Minggu, 11 Oktober 2026
11:05 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Telkom Infra

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:

PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (Telkominfra) adalah anak usaha induk (subholding) milik PT Telkom Indonesia (Telkom Group) yang bergerak khusus di bidang jasa infrastruktur.[1] Dibentuk pada 23 Januari 2014, anak usaha induk ini membawahi PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), PT Telkom Akses, dan PT Graha Sarana Duta (Telkom Properti).[1] Pembentukan Telkom Infra juga merupakan strategi penataan dan optimalisasi anak perusahaan Telkom Indonesia.[2][3] Direktur utama perusahaan ini hingga pada tahun 2015 adalah Edy Irianto. Alamat perusahaan terletak di Mugi Griya Building, 5th Floor Jl. MT Haryono Kav.10 Jakarta.[1]

Pada tahun 2014, perusahaan ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp 513,3 miliar. Jumlah tersebut dianggap melampaui target sebesar 102%. Pendapatan tersebut paling besar diperoleh dari Mitratel dengan pendapatan sebesar Rp 3,6 triliun atau 115% yang artinya pendapatan bertumbuh sekitar 44% di bandingkan tahun 2013.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) Telkom Infra. "Telkom Infra: Tentang".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. ↑ (Inggris) Merdeka.com. "Dua Opsi Telkom untuk Pengembangan Mitratel".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  3. ↑ (Inggris) Indotelko.com. "Fokus ke TIMES, Telkom Tata Portofolio Usaha".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=[pranala nonaktif permanen]
  4. ↑ "Telkom Infra Catat Pendapatan Rp 513,3 Miliar". Indotelko.[pranala nonaktif permanen]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan