Sumiskum | |
|---|---|
| Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat | |
| Masa jabatan 1971–1977 | |
| Presiden | Soeharto |
| Ketua MPR/DPR | Idham Chalid |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1924-04-29)29 April 1924 |
| Meninggal | 6 Agustus 2005(2005-08-06) (umur 81) |
| Pekerjaan | Politisi |
Sumiskum (29 April 1924 – 6 Agustus 2005) adalah seorang politikus Indonesia dari partai Golkar. Dia pernah menjadi anggota DPR/MPR.
Ia telah meninggal dunia pada hari Sabtu Jam 20:25 di Rumah Sakit Harapan Kita pada tanggal 6 Agustus 2005 karena komplikasi penyakit jantung dan paru-paru. Dimakamkan dipemakaman Tonjong, Bogor pada hari Minggu, 7 Agustus 2005.
Ia adalah salah satu pelopor pembentukan partai Golkar.
Sumiskum berkerabat dengan Ludmilla F. Sumiskum, yang muncul dalam Putusan Pengadilan Tinggi Agama Banten Nomor 54/Pdt.G/2022/PTA.Btn sebagai salah satu pihak dalam perkara perdata.[1] Ludmilla F. Sumiskum adalah anak dari Lubna Sumyaryo, yang merupakan saudari dari pengusaha Riza Chalid. Ludmilla menikah dengan Budisatrio Djiwandono, keponakan dari Presiden Prabowo Subianto.[2]
Pranala luar
- (Indonesia) Profil di pdat.co.id Diarsipkan 2007-09-29 di Wayback Machine.
References
- ↑ "Putusan PTA BANTEN Nomor 54/Pdt.G/2022/PTA.Btn". Direktori Putusan Mahkamah Agung RI. Diakses tanggal 2026-08-22.
- ↑ "M Qodari Sebut Riza Chalid Masih Ada Hubungan Saudara dengan Prabowo". Kompas.com. Diakses tanggal 2026-08-22.
Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |