Kamis, 29 Oktober 2026
09:05 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Suriah Utsmaniyah

Suriah Utsmaniyah

Bagikan:
The region of Syria under Ottoman rule (1516–1918)Templat:SHORTDESC:The region of Syria under Ottoman rule (1516–1918)
Suriah Utsmaniyah
1516 - 1831
1841-1918
Bendera Suriah Utsmaniyah
Bendera
Teritorial-teritorial yang masuk dalam provinsi-provinsi Suriah pada zaman Utsmaniyah ditampilkan dalam warna ungu
Teritorial-teritorial yang masuk dalam provinsi-provinsi Suriah pada zaman Utsmaniyah ditampilkan dalam warna ungu
StatusVilayet
Ibu kotaIstanbul
Bahasa umumBahasa Arab (resmi), Turki Utsmaniyah
Agama Islam, Kristen, Yahudi
PemerintahanKekaisaran
Emperor 
• 1918 - 1922
Mehmed VI
• 1831 - 1841
Ibrahim Pasha dari Mesir
Sejarah 
• Didirikan
1516
1918
Mata uanglira dan beberapa mata uang lokal
Didahului olehDigantikan oleh
Suriah di bawah pemerintahan Mesir
Ilkhanate
Gerombolan Emas
Mandat Prancis di Suriah dan Lebanon
Sekarang bagian dari
330px-Ottoman_Syria.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Teritorial-teritorial yang masuk dalam provinsi-provinsi Suriah pada zaman Utsmaniyah

Suriah Utsmaniyah merujuk kepada daerah-daerah Kesultanan Utsmaniyah di kawasan Levant, biasanya ditafsirkan sebagai kawasan timur Laut Mediterania, barat Sungai Efrat, utara Gurun Arab dan selatan Pegunungan Taurus.[1]

Suriah Utsmaniyah dibentuk oleh pemerintah Utsmaniyah setelah ditaklukan dari kekuasaan Mamluk pada awal abad ke-16 dalam eyalet-eyalet (provinsi-provinsi) Damaskus dan Aleppo. Eyalet Tripoli dibentuk pada 1579 dan kemudian Eyalet Adana dipisahkan dari Aleppo. Pada 1660, Eyalet Safed didirikan dan tak lama setelahnya diubah menjadi Eyalet Sidon. Eyalet-eyalet tersebut kemudian diubah ke dalam Vilayet Suriah, Vilayet Aleppo dan Vilayet Beirut, setelah reformasi Tanzimat 1864.

Sejarah

250px-Illustration_from_Views_in_the_Ottoman_Dominions_by_Luigi_Mayer%2C_digitally_enhanced_by_rawpixel-com_46.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan Latakia
250px-Illustration_from_Views_in_the_Ottoman_Dominions_by_Luigi_Mayer%2C_digitally_enhanced_by_rawpixel-com_68.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan Bethlehem

Sebelum tahun 1516, Suriah (wilayah) adalah bagian dari Kesultanan Mamluk yang berpusat di Mesir Hilir. Sultan Ottoman Selim I menaklukkan Suriah pada tahun 1516 setelah mengalahkan Mamluk di Pertempuran Marj Dabiq dekat Aleppo di Suriah utara. Selim melanjutkan kampanye kemenangannya melawan Mamluk dan menaklukkan Mesir pada tahun 1517 setelah Pertempuran Ridanieh, yang mengakhiri Kesultanan Mamluk.

Referensi

Sumber

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ottoman Syria.
sekitar 1365 – 1867 (eyalet)
Afrika
Anatolia
Eropa
Timur Tengah
1867–1922 (vilayet dan kemutasarifan)
Afrika
Anatolia
Eropa
Timur Tengah
Vasal dan otonomi
Vasal
Otonomi

Templat:Topik Suriah

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan