Selasa, 29 September 2026
03:05 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Bey

Bey (aslinya Beg; bahasa Arab:بك Bek; bahasa Turki Utsmaniyah dan bahasa Persia:بگ Beg atau Beyg atau Beğ) adalah gelar untuk kepala suku, secara tradisional dipakai untuk kepala suku-suku kecil.[1][2][3]

Etimologi

Kata ini masuk ke dalam bahasa Inggris dari bahasa Turki, bey,[1] yang berasal dari Bahasa Turki Kuno, beg,[2] yang - dalam bentuk kata bäg - sudah disebutkan di dalam Prasasti Orkhon dan biasanya dialihbahasakan menjadi "kepala suku". Varias-variasi dialek seperti bäk, bek, bey, biy, bi, dan pig, semua berasal dari bentuk bahasa Turki Kuno. Asal sebenarnya kata ini masih diperdebatkan, walaupun kebanyakan setuju bahwa kata ini adalah kata pinjaman[4] dari bahasa Turki Kuno.[5] Kata dalam bahasa Turki Kuno ini biasanya diperkirakan kata pinjaman dari bahasa Iran.[6]

Referensi

  1. 1 2 "bey". Merriam-Webster Online. Diakses tanggal 22 Maret 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "bey". The American Heritage Dictionary of the English Language. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-03-08. Diakses tanggal 22 Maret 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "bey". Encyclopædia Britannica Online. Diakses tanggal 22 Maret 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "beg". Encyclopædia Iranica. Diakses tanggal 7 Mei 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ bey in Nişanyan Dictionary
  6. ↑ Alemko Gluhak (1993), Hrvatski etimološki rječnik, August Cesarec: Zagreb, pp.123
Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan