Kamis, 24 September 2026
17:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Uigwe

Uigwe

250px-Korea-Wonhaeng_Eulmyo_Jeongri_Uigwe-Cheoyongmu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Catatan dan ilustrasi Cheoyongmu di Uigwe, 1795.

Uigwe atau Panduan Upacara (의궤;儀軌) adalah teks sejarah yang menuliskan dan mengilustrasikan berbagai proses upacara kenegaraan dan peristiwa penting pada masa Dinasti Joseon (1392-1910), Korea.[1] Catatan ini berfungsi sebagai panduan dalam melaksanakan upacara-upacara pernikahan, pemakaman, pesta, instruksi pendirian bangunan istana dan makam, berbagai kegiatan keluarga kerajaan dan penyelenggaran peristiwa-peristiwa lainnya.[1] Catatan ini menuliskan deskripsi yang mendetail mengenai daftar-daftar orang yang terlibat dalam suatu acara, jumlah, posisi dan tanggung jawab, peralatan yang digunakan dan biaya yang dibutuhkan.[1] Teks-teks ini disajikan dengan ilustrasi berwarna yang menggambarkan detail tentang suatu peristiwa dan acara.[1] Uigwe memiliki 3.430 volume yang sebagian besar disimpan di Universitas Nasional Seoul dan 296 volume berada di Museum Nasional Prancis di Paris.[1] Ke-296 buku tersebut disita saat tentara Prancis menyerbu Pulau Ganghwa di mana Oegyujanggak atau perpustakaan istana berdiri.[1] Karena nilai sejarahnya yang tinggi, Uigwe didaftarkan sebagai Warisan Memori Dunia UNESCO pada tahun 2007.[2]

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Uigwe.
  1. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Uigwe, the Royal Protocols of the Joseon Dynasty Diarsipkan 2011-08-15 di Wayback Machine., visitkorea. Diakses pada 31 Mei 2010.
  2. (Inggris) Uigwe:The Royal Protocols of the Joseon Dynasty, unesco. Diakses pada 31 Mei 2010.
Sejarah
120px-Coat_of_Arms_of_Joseon_Korea.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Politik
Pemerintahan
Masyarakat
Budaya
Warisan kebudayaan
Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan