Minggu, 11 Oktober 2026
09:02 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Tak Gendong

Tak Gendong

Bagikan:
Tak Gendong
250px-Tak_Gendong_Album.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Album studioCD&kasetkarya Mbah Surip
Dirilis1 januari 2003
Direkam2001-2002
GenrePop, Reggae
Durasi48:30
LabelFalcon Music
ProduserAdit O.B.
Kronologi Mbah Surip
Reformasi (1998)String Module Error: Match not foundString Module Error: Match not found Tak Gendong (2003) Barang Baru (2004)String Module Error: Match not foundString Module Error: Match not found

Tak Gendong (dari bahasa Jawa, artinya Saya Gendong) adalah album musik pop dan reggae karya penyanyi Indonesia Mbah Surip, yang dirilis pada tahun 2003. Lagu tituler album ini (Tak Gendong) adalah lagu yang melejitkan nama Mbah Surip sebagai penyanyi, yang karena kopopulerannya akhirnya menjadi ring back tone atau nada sambung pribadi pelanggan XL (Excelcomindo Pratama) yang dapat diunduh melalui ponsel, mencapai jutaan pengguna di Indonesia, dan menghasilkan royalti miliaran rupiah.[1][2]

Latar belakang

Album Tak Gendong pada awalnya dirilis di Indonesia pada tahun 2003 dalam jumlah terbatas, namun setelah melejitnya nama Mbah Surip lewat lagu dan pemasaran nada sambung Tak Gendong, label rekamannya, Falcon Music didirikan sejak tahun 2001. yang merilis ulang kompilasi lagu-lagu lama Mbah Surip dalam album Tak Gendong Bangun Tidur (2003). [3] Menurut Mbah Surip, lagu Tak Gendong diciptakan pada tahun 1983 ketika Mbah Surip masih berada di Amerika Serikat, walaupun pernyataan Mbah Surip sering disalahartikan sebagai gurauan. Lagu Tak Gendong yang merupakan hit besar dalam pasar musik Indonesia saat itu, sering dinyanyikan di komunitas jalanan, Bulungan, dan Taman Ancol sejak tahun 2003.

Daftar lagu

  1. Bangun Tidur (3:17)
  2. Tak Gendong (5:18)
  3. I Love You Full (5:22)
  4. Aku Ganteng (3:26)
  5. Melody Security (4:38)
  6. Ujug-Ujug (3:50)
  7. Tukang Nasi Goreng (5:52)
  8. Dikejar-Kejar (6:02)
  9. Enak Tenan (6:24)
  10. Sejarah Cinta (4:21)

Kontroversi

Royalti penjualan nada sambung pribadi

Saat meninggalnya Mbah Surip tanggal 4 Agustus 2009 karena serangan jantung, dia belum mendapatkan royalti dari hasil penjualan nada sambung pribadi Tak Gendong. Hal ini disebabkan karena nada sambung tersebut baru dipasarkan dua bulan sebelum dia meninggal, sedangkan berdasarkan perjanjian antara produser Mbah Surip, Adit O.B. dari Falcon Music dengan Excelcomindo Pratama sebagai operator telekomunikasi, waktu penghitungan royalti adalah tiga bulan setelah pemasaran. Royalti tersebut dikabarkan akan diberikan kepada ahli waris Mbah Surip.[4] Namun sistem royalti tersebut sendiri banyak dipertanyakan keadilannya oleh banyak pengamat industri musik Indonesia karena ketidakpahaman keluarga Mbah Surip tentang seluk beluknya.[1][5]

Rumor penjiplakan lagu ' Tak Gendong '

Setelah meninggalnya Mbah Surip pada tanggal 4 Agustus 2009, sempat beredar rumor bahwa lagu Tak Gendong Mbah Surip waktu masih lahir yang meniru lagu Raunchy, salah satu lagu rock and roll instrumental yang populer pada tahun 1957 karya Billy Vaughn, musisi rock and roll dari Amerika Serikat, namun menurut pengamat musik Indonesia Bens Leo, Mbah Surip tidak dapat dituduh menjiplak lagu tersebut. Menurut Bens Leo yang telah mengenal Mbah Surip sejak 2003, bagian intro (awal) dari lagu Raunchy memang memiliki kemiripan nada dengan lagu Tak Gendong, tetapi selebihnya berbeda sama sekali. Komentar Bens Leo yang dikutip dari detiknews.com tanggal 6 Agustus 2009:

Kalau sekadar intro sepanjang apa dulu. Intro bukan kekuatan inti dari lagu itu (lagu Tak Gendong). Jadi itu bukan riil penjiplakan.[6]

Anekdot

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan