Senin, 21 September 2026
04:46 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Thomas Djamaluddin

Thomas Djamaluddin

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika di LAPAN

Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). Tolong bantu perbaiki agar netral dan ensiklopedis. (Februari 2025)
Thomas Djamaluddin
250px-Thomas_Djamaluddin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Thomas Djamaluddin pada tahun 2016
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Masa jabatan
7 Februari 2014 –1 September 2021
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
PendahuluBambang S. Tejasukmana
PenggantiJabatan dihapus
Informasi pribadi
LahirDjamaluddin
23 Januari 1962 (umur 64)
Suami/istriErni Riz Susilawati
Anak3
AlmamaterInstitut Teknologi Bandung
Universitas Kyoto
PekerjaanPeneliti
ProfesiAstronom

Thomas Djamaluddin (lahir 23 Januari 1962)[1] adalah astronom dan peneliti berdarah Gorontalo pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional sejak 7 Februari 2014 hingga 1 September 2021.[2][3] Sebelumnya, ia menjabat sebagai Deputi Bidang Sains, Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan LAPAN dari tahun 2011.[4]

Thomas Djamaluddin merupakan salah satu anggota nasional dari Institut Teknologi Bandung sebagai organisasi yang mewakili keanggotaan nasional Indonesia di Persatuan Astronomi Internasional.[5]

Nama

Thomas Djamaluddin lahir dengan nama Djamaluddin. Namun, karena ia sering sakit maka ketika berumur tiga tahun namanya diubah menjadi Thomas.[1] Ketika memasuki SMP, ia menyadari adanya perbedaan data kelahiran dengan dokumen lainnya. Maka, ia berinisiatif menggabungkan sendiri namanya menjadi Thomas Djamaluddin ketika memproses ijazah SMP-nya.[1]

Pendidikan

Karier

  • Kepala LAPAN (2014–2021)[6]
  • Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan, LAPAN (2011–2014)
  • Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika, LAPAN (2009–2021)
  • Dosen/Pembimbing Program Magister dan Doktor Ilmu Falak, IAIN/UIN Walisongo
  • Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim (Eselon II), LAPAN (2007–2010)
  • Kepala Bidang Matahari dan Antariksa (Eselon III), LAPAN (2001–2003)
  • Kepala Unit Komputer Induk (Eselon IV), LAPAN (1999–2001)
  • Peneliti, LAPAN (1986–2021)
  • Peneliti, BRIN (2021–sekarang)

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan