Minggu, 20 September 2026
19:29 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Tawarikh

Untuk kitab Perjanjian Lama, lihat Kitab Tawarikh.

Tawarikh adalah sebuah catatan sejarah di mana peristiwa diurutkan menurut kronologi, tahun per tahun,[1] meskipun istilah tersebut juga dipakai untuk catatan sejarah manapun.[2]

Cangkupan

Alam pembeda antara tawarikh dan sejarah adalah subjek yang meraih banyak perhatian dari para kritikus ketimbang penyajian pengaruh intrinsiknya, berdasarkan pada pembagian yang dihimpun oleh Romawi kuno.[1] Verrius Flaccus yang dikutip oleh Aulus Gellius[3] menyatakan bahwa etimologi sejarah sebenarnya terbatas pada sumber-sumber primer seperti karya Thucydides yang timbul dari pengamatan penulis itu sendiri, sementara tawarikh mencatat peristiwa masa-masa sebelumnya yang diurutkan menurut tahun.[1] White membedakan tawarikh dengan kronik, yang membagi peristiwa-peristiwa yang dituliskan berdasarkan pada topik seperti masa pemerintahan para raja,[4] dan dengan sejarah, yang ditujukan untuk menyajikan dan mencantumkan penjelasan yang memberikan pengaruh moral dari peristiwa yang dicatat.[5][6][4]

Catatan

Catatan penjelas

Referensi

  • Baynes, T. S., ed. (1878), "Annals" , Encyclopædia Britannica, vol. 2 (Edisi 9), New York: Charles Scribner's Sons, hlm. 60–61
  • "annals, n.", Oxford English Dictionary, Vol. I, Oxford: Oxford University Press, 1888 [First added 1884], hlm. 338.
  • Flechner, Roy (2013), "The Chronicle of Ireland: Then and Now", Early Medieval Europe, 21 (4): 422–54, doi:10.1111/emed.12025
  • Gibson, Margaret Dunlop (1903), The Didascalia Apostolorum in Syriac, Cambridge: Cambridge University Press
  • Schwartz, E. (1905), Christliche und jüdische Ostertafeln [Christian and Jewish Easter Tables], Berlin{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link). (Jerman)
  • White, Hayden V. (1987), The Content of Form: Narrative Discourse and Historical Representation, Baltimore: Johns Hopkins University Press

Atribusi:

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan