Kamis, 08 Oktober 2026
16:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Telkom-3S

Telkom-3S

Bagikan:
Telkom-3S
330px-Telkom3S_Thales4X3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Satelit Telekomunikasi Telkom-3S
Jenis misiKomunikasi
OperatorTelkomsat
COSPAR ID2017-007A
SATCAT no.41944Sunting di Wikidata
Situs webTelkomsat
Durasi misi17 tahun
Properti wahana
BusSpacebus-4000B2
ProdusenThales Alenia Space
Massa luncur3.500 kilogram (7.700 pon)
Dayawatts
Awal misi
Tanggal luncur15 Februari 2017
Roket peluncurAriane 5 ECA
Tempat peluncuranKourou, Guyana Prancis
KontraktorArianespace
Parameter orbit
Sistem rujukanGeosentris
Transponder
Pita24 C-band
 

Telkom-3S adalah satelit komunikasi geostasioner milik Indonesia.[1] Satelit geostasioner adalah satelit buatan yang ditempatkan pada posisi di atas khatulistiwa dan bergerak mengelilingi bumi dengan lintasan berbentuk lingkaran yang memiliki sumbu rotasi sama dengan bumi.[2] Telkom-3S merupakan satelit pengganti satelit Telkom-3 yang gagal mencapai orbit di 118° bujur timur pada pertengahan tahun 2012.[1][3] Satelit Telkom-3S merupakan satelit keempat milik Telkom setelah Telkom-1, Telkom-2, dan Telkom-3.[4]

Deskripsi

Telkom-3S akan dilengkapi dengan 24 transponder C-band, 8 sambungan transponder Extended C-band, dan 10 transponder Ku-band.[1] Transponder C-band akan mencakup wilayah Indonesia dan Asia Tenggara, transponder sambungan C-band akan mencakup Indonesia dan Malaysia[1].[5] Sedangkan muatan Ku-band dikhususkan hanya untuk cakupan wilayah Indonesia[1].[5] Telkom-3S memiliki berat sekitar 3.500 kilogram dan memiliki masa aktif selama 15 tahun.[5] Pembuatan satelit Telkom-3S dikhususkan untuk melayani siaran televisi kualitas tinggi (High-Definition Television) dan layanan komunikasi GSM dan Internet.[5][1]

Peluncuran

Telkom-3S telah diluncurkan pada 15 Februari 2017 pukul 04.39 WIB[1] oleh perusahaan peluncur satelit milik Eropa, Arianespace. Peluncuran Telkom-3S menggunakan roket Ariane 5 ECA VA-235 dari Kourou, Guyana Perancis.[5] Untuk melakukan peluncuran ini, Telkom telah mengadakan tender perusahaan peluncur satelit yang dilaksanakan pada akhir 2013 dan menghasilkan Arianespace sebagai pemenangnya.[5] Telkom-3S akan menjadi satelit ketujuh dan menambah 6 satelit milik Indonesia lainnya, yaitu Indostar-2, Palapa D, Palapa C2, Telkom-1, Telkom-2, dan Garuda-1.[1]

Kontrak

Satelit Telkom-3S dibangun atas kerjasama Telkom Indonesia dengan Thales Alenia Space.[1] Kontrak pengadaan satelit yang dilakukan antara Telkom dan Thales Alenia Space bernilai $ 199,7 juta yang ditandatangani pada Juli 2014.[4][3]

Satelit pengganti Telkom-3

Satelit Telkom-3S diluncurkan untuk menggantikan Satelit Telkom-3 yang hilang dan gagal mencapai orbit pada Agustus 2017 karena kesalahan roket proton Rusia.[4] Telkom-3 merupakan satelit yang dibangun oleh ISS-Reshetnev Rusia dengan perangkat komunikasi yang dibuat oleh Thales Alenia Space.[3] Satelit Telkom-3, diplot memiliki 42 transponder.[3] Namun, satelit itu hilang sehingga Telkom menggantinya dengan menyewa transponder dari GE-SAT (Amerika Serikat), APSTAR (Hong Kong), dan JCSAT milik Jepang.[3] Hampir seluruh saluran televisi di Indonesia termasuk antv, Trans TV dan Trans7 pindah ke Telkom-4 (Merah Putih) pada Januari-Februari 2019.

Layanan satelit

Pengguna Layanan

Pengguna layanan Telkom-3S antara lain:[6]

Televisi

  • Indonesiana.TV

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (Inggris) Gunter's Space Page. "Telkom-3S". Diakses tanggal 27-Januari-2015.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. ↑ Kamus Lengkap Fisika Oxford. Alan Isaacs, BSc, PhD. DIC. Penerbit Erlangga, Tahun 1997
  3. 1 2 3 4 5 (Indonesia) Media & Manufaktur Industri. "Ekspansi Ke Angkasa". Diakses tanggal 27-Januari-2014.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  4. 1 2 3 (Inggris) Space News. "Thales Alenia Space To Build Telkom-3S for Indonesian Operator". Diakses tanggal 27-Januari-2014.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  5. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Ariane. "Arianespace to launch a sixth Indonesian satellite, Telkom-3S". Diakses tanggal 27-Januari-2014.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  6. ↑ "Telkom 3S at 118.0°E - LyngSat". www.lyngsat.com. Diakses tanggal 2019-03-27.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan