Selasa, 22 September 2026
03:02 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Spacebus

Spacebus adalah bus satelit yang diproduksi di Cannes Mandelieu Space Center di Prancis oleh Thales Alenia Space. Spacebuses biasanya digunakan untuk satelit komunikasi geostasioner, dan tujuh puluh empat telah diluncurkan sejak pembangunan dimulai pada 1980-an. Spacebus awalnya diproduksi oleh Aérospatiale dan kemudian diteruskan ke Alcatel Alenia Space. Pada tahun 2006, ia dijual ke Thales Group sebagai Thales Alenia Space.[1]

Spacebus 100

250px-STS-51-G_Arabsat_1-B_deployment.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Deployment of Arabsat-1B from Discovery

Spacebus 2000

250px-Spacebus_2000.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hotbird-1, a Spacebus 2000

Spacebus 4000

250px-Apstar_6.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Satelite Apstar VI, sebuah Spacebus 4000C2

Spacebus NEO

250px-Satellite_Konnect.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Satelit Konnect , Satelit Spacebus Neo pertama

Pada 2014, Thales Alenia Space memulai pengembangan keluarga satelit baru yaitu Spacebus NEO. Platform baru ini tersedia dalam berbagai macam versi pendorong, termasuk "serba elektrik" . Spacebus NEO serba elektrik ini mampu membawa muatan lebih dari 1,400 kg, dan dengan tenaga melebihi 16 kW, akan tersedia mulai pertengahan tahun 2015.[2]

Referensi

  1. "Thales in Alcatel satellite deal". BBC News. 5 April 2006. Diakses tanggal 5 Juli 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Thales Alenia Space This Spacebus Has Terrific Options...Variety Of Versions
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan