Senin, 21 September 2026
06:07 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
T-54/55

T-54/55

Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Agustus 2023)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|T-54/T-55}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.
T-54/55
330px-T-55_skos_RB.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
T-55 di sebuah Museum di Polandia
Jenis Main Battle Tanks (1956)
Negara asal Soviet Union

RSFSR

Sejarah pemakaian
Masa penggunaan 1948–Sekarang
Digunakan oleh Utama:

Soviet Union
RSFSR

Pada perang Perang Korea
Sejarah produksi
Perancang Morozov (T-54),
OKB-520 (T-54A dan seterusnya)
Tahun 1946–1947
Produsen KhPZ, UVZ (USSR)
Diproduksi 1948–1981 (Uni Soviet)
Jumlah produksi 96,500–100,000 (perkiraan)
Spesifikasi (T-54/55)
Berat 36.9 ton
Panjang 6.450 mm
Lebar 3.375 mm
Tinggi 2.400 mm
Awak 4 :

-Komandan

-Supir

-Penembak

-Pengisi

Perisai 200 mm turet, 100 mm badan depan, 80 mm badan belakang, 90 mm badan samping
Senjata
utama
D-10T 100mm rifled gun (1948)

D-10T2S 100mm rifled gun (sejak 1959)

Senjata
pelengkap
senapan mesin 2×7.62 mm SGMT , senapan mesin berat (12.7 mm DShK)
Jenis Mesin Model V-55 12-cyl. 38.88-l disel
580 hp (433 kW)
Daya kuda/ton 14.6 hp/ton
Transmisi 6 speed maju

3 speed mundur

Suspensi Torsion bar
Kelonggaran tanah 0.425 m
Kapasitas tangki 961 l (254 gal)
Daya jelajah 501 km (311 mil), 600 km (373 mil) dg tanki ekstra
Kecepatan 53 km/jam

T-54/55 adalah Main Battle Tank pertama buatan Uni Soviet atau Rusia yang berdinas secara resmi dari tahun 1948–1982. Tank ini masih digunakan sampai sekarang, terutama pada negara-negara bekas Uni Soviet atau Pakta Warsaw, Afrika, Asia Tenggara, dan Timur Tengah. Lebih dari 100.000 tank diproduksi yang membuat ini menjadi tank yang paling banyak diproduksi dalam sejarah.

Rusia sebagai pewaris utama dari Uni Soviet masih menyimpan ribuan T-54/55 model 1986 dan 2004. Di mana sebagian besar masuk kedalam unit kaveleri cadangan dengan berbagai upgrade untuk menunjang kinerja di medan pertempuran.

Murah, mudah dan modern adalah julukan yang tepat untuk T-54/55. Murah dari segi produksi, mudah dalam perawatan dan modern berdasarkan tingkatan tune-up membuat tank ini masih diminati banyak negara.

Tank ini sudah terjun ke berbagai konflik di belahan dunia ini seperti Perang Vietnam, Perang Afghanistan, Perang Irak, Perang Saudara Ukraina hingga Perang Saudara Suriah.

Sejarah

Pada 1944, Uni Soviet mencari pengganti T-34. Maka Alexander Morozov membuat purwarupa tank medium dengan nama T-44. T-44 sedikit berbeda dengan T-34. T-44 berukuran lebih kecil tetapi lebih lebar dan panjang daripada T-34. T-44 menggunakan turret dari T-34-85 namun menggunakan D-5T kaliber 85mm sebagai senjata utama tank itu menggantikan S-53 yang dipakai T-34-85. Pada T-44 mesin V-2 dipasang menyamping dan tidak dipasang segaris dengan badan tank sehingga transmisi baru juga diterapkan. Meski dengan transmisi yang baru, tank ini masih kalah dengan T-34-85 dalam hal mobilitas tetapi dalam hal perlidungan kru dan senjata, T-44 lebih unggul karena senjata anti-tanknya. Namun, T-44 hanya diproduksi dalam jumlah kecil dan kemudian diteruskan oleh T-54 yang memakai badan tank ini pada 1946. T-54 hanya memiliki satu perbedaan dengan T-44, yakni mesin T-54 dimodifikasi menjadi V-54 yang menghasilkan daya sebesar 520 hp berbeda dengan mesin V-2 yang berdaya 500 hp yang dipakai pada T-34 dan T-44. Walaupun daya mesin sebesar 520 hp, kecepatan maksimumnya hanya 48 km/jam. Hal ini dikarenakan transmisi dari T-44 yang cukup kompleks daripada T-34. T-54 M1946 menggunakan turret yang lebih kecil dan ramping daripada T-44 serta menggunakan D-10T kaliber 100mm sebagai senjata utamanya serta 2 senapan mesin 7.62mm di mana salah satu dipasang di samping senjata utama dan 1 senapan mesin 12.7mm. Namun, T-54 M1946 memiliki kekurangan di mana turretnya yang kecil dan ramping membuat kru di dalam turret kesulitan untuk duduk tegak. Maka pada model selanjutnya yakni T-54 M1951, bentuk turretnya diganti dengan turret yang mirip sebuah kubah.

Pada 1958, sebuah tank baru hadir dalam alutsista Soviet dengan nama T-55. T-55 menggunakan D-10T2S kaliber 100mm sebagai senjata utamanya dan 2 senapan mesin 7.62mm. Secara teknis T-55 tidak jauh beda dengan T-54 M1951 tetapi, ada beberapa hal tersembunyi dalam T-55. Pada T-55 dipasang sistem perlindungan anti-nuklir yang dapat melindungi seluruh kru tank dari ledakan serta radiasi nuklir saat terjadi ledakan bom nuklir. T-55 menjadi tank pertama di dunia yang memakai sistem perlindungan anti-nuklir.

Prototipe

Untuk daftar yang lebih lengkap, lihat T-54/T-55 operators and variants.
250px-T-55H%2C_Partner_2007.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
T-55 modifikasi Serbia, 29 juni 2007

T-55 telah digunakan lebih dari 50 negara seluruh dunia. Tank ini telah dikembangkan berulang kali dan masih digunakan hingga saat ini.

Modifikasi yang dilakukan terhadap T-55 sudah memengaruhi hampir semua aspek dari T-55 versi awal. Pada awalanya, Uni Soviet memodifikasi dengan bentuk turet yang lebih bagus, proteksi NBC, dan mesin yang lebih bagus. Kemudian hari, peralatan kontrol penembakan dan pengindera malam ditambahkan.

Pengembangan oleh negara lain, baik oleh negara Pakta Warsawa atau negara lain (seperti Serbia), mengembangkan lagi bagian proteksi, propulsi, daya tembak.T-54/55 sudah dilengkapi dengan senjata tank yang dikembangkan, senapan mesin anti-serangan udara, lapis baja canggih, dan teknologi canggih semacam laser penjejak jarak dan sistem kontrol tembakan berkomputer yang memang belum ada pada saat tank ini dibuat era perang dingin.

Lihat pula

Catatan

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai T-54/T-55 tanks.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan