Senin, 21 September 2026
04:05 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Tropopause

Tropopause adalah batas antara troposfer dan stratosfer di atmosfer Bumi. Tropopause menandai lapisan di mana gradien suhu vertikal berubah secara tiba-tiba, dari penurunan suhu dengan ketinggian di troposfer menjadi stabil atau meningkat di stratosfer.[1]

Karakteristik

Tropopause bukanlah lapisan yang tetap, melainkan bervariasi tergantung pada lintang dan musim. Di daerah tropis, tropopause dapat berada pada ketinggian sekitar 17–18 km, sedangkan di daerah kutub hanya sekitar 8–10 km.[2]

Tropopause bertindak sebagai penghalang dinamis bagi pergerakan massa udara vertikal. Oleh karena itu, sebagian besar fenomena cuaca (seperti awan dan hujan) terbatas pada troposfer, karena udara tidak dapat dengan mudah menembus tropopause ke stratosfer.

Jenis Tropopause

Secara ilmiah, terdapat beberapa definisi tropopause:

  • Tropopause termal: didefinisikan berdasarkan gradien suhu vertikal.
  • Tropopause dinamis: didefinisikan menggunakan konsep potensial vortisitas dalam dinamika atmosfer.

Peran dalam Iklim

Tropopause memainkan peran penting dalam dinamika iklim dan sirkulasi atmosfer. Perubahan ketinggian tropopause digunakan sebagai indikator perubahan iklim global.[3]

Penelitian dan Observasi

Data mengenai tropopause diperoleh dari radiosonde, satelit, dan model atmosfer. Tropopause sering diamati dalam studi terkait pemanasan global, sirkulasi Hadley, dan lubang ozon di kutub.

Lihat pula

Referensi

  1. "What is the tropopause?". National Weather Service. NOAA. Diakses tanggal 9 Juli 2025.
  2. "Earth's Atmosphere: Composition, Climate & Weather". NASA. Diakses tanggal 9 Juli 2025.
  3. Santer, Benjamin D. (2003). "Contributions of anthropogenic and natural forcing to recent tropopause height changes". Science. 301 (5632): 479–483. doi:10.1126/science.1084123. PMID 12881566.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan