Kamis, 24 September 2026
00:14 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Too Much Johnson

Too Much Johnson

Too Much Johnson
250px-Too-Much-Johnson-Cotten-Barrier.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Joseph Cotten dan Edgar Barrier dalam Too Much Johnson (1938)
SutradaraOrson Welles
ProduserJohn Houseman
Orson Welles
SkenarioOrson Welles
Berdasarkan
Too Much Johnson
karya William Gillette (sandiwara)
PemeranJoseph Cotten
Virginia Nicolson
Edgar Barrier
Arlene Francis
Penata musikPaul Bowles
(Music for a Farce)
SinematograferPaul Dunham
EditorWilliam Alland
Orson Welles
Richard Wilson
Perusahaan
produksi
DistributorWarner Bros. Pictures
Tanggal rilis
  • 1938 (1938)
Durasi66 menit
NegaraAmerika Serikat
BahasaInggris
Anggaran$10.000

Too Much Johnson adalah sebuah film komedi bisu Amerika Serikat tahun 1938 yang ditulis dan disutradarai oleh Orson Welles. Film tersebut diyakini telah hilang. Namun, sebuah cetakan ditemukan di sebuah gudang di Pordenone, Italia pada 2008.[1][2] Film tersebut tayang perdana pada 9 Oktober 2013 di Festival Film Bisu Pordenone.[2]

Pemeran

Referensi

  1. "Film Threat's Top 10 Lost Films". Film Threat (filmthreat.com). Januari 25, 2001.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Kehr, Dave. "Early Film by Orson Welles Is Rediscovered". The New York Times. Diakses tanggal 8 Agustus 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. McBride, Joseph (Agustus 24, 2014). "Too Much Johnson: Recovering Orson Welles's Dream of Early Cinema". Bright Lights Film Journal. Diakses tanggal 2016-10-16.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Film cerita
Film pendek
Film setengah jadi
Televisi
Teater
Radio
Rekaman lisan
Buku
Terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan