Senin, 21 September 2026
02:42 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
The Last Question

The Last Question

"The Last Question"
250px-Science_fiction_quarterly_195611.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
PengarangIsaac Asimov
NegaraAmerika Serikat
BahasaInggris
SeriMultivac
GenreFiksi ilmiah
Jenis terbitanBerkala
PenerbitColumbia Publications
Jenis mediaCetak
Tanggal terbitNovember 1956
Didahului"Someday"
Diikuti"Jokester"

"The Last Question" ("Pertanyaan Terakhir") adalah sebuah cerita pendek fiksi ilmiah yang ditulis oleh Isaac Asimov.[1][2][3] Cerita ini muncul pertama kali pada edisi bulan November 1956 dari majalah Science Fiction Quarterly dan lalu dicetak ulang di Nine Tomorrows (1959), The Best of Isaac Asimov (1973) dan Robot Dreams (1986), dan juga Opus 100 (1969). Cerita ini merupakan salah satu cerita yang terkait secara lepas dengan kumpulan kisah mengenai sebuah komputer fiksi bernama Multivac.[4]

Sejarah

Dalam menciptakan Multivac, Asimov menjajaki sebuah tren terhadap sentralisasi yang menandai perencanaan teknologi komputerisasi pada tahun 1950-an yang menuju kepada komputer global yang diurusi secara terpusat. Asimov sendiri menganggap cerita ini adalah cerita terbaiknya, dan menaruhnya sedikit di atas "The Ugly Little Boy" (1958) dan "The Bicentennial Man" (1976).[5] Setelah melihat sebuah pementasan cerita di planetarium, Asimov secara "pribadi" menarik kesimpulan bahwa cerita ini adalah cerita fiksi ilmiahnya yang terbaik pernah ia tulis. "The Last Question" bersama cerita-cerita lainnya dan "Nightfall" (1941) merupakan cerita-cerita pendek Asimov yang paling dikenal dan paling dihargai. Cerita ini pernah diadaptasi untuk Strasenburgh Planetarium di Rochester, New York pada tahun 1969, di bawah pimpinan Ian C. McLennan, meskipun cerita ini pertama kalinya diadaptasi untuk Abrams Planetarium pada Michigan State University pada tahun 1966, seperti ditulis oleh Asimov pada otobiografinya In Joy Still Felt. Pada acara pementasan Abrams Planetarium, acara ini disuarai oleh Leonard Nimoy. Pembacaan cerita ini secara berkala bisa didengarkan di radio BBC 7. Pembacaan yang paling terkini disiarkan pada tanggal 7 Februari 2011.[6]

Sinopsis

Cerita ini berhubungan dengan pengembangan sebuah komputer bernama Multivac dan hubungannya dengan umat manusia pada tujuh latar belakang historis. Yang pertama terjadi pada tahun 2061. Dalam setiap dari enam adegan, seorang tokoh mengajukan sebuah pertanyaan kepada si komputer, yaitu: bagaimana kelangsungan keberadaan manusia bisa dijamin terutama bagaimana ancaman heat death ("kematian panas") alam semesta bisa ditanggulangi. Jadi pertanyaannya adalah: "Bisakah hukum kedua termodinamika (yang dipakai di cerita ini sepakai entropi) dibalikkan?" Pada setiap kasus komputer ini tidak bisa menjawab karena "kekurangan data untuk memberikan jawaban yang berarti". Pada adegan-adegan terakhir, keturunan manusia yang menyerupai dewa melihat alam semesta akhirnya mendekati keberadaan terakhir "kematian panas" dan mengajukan kepada Cosmic AC, keturunan Multivac pertanyaan ini untuk terakhir kalinya, sebelum "Manusia" berpadu dengannya. Cosmic AC tetap tidak bisa menjawab pertanyaan ini, tetapi tetap merenungkannya setelah ruang dan waktu tidak ada lagi. Akhirnya Cosmic AC menemukan jawabannya, tetapi sudah tidak ada orang lagi kepada siapa ia bisa memberikan laporan. Alam semesta sudah mati. Oleh karena itu ia memutuskan untuk memperlihatkan jawabannya dengan menunjukkan pengembalian entropi dan menciptakan alam semesta seperti semula. Cerita ini berakhir dengan "sabda" AC: "Jadilah terang" dan maka jadilah terang.

Lihat pula

Referensi

  1. Walsh, John F. (30 Juni 1974). "'The Last Question' appeals to viewers at planetarium". Reading Eagle. Diakses tanggal 22 Februari 2022.
  2. "ON THE ISLE". The New York Times. 9 Juli 1978. ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 22 Februari 2022.
  3. "Asimov, Isaac, 1920-1992". Social Networks and Archival Context. Diakses tanggal 22 Februari 2022.
  4. Pak, Chris (2011). "Computers in Science Fiction: Anxiety". Dalam Ferro, David; Swedin, Eric G. (ed.). Science Fiction and Computing: Essays on Interlinked Domains. Jefferson: McFarland & Co. hlm. 48. ISBN 978-0-7864-4565-3. OCLC 668182916.
  5. Asimov, Isaac (1994). I, Asimov: A Memoir. New York: Doubleday. hlm. 250–251. ISBN 978-0-553-56997-1.
  6. "Isaac Asimov - The Last Question". BBC Radio 7. Diakses tanggal 22 Februari 2022.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan