Selasa, 22 September 2026
10:33 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
DShK

DShK

DShK
DShK yang dipasang pada atap tank.
DShK yang dipasang pada atap tank.
Jenis Senapan mesin berat
Negara asal Uni Soviet
Sejarah pemakaian
Digunakan oleh Uni Soviet
Pada perang Perang Dunia II
Sejarah produksi
Tahun 1938
Varian DShKM
Spesifikasi
Berat 34 kg (hanya senapan)
157 kg pada dudukan beroda
Panjang 1625 mm
Panjang laras 1070 mm
Peluru 12.7 x 108 mm
Kaliber 12.7 mm
Mekanisme Gas
Rata² tembakan 600 peluru/menit
Kecepatan peluru 850 m/d
Amunisi Sabuk 50 peluru

DShK 1938 (ДШК, Дегтярёва-Шпагина Крупнокалиберный, Degtyaryova-Shpagina Krupnokaliberniy, 'Degtyaryov-Shpagin Kaliber-Besar') adalah senapan mesin berat anti pesawat udara Uni Soviet yang menembakan peluru kaliber 12.7 x 107 mm Soviet, kadang-kadang digunakan juga sebagai senjata pasukan infanteri. Namanya diambil dari desainernya Vasily Degtyaryov, yang mendesain senapan ini pada awalnya dan Georgi Shpagin, yang mengembangkan mekanisme penyuplai pelurunya. Senapan ini sering juga dipanggil Dushka yang berarti Manis atau Sayang.

Sejarah

Kebutuhan akan senapan mesin antipesawat kelas berat muncul pada 1929. Senapan yang pertama kali keluar adalah Degtyaryova Krupnokalibernyi (DK, Degtyaryov, Kaliber-Besar) hasil rancangan Vasily Degtyaryov, yang diproduksi pada tahun 1933 sampai 1935.

Karena rata-rata tembakan rendah, maka oleh Georgy Shpagin, DK dimodifikasi mekanisme sabuk pelurunya, sehingga jadilah DShK-38. Hasil modifikasi ini akhirnya menjadi senapan standar Uni Soviet pada era Perang Dunia II.

DShK juga diproduksi di Cina, Pakistan, dan Rumania. Saat ini sebagian besar sudah tidak digunakan karena adanya senjata yang lebih baru yaitu "NSV" dan "Kord". Tercatat DShK masih terdaftar dalam TNI sebagai komponen Arhanudri (Artileri pertahanan udara ringan).

Lihat pula

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai DShK.


Ikon rintisan

Artikel bertopik senapan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan