Sabtu, 17 Oktober 2026
00:48 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Udang api

Udang api

spesies burung

Bagikan:
Udang api
250px-Oriental_dwarf_kingfisher_%28Ceyx_erithaca%29_Photograph_by_Shantanu_Kuveskar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Setelah memburu katak di Mangaon, Maharashtra, India
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Coraciiformes
Famili: Alcedinidae
Genus: Ceyx
Spesies:
C. erithaca
Nama binomial
Ceyx erithaca

Udang api[2] atau yang dikenal sebagai pekakak kerdil punggung hitam[3] (Ceyx erithaca) adalah spesies burung berukuran kecil dalam famili Alcedinidae. Sebelumnya spesies ini dianggap konspesifik dengan udang punggung merah.

Pekakak kerdil punggung hitam merupakan burung pemigran parsial yang endemik ke sebagian anak benua India dan Asia Tenggara daratan utama. Mereka tinggal di hutan dataran rendah, umumnya di dekat aliran air atau kolam, tempat mereka memakan serangga, laba-laba, cacing, kepiting, ikan, katak dan kadal. Pekakak kerdil punggung hitam dapat dengan mudah dibedakan dari burung-burung lainnya di persebarannya dengan paruh merahnya, perutnya yang oranye kekuningan, bagian atasnya yang pisangga-lilak, dan punggungnya yang hitam-biru.

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2023). "Ceyx erithaca". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2023 e.T22683135A234032210. doi:10.2305/IUCN.UK.2023-1.RLTS.T22683135A234032210.en. Diakses tanggal 5 Januari 2023.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Pramudihasan, Aghnan & Nugroho, Andri & Aji, Katon & Widodo, Rahmadiyono & Hariadi, Mohamad. (2015). Studi Populasi dan Persebaran Burung Udang Api (Ceyx Erithaca) di Kawasan Desa Wisata Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
  3. ↑ Liputan6.com (2025-02-05). "Keindahan dalam Sayap, Ini 32 Burung dengan Warna Paling Menakjubkan di Dunia". liputan6.com. Diakses tanggal 2026-04-03.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan