Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "Sunan ad-Darimi" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Sunan ad-Darimi" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
Sunan ad-Darimi (bahasa Arab:سن الدارمي) atau Musnad ad-Darimi oleh Abdullah bin Abdurrahman ad-Darimi (181H–255H) merupakan kumpulan hadis yang penting, seperti Muwatta Malik dan Musnad Ahmad.
Walaupun terkadang disebut sebagai Musnad kitab ini tidak diatur sesuai nama perawi seperti 'Musnad' yang lain, misalnya Musnad Imam Ahmad, akan tetapi lebih dalam bentuk Sunan, di mana kandungan disusun seperti Sunan Ibnu Majah.
Penyampaian
Ad-Darimi menyampaikan hadis-hadis ini kepada Isa bin Umar as-Samarqandi; Kemudian setelah itu disampaikan kepada:
- Abdullah bin Ahmad bin Hamawiya as-Sarkhasi (293–381 H)
- Abdurrahman bin Muhammad bin Muzaffar ad-Dawudi "Jamalul Islam" (374–467 H)
- Abu'l-Waqt Abdul Awwal bin Isa bin Syu'aib as-Sijizzi (458–553 H)
Referensi
| Kutubus Sittah | |
|---|---|
| Koleksi Primer | |
| Koleksi lainnya | |
| Metode penyusunan | |
| Kitab Penjabaran | |
| Istilah hadis dan ilmu hadis | |
| Ilmu rijal (perawi) |
|
| Lain-lain | |
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |