Jumat, 16 Oktober 2026
14:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Kerajaan Morea

Kerajaan Morea

Bagikan:
Kerajaan Morea
Regno di Morea
Koloni di Republik Venesia
1688–1715
250px-thumbnail.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peloponnesus, Kini Kerajaan Morea, oleh Frederik de Wit, 1688
Ibu kotaNauplio (Napoli di Romania)
Sejarah
Pemerintahan
 • JenisKoloni
Provveditore Generale di Morea 
• 1688–1690
Giacomo Corner (pertama)
• 1714–1715
Alessandro Bon (terakhir)
Era sejarahModern Awal
1685–1687
• Didirikan
1688
1715
1718
Didahului olehDigantikan oleh
Eyalet Morea
Eyalet Morea

Kerajaan Morea (bahasa Italia:Regno di Morea) adalah nama resmi wilayah Republik Venesia di Semenanjung Peloponnesus di Yunani selatan (lebih dikenal dengan nama Morea hingga abad ke-19) yang direbut dari Kesultanan Utsmaniyah selama Perang Morea pada tahun 1684–99. Bangsa Venesia mencoba mengisi kembali populasi Morea dan menghidup kembali ekonomi dan sektor pertaniannya. Upaya ini cukup berhasil, tetapi Venesia gagal memperoleh kesetiaan populasi Morea. Venesia juga tidak dapat memperkuat kendalinya di Morea secara militer. Akibatnya, wilayah ini kembali direbut oleh Kesultanan Utsmaniyah selama Perang Utsmaniyah-Venesia pada Juni–September 1715.

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan