebutkan dalam Manasollasa, sebuah ensiklopedia Sanskerta abad ke-12 yang disusun oleh Someshvara III, yang berkuasa dari wilayah Karnataka saat ini. Dalam resep ini, kacang hijau direndam, dikupas kulitnya, dan digiling menjadi pasta. Pasta tersebut dibentuk menjadi bola dan digoreng dalam minyak panas.[8]

Persiapan

Vadai dapat dibuat dari kacang-kacangan, sagu, atau kentang. Kacang-kacangan yang umum digunakan termasuk Gude, kacang Arab, kacang hitam, dan kacang hijau. Sayuran dan bahan lain ditambahkan untuk meningkatkan rasa dan nilai gizi.

Untuk vadai berbasis kacang-kacangan, kacang-kacangan direndam dengan air, lalu digiling menjadi jeladren. Jeladren kemudian dibumbui dengan bahan lain, seperti biji jintan putih, bawang,Salam koja (kadang-kadang sebelumnya ditumis), garam, cabai atau biji merica hitam. Sering kali jahe dan soda kue ditambahkan ke bumbu di toko-toko untuk meningkatkan tekstur yang lembut dan meningkatkan fermentasi untuk produksi besar. Campuran tersebut kemudian dibentuk dan digoreng dalam minyak panas, menghasilkan vada dengan kulit yang renyah dan bagian tengah yang lembut. Persiapan kalmi vada melibatkan memotong produk yang dihasilkan menjadi potongan-potongan dan menggorengnya kembali.

Variasi

  • Medhu vadai- Ini adalah jenis vada yang paling umum di seluruh India selatan dan Asia Tengara.Juga dikenal sebagai ulundhu vadai.
  • Paruppu vadai
  • Masala vadai - Dibuat dengan toor dal (kacang lentil utuh) dan berbentuk kasar seperti cakram. Juga disebut sebagai aamai vadai dalam bahasa Tamil karena menyerupai seekor kura-kura. Juga camilan yang terkenal di Malaysia dan Singapura.
  • Maddur vada -
  • Ambode
  • Eerulli bajji - dibuat dengan bawang. Berbentuk kasar bulat, dan mungkin memiliki lubang di tengahnya atau tidak.
  • Rava vadai - vada yang terbuat dari semolina (suji)
  • Bonda - terbuat dari kentang, bawang putih, dan rempah-rempah yang dilapisi dengan pasta kacang lentil dan digoreng.
  • Sabudana vada - populer di Maharashtra, dibuat dari sagu mutiara.
  • Thavala vada
  • Keerai vada (vada bayam) - dibuat dengan sayuran berdaun seperti bayam bersama dengan kacang-kacangan.
  • Batata vada (vada kentang) - Sering disajikan dalam bentuk vada pav, dengan sepotong roti (dikenal sebagai pav) dan chutney; makanan jalanan umum di Maharashtra, terutama diMumbai.
  • Keema vada - sebuah vada yang terbuat dari daging cincang, biasanya lebih kecil dan lebih renyah dari jenis vada lainnya tanpa lubang di tengahnya.
  • Vada curry atau vada sambhar - adalah hidangan berkuah yang terbuat dari vada yang sudah disiapkan dicampur dengan sayuran dalam bentuk kari atau kuah.
  • Bhajani cha vada - sebuah vada yang terbuat dari tepung yang terbuat dari bajri, jawar, gandum, beras, kacang channa, jintan, biji ketumbar, dll. Sebuah spesialisasi dari Maharashtra, sangat bergizi juga.
  • Doubles: camilan yang terbuat dari dua baras yang diisi dengan kari channa (kacang Arab yang dimasak dengan rempah) dan berbagai macam chutney
  • Palak Vadai
    Palak Vadai
  • Medhu vadai
  • Batata Vada
    Batata Vada
  • Maddur Vadai
    Maddur Vadai
  • Neem Flower Vadai
    Neem Flower Vadai
  • ulundu vada
    ulundu vada
  • Doubles vadai dari negara Trinidad dan Tobago adalah camilan yang terdiri dari dua baras yang diisi dengan kari channa (kacang Arab yang dimasak dengan rempah).
    Doubles vadai dari negara Trinidad dan Tobago adalah camilan yang terdiri dari dua baras yang diisi dengan kari channa (kacang Arab yang dimasak dengan rempah).
  • Bhalla Papri chaat dalam dahi (yogurt) dengan chutney
    Bhalla Papri chaat dalam dahi (yogurt) dengan chutney

Referensi

  1. 1 2 "Doubles (As Trini as You Can Get)". 25 September 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Guyanese Style Bara Recipe – Vegan Indian Fritter". Caribbean Style Recipes. 20 April 2017. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 "Bara". Diakses tanggal 3 Oktober 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Mesthrie, Rajend (14 September 2018). Language in Indenture: A Sociolinguistic History of Bhojpuri-Hindi in South Africa. Routledge. ISBN 9780429785788. Diakses tanggal 3 Oktober 2019 – via Google Books.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 "Mauritius: Bhajas". 196 flavors. 6 Januari 2013. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 "Fiji Indian Hot & Spicy Bara Recipe". 9 Desember 2016. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "The Hindu : Sci Tech / Speaking Of Science : Changes in the Indian menu over the ages". hinduonnet.com. Diarsipkan dari versi asli pada 14 Oktober 2007. Diakses tanggal 26 Juli 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ K.T. Achaya (2003). The Story of Our Food. Universities Press. hlm. 84–85. ISBN 978-81-7371-293-7.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan