Senin, 12 Oktober 2026
00:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Eyalet Morea

Eyalet Morea

Bagikan:
Eyālet-i Mōrâ
Eyalet di Kesultanan Utsmaniyah
1661–1686
1715–1821
Flag of Eyalet Morea
Panji daerah
250px-Morea_Eyalet%2C_Ottoman_Empire_%281795%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eyalet Morea pada tahun 1795
Lagu kebangsaan
Mahmudiye Marsi
Ibu kotaKorintus, Nafplio, Tripolitza
Luas
 • Coordinates37°56′N 22°56′E / 37.933°N 22.933°E / 37.933; 22.933
Sejarah
Sejarah 
• Didirikan
1661
1685/7
1715
1770
1821 (De jure sampai 1829)
Didahului olehDigantikan oleh
Eyalet Kepulauan
krjKerajaan
Morea
krjKerajaan
Morea
Republik Hellenik Pertama

Eyalet Morea (Turki Utsmaniyah:ایالت موره; Eyālet-i Mōrâ)[1] adalah salah satu provinsi (eyalet) di Kesultanan Utsmaniyah yang mencakup wilayah semenanjung Peloponnesos di selatan Yunani.

Sejarah

Dari penaklukan oleh Utsmaniyah hingga abad ke-17

Turki Utsmaniyah menyerbu Peloponnesos antara 1458-1460 untuk menaklukkan seluruh sisa wilayah Kekaisaran Bizantium kecuali benteng-benteng Venesia.[2] Penaklukkan Peloponnesos dilakukan secara bertahap selama puluhan tahun. Koroni dan Modon ditaklukkan pada tahun 1500 dan 1540. Penaklukan Peloponnesos selesai setelah Monemvasia dan Nauplion telah jatuh ke tangan Utsmaniyah.[3][4]

Setelah penaklukan, Peloponnesos dibuat menjadi sanjak dari Eyalet Rumelia, dengan ibu kota awalnya di Korintus (bahasa Turki. Kordos atau Gordes), kemudian pindah ke Leontari (Londari), Mystras (Mezistre atau Misistire) dan akhirnya pindah ke Nauplion (bahasa Turki. Anaboli).[5] Sejak abad ke-16, wilayah Mystras menjadi sanjak terpisah.[6]

Pembentukan eyalet, pendudukan oleh Venesia, dan periode kedua Utsmaniyah

Terkadang di pertengahan abad ke-17, seperti menurut penjelajah Evliya Celebi, Morea menjadi eyalet terpisah, dengan Patras (Ballibadra) sebagai ibu kotanya. Venesia menduduki seluruh semenanjung Peloponnesos selama Perang Morea (1684-1699), Venesia mendirikan "Kerajaan Morea" (bahasa Italia. Regno di Morea) untuk memerintah wilayah tersebut. Pendudukan oleh Venesia berlangsung sampai penaklukan kembali oleh Utsmaniyah pada tahun 1715.[7]

Eyalet Morea didirikan kembali, dipimpin oleh seorang valesi (wali) yang hingga tahun 1780 adalah seorang pasha dan memperoleh gelar wazir. Setelah tahun 1780 hingga Perang Kemerdekaan Yunani, provinsi dipimpin oleh seorang muhassil. Pasha Morea dibantu oleh sejumlah bawahan, termasuk penerjemah Kristen (dragoman) yang merupakan pejabat senior Kristen di provinsi tersebut.[8] Ibu kota awalnya di Nauplion, tetapi setelah 1786 pindah ke Tripolitza (Tr. Trabliçe).

Warga Kristen Morea melawan Utsmaniyah dengan bantuan Rusia selama "Pemberontakan Orlov" pada tahun 1770. Namun, pemberontakan tersebut berhasil ditumpas secara kejam. Akibatnya, jumlah penduduk menurun selama waktu tersebut, sedangkan penduduk Muslim meningkat. Namun akhirnya, hak-hak istimewa diberikan kepada penduduk Katolik Ortodoks yang tertuang pada Perjanjian Kuchuk-Kainarji. Hak-hak khusus itu antara lain hak untuk berdagang di bawah bendera Rusia, yang menyebabkan penduduk lokal Yunani menikmati hasil perdagangan tersebut, ditambah dengan peningkatan kontak kebudayaan dengan Eropa Barat (Era Pencerahan Yunani Modern), dan terinspirasi oleh Revolusi Prancis, sehingga memicu Perang Kemerdekaan Yunani. Pemberontakan Morea awalnya ditumpas oleh Ibrahim Pasha dari Mesir pada tahun 1826. Namun, intervensi dari angkatan laut Britania, Prancis, dan Rusia dalam Pertempuran Navarino, memaksa pasukan Utsmaniyah dan Mesir untuk kabur dari Eyalet Morea pada 1 Oktober 1828. Akhirnya, Yunani merdeka dari Kekaisaran Utsmaniyah dengan adanya Perjanjian Adrianopel dan Eyalet Morea secara de facto bubar pada tahun 1829.

Pembagian administratif

Menurut Evliya, pada waktu itu Eyalet Morea terdiri dari Sanjak Misistire, Aya Maura (Lefkas), Aynabahti (Lepanto), Karli-Eli, Manya (Mani) dan Ballibadra (Patras), dan mencakup bagian barat dan tengah dari Yunani Daratan.[9][10]

Pada awal abad ke-19, menurut penjelajah Prancis François Pouqueville dan cendekiawan Austria Joseph von Hammer-Purgstall, Eyalet Morea terdiri sanjaksebagai berikut:

Sepanjang periode Utsmaniyah, Morea juga dibagi menjadi beberapa distrik kecil (kaza, kadiluk atau beylik), yang jumlahnya bervariasi, tetapi biasanya antara 22-25 dan mencapai 27 pada tahun 1784. Menurut Haji Khalifa, pada pertengahan abad ke-17 distrik di Morea ketika masih berupa sanjak antara lain: Kordos, Arhos (Argos), Anaboli, Firina, Ayapetri (Agios Petros), Ruya, Manya (de facto di luar kendali Utsmaniyah), Kalavrita (Kalavryta), Kartina (Karytaina), Londari, Andrusa (Androusa), Koron, Motun, Anavarin, Arkadya (Kyparissia), Fanar (Fanari), Holomiç (Chlemoutsi), Voştiçe (Algion), Ballibadra atau Balye Badre. Selain itu, Misistra, Menceşe (Monemvasia), dan Kalamata menjadi sanjak di Misistire/Mezistre.[11]

Referensi

  1. ↑ "Some Provinces of the Ottoman Empire". Geonames.de. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-09-28. Diakses tanggal 25 Februari 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Kazhdan (1991), p. 1621
  3. ↑ Bées & Savvides (1993), p. 239
  4. ↑ Zarinebaf, Bennet & Davis (2005), p. 21
  5. ↑ Bées & Savvides (1993), p. 238
  6. ↑ Birken (1976), pp. 57, 106
  7. ↑ Bées & Savvides (1993), pp. 239–240
  8. ↑ Bées & Savvides (1993), p. 240
  9. ↑ Birken (1976), pp. 57, 61–64
  10. ↑ Evliya Çelebi (2005), p. 49
  11. ↑ Rumeli und Bosna, geographisch beschrieben, von Mustafa ben Abdalla Hadschi Chalfa. Aus dem Türkischen übersetzt von J. v. Hammer (dalam bahasa German). Vienna: Verlag des Kunst- und Industrie-Comptors. 1812. hlm. 111–125. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-16. Diakses tanggal 2017-12-05.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) CS1 maint: Unrecognized language (link)

Sumber

  • Bées, N.A.; Savvides, A. (1993). "Mora". The Encyclopedia of Islam, New Edition, Volume VII: Mif–Naz. Leiden and New York: BRILL. hlm. 236–241. ISBN 90-04-09419-9.
  • Birken, Andreas (1976). Die Provinzen des Osmanischen Reiches. Beihefte zum Tübinger Atlas des Vorderen Orients (dalam bahasa German). Vol. 13. Reichert. ISBN 9783920153568.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) CS1 maint: Unrecognized language (link)
    Cite book
    Title
    Die Provinzen des Osmanischen Reiches
    Last name
    Birken
    First name
    Andreas
    Publisher
    Reichert
    Year of publication
    1976
    ISBN
    9783920153568
    Series identifier
    Beihefte zum Tübinger Atlas des Vorderen Orients
    Volume
    13
    Language
    German
    Authors list
    Birken
  • Evliya Çelebi (2005). Εβλιγιά Τσελεμπί: Οδοιπορικό στην Ελλάδα (1668 - 1671) [Evliya Çelebi: Travels in Greece (1668 - 1671)] (dalam bahasa Greek). transl. by D. Loupis. Athens: Ekati. ISBN 960-7437-07-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) CS1 maint: Unrecognized language (link)
Cite book
Last name
Evliya Çelebi
Publisher
Ekati
Others
transl. by D. Loupis
Year of publication
2005
ISBN
960-7437-07-1
Location of publication
Athens
Language
Greek
Script title
el:Εβλιγιά Τσελεμπί: Οδοιπορικό στην Ελλάδα (1668 - 1671)
Translated title
Evliya Çelebi: Travels in Greece (1668 - 1671)
Authors list
Evliya Çelebi
Cite book
Title
A Historical and Economic Geography of Ottoman Greece: The Southwestern Morea in the 18th Century
Last name
Zarinebaf
First name
Fariba
Last name 2
Bennet
First name 2
John
Last name 3
Davis
First name 3
Jack L.
Publisher
The American School of Classical Studies at Athens
Year of publication
2005
ISBN
0-87661-534-5
Series identifier
Hesperia Supplement 34
Authors list
Zarinebaf
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan