Tefra adalah sebuah material yang diproduksi oleh letusan gunung berapi.[1]
Vulkanolog juga merujuk fragmen-fragmen yang di udara sebagai piroklas. Setelah klas-klas telah jatuh ke tanah, itu akan tetap menjadi tefra kecuali jika matrialnya cukup panas untuk menyatu menjadi batuan piroklastik atau tuf. Ketika sebuah gunung berapi meletus, berbagai jenis tefra akan dihasilkan, termasuk abu vulkanik, lapili, dan bom vulkanik. Lapisan-lapisan ini terdeposit di tanah, dan seiring berjalannya waktu, sedimentasi terjadi dan memasukkan lapisan-lapisan tefra ini ke dalam catatan geologis.
Pranala luar
- How Volcanoes Work Diarsipkan 2010-08-23 di Wayback Machine.
- Volcanic Materials Identification Diarsipkan 2005-12-16 di Wayback Machine.
Referensi
- ↑ This is the broad definition of tephra (Greek tephra, "ash") proposed by the Icelandic volcanologist Sigurður Þórarinsson (Sigurdur Thorarinsson) in 1954, in connection with the eruption of Hekla (Thorarinsson, "The eruption of Hekla, 1947-48II, 3, The tephra-fall from Hekla, March 29th, 1947", Visindafélag Íslendinga (1954:1-3). The term had been used earlier in Sigurdur Thorarinsson's 1944 doctoral studies, but not in English. See Thorarinsson, S (1944). "Tefrokronologiska studier pA Island". Geografiska Annaler. 26 (1–2): 1–217. doi:10.1080/20014422.1944.11880727.
Artikel bertopik geologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |