Rabu, 04 November 2026
14:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Vilayet Ankara

Vilayet Ankara

Bagikan:
ولايت آنقره
Vilâyet-i Ānḳara
Vilayet di Kesultanan Utsmaniyah
1867–1922
250px-CUINET%281890%29_1.282_Ankara_Vilayet.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Vilayet Ankara pada tahun 1890.
Ibu kotaAngora (Ankara)[1]
Sejarah
Sejarah 
1867
• Dibubarkan
1922
Didahului olehDigantikan oleh
Elayet Ankara
Turkey
Sekarang bagian dari Turki

Vilayet Ankara atau Vilayet Angora (Bahasa Turki: Vilâyet-i Ankara, Bahasa Prancis: Vilayet d'Angora, Bahasa Indonesia: Provinsi Ankara, secara harfiah Wilayah Ankara) adalah pembagian administratif pertama Kesultanan Utsmaniyah, di daerah Ankara. Terpusat di kota Ankara di utara tengah Anatolia.

Demografi

Pada awal abad ke-20, dilaporkan bahwa Vilayet Ankara memiliki luas sebesar 83,760 km2, dan dengan konsensus pada tahun 1885 (Dipublikasikan tahun 1908) melaporkan populasi dengan jumlah 892,901 orang.[2] Pada sekitar tahun 1920, populasi Ankara digambarkan sebagai mayoritas Muslim Turki dan minoritas Kristen Armenia.[3]

Ekonomi

Vilayet Ankara merupakan daerah yang ekonomi-nya bersandar kepada aktivitas agrikultur.[1] Sebuah pabrik karpet ada di Kırşehir dan Kayseri.[1] Dan ada beberapa tambang perak, tembaga, batu bara muda dan garam, juga beberapa aktivitas air panas di wilayah tersebut. Batu garam dan fuller's earth juga di tambang di area itu.[4]

Industri tenun adalah industri yang terkenal di daerah itu, tetapi popularitasnya menurun seiring di perkenalkan-nya rel kereta, sehingga orang-orang di sana mulai mengekspor bulu domba dan mohair. Sebuah pabrik kapret kecil dapat ditemukan di Ankara pada sekitar awal abad ke-20.[5]

Pembagian wilayah

Sanjak/Sanjaq di Ankara adalah:

  1. Sanjak Ankara (Ankara, Ayaş, Beypazarı, Sivrihisar, Çubuk, Nallıhan, Haymana, Kızılcahamam, Mihalıççık, Balâ, Kalecik)
  2. Sanjak Bozok (Yozgat, Akdağmadeni, Boğazlıyan)
  3. Sanjak Kayseri (Kayseri, Develi, İncesu)
  4. Sanjak Kırsehir (Kırşehir, Mucur, Hacıbektaş, Keskin, Çiçekdağı, Avanos)
  5. Sanjak Çorum (Çorum, Osmancık, Kargı, Sungurlu, İskilip)

Desa

Terdapat sebuah desa orang Armenia di Ankara bernama Stanoz. Kebanyakan penduduk (Armenia-nya) hilang setelah genosida, hanya terdapat kuburan yang menunjukkan bekas desa tersebut.[6]

Referensi

  1. 1 2 3 20px-Wikisource-logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Angora" . Encyclopædia Britannica (Edisi 11). Cambridge University Press.
  2. ↑ Asia by A. H. Keane, page 459
  3. ↑ Prothero, G.W. (1920). Anatolia. London: H.M. Stationery Office.
  4. ↑ Prothero, G.W. (1920). Anatolia. London: H.M. Stationery Office. hlm. 107.
  5. ↑ Prothero, G.W. (1920). Anatolia. London: H.M. Stationery Office. hlm. 112.
  6. ↑ Sassounian, Harut (2002-03-02). "Remnants of an Old Armenian Village Near Ankara". Armenian Weekly. Diakses tanggal 2020-04-25.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan