Senin, 21 September 2026
02:30 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Orang Tuareg

Orang Tuareg

suku bangsa Berber di gurun Sahara dengan gaya hidup penggembala nomaden

Tuareg
250px-Tuareg_Tradition_Dance.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tari Tradisional Tuareg
Daerah dengan populasi signifikan
Niger: 720.000 (1998)

Mali: 440.000 (1991)
Aljazair: 25.000 (1987)
Burkina Faso: 60.000 (1991)

Libya: 17.000 (1993)
Bahasa
Bahasa Tuareg (Tamasheq, Tamajeq, Tamahaq)
Agama
Islam Sunni

Tuareg (Arab: طوارق) adalah grup etnis Berber nomaden. Kebanyakan bangsa Tuareg kini tinggal di Afrika Barat, tetapi mereka nomaden dan pindah di sepanjang Sahara. Mereka memiliki penulisan mereka sendiri yang disebut tifinaɤ.

Kehidupan

Suku Tuareg utara tinggal di gurun Sahara, sementara suku Tuareg selatan tinggal di padang rumput dan sabana. Perampokan karavan dan pelancong merupakan hal yang penting pada masa pra-Eropa, seperti halnya perdagangan karavan, yang menurun dengan diperkenalkannya kendaraan bermotor. Kekeringan di Mauritania selatan, Senegal, Niger, Burkina Faso (Volta Hulu) dan Chad pada 1970-an dan 80-an membuat penduduk Tuareg selatan berkurang dan juga mengikis cara hidup penggembalaan tradisional mereka.

Masyarakat

Masyarakat Tuareg secara tradisional bersifat feodal, mulai dari bangsawan, pendeta, pengikut, dan perajin, hingga buruh (yang dulunya adalah budak). Tempat tinggal konvensional suku Tuareg adalah tenda yang terbuat dari kulit yang diwarnai merah (kadang-kadang diganti pada akhir abad ke-20 dengan plastik). Senjata tradisional termasuk pedang bermata dua, belati bersarung, tombak besi, dan perisai kulit. Pria dewasa secara tradisional mengenakan kerudung biru di hadapan wanita, orang asing, dan mertua, tetapi praktik tersebut mulai ditinggalkan seiring dengan urbanisasi. Suku Tuareg melestarikan aksara khas (tifinagh) yang terkait dengan yang digunakan oleh penduduk Libya kuno.

Agama dan budaya

Kini, kebanyakan Tuareg beragama Muslim. Namun, tidak seperti Muslim lainnya, mereka sangat mengutamakan wanita seperti suku Minangkabau. Pemimpin mereka yang paling penting adalah seorang wanita.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik Afrika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan