Minggu, 20 September 2026
21:10 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Telegram

berita yang berisi kombinasi kode yang ditransmisikan oleh alat yang disebut telegraf, dengan menggunakan kabel-kabel yang menghubungkan satu lokasi dengan lokasi yang lain

Untuk aplikasi, lihat Telegram (aplikasi).

Telegram atau surat kawat adalah berita yang berisi kombinasi kode yang ditransmisikan oleh alat yang disebut telegraf, dengan menggunakan kabel-kabel yang menghubungkan satu lokasi dengan lokasi yang lain.

Sejarah

Samuel F. B. Morse, seorang berkebangsaan Amerika adalah orang pertama yang menemukan telegraf sebagai alat pengirim telegram. Telegram mulai dipopulerkan pada tahun 1920-an. Pada saat itu tarif pengiriman telegram lebih murah daripada tarif telepon. Tarif mengirim telegram dihitung berdasarkan jumlah karakternya, termasuk tanda baca. Jangkauan pengiriman berita melalui telegram meliputi lokal maupun internasional. Waktu yang dibutuhkan untuk mengirim telegram adalah kurang dari satu hari. Keunikan dari telegram adalah tanda baca dituliskan. Telegram yang popular di Indonesia berada di bawah naungan perusahaan Telkom.

Jenis telegram

Telegram dibagi menjadi dua jenis: telegram biasa dan telegram indah.[1] Telegram biasa berwarna biru muda, sedangkan telegram indah, merupakan telegram yang dikirimkan khusus pada hari-hari tertentu contohnya hari raya maupun tahun baru.

  • Pelayanan di kantor Telegram di indonesia
    Pelayanan di kantor telegram di indonesia
  • Surat telegram di indonesia di jamannya waktu itu.yang sekarang menjadi kenangan
    surat telegram di indonesia di jamannya waktu itu. Yang sekarang menjadi kenangan.
  • Kalimat yang ada di surat telegram di indonesia
    Kalimat yang ada di surat telegram di indonesia

Referensi

  1. Jasafat. Furqani, Syahril (ed.). Konvergensi Media Dakwah. Banda Aceh: Ar-Raniry Press. hlm. 170–171. ISBN 978-623-7410-14-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bacaan lebih lanjut

  • Britton, John A. Cables, Crises, and the Press: The Geopolitics of the New International Information System in the Americas, 1866–1903. (University of New Mexico Press, 2013).
  • Fari, Simone. Formative Years of the Telegraph Union (Cambridge Scholars Publishing, 2015).
  • Fari, Simone. Victorian Telegraphy Before Nationalization (2014).
  • Gorman, Mel. "Sir William O'Shaughnessy, Lord Dalhousie, and the establishment of the telegraph system in India." Technology and Culture 12.4 (1971): 581-601 online.
  • Hochfelder, David, The Telegraph in America, 1832–1920 (Johns Hopkins University Press, 2012).
  • Huurdeman, Anton A. The Worldwide History of Telecommunications (John Wiley & Sons, 2003)
  • John, Richard R. Network Nation: Inventing American Telecommunications (Harvard University Press; 2010) 520 pages; the evolution of American telegraph and telephone networks.
  • Kieve, Jeffrey L. (1973). The Electric Telegraph: a Social and Economic History. David and Charles. ISBN0-7153-5883-9.
Ikon rintisan

Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan