Senin, 26 Oktober 2026
02:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Eyalet Damaskus

Eyalet Damaskus

Bagikan:
Eyalet-i Şam
إيالة العرب
Eyalet di Kesultanan Utsmaniyah
1517–1865
250px-Damascus_Eyalet%2C_Ottoman_Empire_%281795%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eyalet Damaskus pada tahun 1795
Ibu kotaDamaskus[1]
Sejarah
Sejarah 
• Pertempuran Marj Dabiq
1517
• Dibubarkan
1865
Didahului olehDigantikan oleh
kslKesultanan
Mamluk
Vilayet Suriah
Mutasarrifat Yerusalem
Sekarang bagian dari Suriah
 Lebanon
 Yordania
 Israel
 Palestina
 Mesir

Eyalet Damaskus (Turki Utsmaniyah:ایالت شام; Eyālet-i Šām)[2] adalah sebuah eyalet yang terletak di Kesultanan Utsmaniyah. Pada abad ke-19, eyalet ini memiliki luas sekitar 51.900 kilometer persegi (20.020 mil persegi).[3] Eyalet ini didirikan setelah Kesultanan Utsmaniyah menaklukkan Kesultanan Mamluk pada tahun 1516.[4] Seorang pengkhianat Mamluk yang bernama Janbirdi al-Ghazali kemudian dijadikan beylerbey pertama di Damaskus.[5] Eyalet Damaskus adalah salah satu provinsi Utsmaniyah pertama yang menjadi vilayet setelah dilancarkannya reformasi pemerintahan pada tahun 1865, dan pada tahun 1867 Damaskus telah sepenuhnya direformasi menjadi Vilayet Suriah.[6]

Jurisdiksi wilayah

Kesultanan Utsmaniyah menaklukkan Suriah dari Mamluk setelah kemenangan Utsmaniyah dalam Pertempuran Marj Dabiq pada Agustus 1516.[7] Utsmaniyah menetapkan Damaskus sebagai pusat sebuah eyalet (provinsi Utsmaniyah) yang mencakup wilayah mamlakat (provinsi Mamluk) Damaskus, Hama, Tripoli, Safad dan Karak.[8] Mamlaka Aleppo yang mencakup wilayah Suriah Utara menjadi wilayah Eyalet Aleppo.[8] Tripoli dan distrik-distriknya sempat dipisahkan dari Eyalet Damaskus selama beberapa bulan pada tahun 1521, dan kemudian setelah tahun 1579 Eyalet Tripoli menjadi provinsi yang berdiri sendiri.[8]

Menjelang berakhirnya abad ke-16, Eyalet Damaskus terbagi menjadi beberapa sanjak (distrik), yaitu Sanjak Tadmur, Safad, Lajjun, Ajlun, Nablus, Yerusalem, Gaza dan Karak, ditambah dengan kota Damaskus dan distriknya.[9] Terdapat pula Sanjak Sidon-Beirut, walaupun jurisdiksi atas sanjak ini sering kali berganti tangan antara Damaskus dengan Tripoli pada akhir abad ke-16.[10] Untuk waktu yang singkat pada tahun 1614 dan secara permanen setelah tahun 1660, Sanjak Sidon-Beirut dan Safad dipisah dari Damaskus dan menjadi bagian dari Eyalet Sidon.[8] Pembagian administratif ini tidak banyak berubah hingga pertengahan abad ke-19.[11]

Gubernur

Catatan kaki

  1. ↑ Commercial statistics: A digest of the productive resources, commercial... By John Macgregor, hlm. 12, pada Google Books
  2. ↑ "Some Provinces of the Ottoman Empire". Geonames.de. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-09-28. Diakses tanggal 25 Februari 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ The Popular encyclopedia: or, conversations lexicon, Volume 6, hlm. 698, pada Google Books
  4. ↑ Encyclopedia of the Ottoman Empire, hlm. 169, pada Google Books By Gábor Ágoston, Bruce Alan Masters
  5. ↑ D. E. Pitcher (1972). An Historical Geography of the Ottoman Empire: From Earliest Times to the End of the Sixteenth Century. Brill Archive. hlm. 105. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-16. Diakses tanggal 2 Juni 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Almanach de Gotha: annuaire généalogique, diplomatique et statistique. J. Perthes. 1867. hlm. 827–829. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-16. Diakses tanggal 2013-06-01.
  7. ↑ Ze'evi, hlm. 1–2.
  8. 1 2 3 4 Abu Husayn, hlm. 11.
  9. ↑ Bakhit 1982, hlm. 91.
  10. ↑ Abu Husayn, hlm. 11–12.
  11. ↑ Salibi, hlm. 63–64.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan