Rabu, 07 Oktober 2026
10:39 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Kabupaten Sukoharjo

Kabupaten Sukoharjo

kabupaten di Provinsi Jawa Tengah

Bagikan:
"Sukoharjo" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Sukoharjo (disambiguasi).
Kabupaten Sukoharjo
Transkripsi bahasa daerah
 • Jawiسوكو هرجو
 • Hanacarakaꦱꦸꦏꦲꦂꦗ
 • Pegonسوكا هارجا
Lambang resmi Kabupaten Sukoharjo
Lambang
Julukan: 
  • Pusat Jamu
  • Kabupaten Pramuka
osm-intl,a,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kabupaten_Sukoharjo&revid=29839332&groups=_a6172bcf059ce9ed59c183e88b450c642d802759&parser=parsoid
Peta Kabupaten Sukoharjo
Kabupaten Sukoharjo di Jawa
Kabupaten Sukoharjo
Kabupaten Sukoharjo
Peta Kabupaten Sukoharjo
Tampilkan peta Jawa
Kabupaten Sukoharjo di Indonesia
Kabupaten Sukoharjo
Kabupaten Sukoharjo
Kabupaten Sukoharjo (Indonesia)
Tampilkan peta Indonesia
Koordinat: 7°41′00″S 110°50′00″E / 7.68333°S 110.83333°E / -7.68333; 110.83333
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
Tanggal berdiri15 Juli 1946
Dasar hukumUU No. 13/1950
Ibu kotaSukoharjo
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 12
  • Kelurahan: 17
  • Desa: 150
Pemerintahan
 • BupatiEtik Suryani
 • Wakil BupatiEko Sapto Purnomo
 • Ketua DPRDNurjayanto SP
Luas
 • Total466,66 km2 (180,18 sq mi)
Populasi
 (31 Desember 2024)[2]
 • Total916.472
 • Kepadatan2,000/km2 (5,100/sq mi)
Demografi
 • Agama
 • IPMKenaikan 77,13 (2021)
tinggi[3]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode BPS
3311 Suntingan nilai di Wikidata
Kode area telepon+62 271
Pelat kendaraanAD xxxx **B/*K/*O/*T
Kode Kemendagri33.11 Suntingan nilai di Wikidata
DAURp. 763.462.900.000,00 (2013)[4]
Semboyan daerahSukoharjo MAKMUR
(Maju, Aman, Konstitusional, Mantap, Unggul, Rapi)
Flora resmiTuri
Fauna resmiSrigunting Kelabu
Situs webwww.sukoharjokab.go.id

Kabupaten Sukoharjo (bahasa Jawa:Hanacaraka: ꦱꦸꦏꦲꦂꦗ, Pegon: سوكا هارجا translit Sukåharjå) adalah sebuah wilayah kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Ibu kotanya berada di kecamatan Sukoharjo, sekitar 10 km sebelah selatan Kota Surakarta.[5] Pada akhir tahun 2024, jumlah penduduk Sukoharjo sebanyak 916.472 jiwa. Sukoharjo memiliki karakter agraris, pertumbuhan industri yang signifikan, serta dinamika sosial-budaya yang kuat. Kabupaten ini terletak di bagian selatan Surakarta dan termasuk dalam kawasan pengembangan Solo Raya. Secara geografis, Sukoharjo berada pada dataran rendah dengan ketinggian berkisar antara 95 hingga 120 meter di atas permukaan laut, sehingga memengaruhi pola pemanfaatan lahan, sistem pertanian, serta perkembangan permukiman di wilayah tersebut.[1][2] Kabupaten ini berbatasan dengan Kota Solo di utara, Karanganyar di timur, Wonogiri dan Kabupaten Gunungkidul (Daerah Istimewa Yogyakarta) di selatan, serta Klaten dan Boyolali di barat.[6][7]

Kabupaten Sukoharjo juga mempunyai beberapa julukan yang cukup terkenal, di antaranya Kabupaten Makmur, Tekstil, Gamelan, The House of Souvenir, Gadis (perdagangan, pendidikan, industri, dan bisnis), Kabupaten Jamu,[8] Kabupaten Pramuka,[9] serta Kabupaten Batik.

Secara administratif, Kabupaten Sukoharjo terbagi ke dalam beberapa kecamatan yang membentuk struktur tata wilayah yang relatif teratur dan terhubung melalui jaringan transportasi darat. Kedekatannya dengan Kota Surakarta menjadikan kabupaten ini berfungsi sebagai penyangga perkotaan, terutama dalam sektor ekonomi, pendidikan, dan mobilitas penduduk. Pusat pemerintahan Kabupaten Sukoharjo berada di Kecamatan Sukoharjo, yang juga menjadi salah satu titik konsentrasi kegiatan perdagangan dan jasa.[10]

Aspek geologi dan topografi Sukoharjo didominasi oleh dataran aluvial yang subur, sehingga sejak lama wilayah ini berkembang sebagai daerah agraris. Komoditas utama pertanian meliputi padi, palawija, dan sejumlah tanaman hortikultura yang tersebar di berbagai kecamatan. Kondisi tanah yang relatif datar, ditunjang dengan jaringan irigasi yang memadai, memungkinkan siklus pertanian berjalan secara berkelanjutan. Selain itu, sektor peternakan dan perikanan air tawar juga menjadi bagian dari sistem produksi pangan lokal, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki akses terhadap sumber air.[11]

Perkembangan sektor industri di Sukoharjo menunjukkan pertumbuhan yang cukup pesat sejak akhir abad ke-20. Industri tekstil dan produk turunannya merupakan salah satu sektor unggulan yang menempatkan Sukoharjo sebagai salah satu kawasan industri penting di Solo Raya. Selain itu, berkembang pula industri makanan dan minuman, pengolahan kayu, konveksi, serta industri skala kecil dan menengah yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan. Keberadaan kawasan industri ini secara langsung memengaruhi pola urbanisasi, munculnya pusat ekonomi baru, serta peningkatan kebutuhan terhadap infrastruktur pendukung seperti jalan, jembatan, dan transportasi publik.[12]

Sektor pendidikan di Sukoharjo berkembang cukup merata, dengan keberadaan lembaga pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Selain sekolah negeri dan swasta, beberapa institusi pendidikan tinggi juga berdiri di wilayah ini, baik berupa perguruan tinggi umum, politeknik, maupun sekolah tinggi bidang kesehatan dan ekonomi. Perkembangan ini menjadikan Sukoharjo sebagai salah satu tujuan pendidikan di kawasan Solo Raya, sekaligus berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.[13]

Dalam bidang kesehatan, Sukoharjo memiliki sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan yang mencakup rumah sakit umum daerah, pusat kesehatan masyarakat, dan klinik yang tersebar di tiap kecamatan. Program kesehatan masyarakat dikelola melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan lembaga layanan sosial, dengan fokus pada peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak, pencegahan penyakit menular, serta peningkatan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah pedesaan.[1]

Dari sisi infrastruktur, Kabupaten Sukoharjo memiliki aksesibilitas yang baik melalui jaringan jalan provinsi dan kabupaten yang menghubungkan wilayah ini dengan Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, serta wilayah lain di Jawa Tengah. Pembangunan infrastruktur transportasi terus dilakukan untuk mendukung mobilitas barang dan jasa, terutama dalam kaitannya dengan aktivitas industri dan perdagangan. Selain itu, pengembangan jaringan telekomunikasi dan teknologi informasi turut memperkuat kapasitas wilayah ini dalam menghadapi dinamika ekonomi modern.[1]

Sejarah

Pasca Perang Jawa (1825-1830), pemerintah Hindia Belanda makin memperketat keamanan untuk mencegah terulangnya pemberontakan. Kondisi masyarakat Jawa yang semakin miskin mendorong terjadinya tindak kejahatan (pidana) di berbagai tempat. Menghadapi hal itu pemerintah kolonial menekan raja Surakarta dan Yogyakarta agar menerapkan hukum secara tegas. Salah satunya dengan membentuk lembaga hukum yang dilengkapi dengan berbagai pendukung. Di Kasunanan Surakarta dibentuk lembaga Pradata Gedhe, yakni pengadilan kerajaan yang menjadi pusat penyelesaian semua perkara. Lembaga ini dipimpin oleh Raden Adipati (Patih) di bawah pengawasan Residen Surakarta. Dalam pelaksanaannya, Pradata Gedhe mengalami kesulitan karena volume perkara yang sangat besar. Sri Sunan Pakubuwono dan Residen Surakarta memandang perlu melimpahkan sebagian perkara kepada pemerintah daerah. Mereka sepakat membentuk pengadilan di tingkat kabupaten yang diberi nama Pradata Kabupaten.[butuh rujukan]

Pada tanggal 16 Februari 1874, Sunan Pakubuwono IX dan Residen Surakarta, Keucheneus, membuat perjanjian pembentukan Pradata Kabupaten untuk wilayah Klaten, Boyolali, Ampel, Kartasura, Sragen dan Larangan. Surat perjanjian tersebut disahkan pada hari Kamis tanggal 7 Mei 1874, Staatsblad nomor 209. Pada Bab I surat perjanjian, tertulis sebagai berikut:

Ing Kabupaten Klaten, Ampel, Boyolali, Kartasura lan Sragen, apadene ing Kawedanan Larangan kadodokan pangadilan ingaranan Pradata Kabupaten. Kawedanan Larangan saikiki kadadekake kabupaten ingaranan Kabupaten Sukoharjo. (Di Kabupaten Klaten, Ampel, Boyolali, Kartasura dan Sragen, dan juga Kawedanan Larangan dibentuk pengadilan yang disebut Pradata Kabupaten. Kawedanan Larangan sekarang dijadikan kabupaten dengan nama Kabupaten Sukoharjo).

Berdasarkan surat perjanjian tersebut sekarang ditetapkan bahwa Kamis, 7 Mei 1874 menjadi tanggal berdirinya Kabupaten Sukoharjo, yang sebelum itu bernama Kawedanan Larangan. Pada era kemerdekaan atau Pemerintahan Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo dengan adanya Penetapan Pemerintah No.16/SD, tepatnya pada hari / tanggal Senin Pon, 15 Juli 1946 dan juga adanya pembentukan Pemerintah Daerah di karesidenan Surakarta, pada Minggu Wage, 16 Juni 1946.

Pembentukan Karesidenan Surakarta hanya berlangsung selama 1479 hari atau selama 4 tahun 0 bulan 19 hari (berakhir pada Selasa Pon, 4 Juli 1950). Dasar Hukum Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo, berdasarkan:

  1. Penetapan Pemerintah No.16/SD
  2. UU No.13 Tahun 1950 Tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Provinsi Jawa Tengah.
  3. Perda Kabupaten Dati II Sukoharjo No.17 Tahun 1986 tentang Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo yang disahkan dengan SK Gubernur KDH Tingkat I Jawa Tengah, tanggal 15 Desember 1986 No.188.3/480/1986
  4. Lembaran Daerah Kabupaten Dati II Sukoharjo No.3 Tahun 1987 Seri D No.2 tanggal 9 Januari 1987

Kabupaten Sukoharjo di waktu itu merupakan daerah tepi penuh dengan area persawahan yang sangat luas, lahannya begitu subur dan makmur.

Nama Sukoharjo dalam penulisan Bahasa Jawa adalah "Sukaharja" yang berarti Bumi yang selalu "Suka = Senang / Gembira" dan "Raharja = Makmur".

Geografi dan kereta api

Kabupaten Sukoharjo merupakan kabupaten terkecil kedua di Provinsi Jawa Tengah setelah Kabupaten Kudus. Secara astronomis, wilayah Kabupaten Sukoharjo berada di antara 7°32' LS hingga 7°49' LS (lintang selatan) dan 110°42' BT hingga 110°57' BT (bujur timur). Luas wilayah kabupaten ini adalah 466,66 km² atau sekitar ±1,43% dari total luas wilayah Provinsi Jawa Tengah.[14]

Bengawan Solo membelah kabupaten ini menjadi dua bagian: Bagian utara pada umumnya merupakan dataran rendah dan bergelombang (Grogol, Baki, Gatak, Kartasura), sedang bagian selatan dataran tinggi dan pegunungan (Weru, Nguter, Tawangsari).

Sebagian daerah di perbatasan utara merupakan daerah perkembangan Kota Surakarta, mencakup kawasan Grogol dan Kartasura. Kartasura merupakan persimpangan jalur Surabaya-Surakarta-Jogja dengan Surakarta-Semarang. Kabupaten Sukoharjo dilintasi jalur kereta api Surakarta-Wonogiri, yang dioperasikan kembali pada tahun 2004 setelah selama puluhan tahun tidak difungsikan. Kereta api tersebut menjadi titik pemberhentian dan pemberangkatan di Stasiun Sukoharjo dan Stasiun Pasar Nguter dalam perjalanan menuju Kota Surakarta atau Kabupaten Wonogiri.

Batas Wilayah

Kabupaten Sukoharjo berbatasan dengan beberapa wilayah berikut:[15]

Utara Kota Surakarta dan Kabupaten Karanganyar
Timur Kabupaten Karanganyar
Selatan Kabupaten Wonogiri dan Gunungkidul, DIY
Barat Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali

Topografi

Berdasarkan ketinggian permukaan lahan, Kabupaten Sukoharjo berada pada ketinggian antara 80 mdpl hingga 600 mdpl (meter di atas permukaan laut). Wilayah tertinggi pada angka 500–600 mdpl berada di Kecamatan Bulu yang berada di wilayah tenggara dan berbatasan dengan wilayah Kabupaten Wonogiri. Wilayah tertinggi di Sukoharjo ini masih merupakan bagian dari Pegunungan Baturagung. Wilayah terendah pada angka 80–90 mdpl berada di Kecamatan Grogol yang berbatasan dengan Kota Surakarta. Wilayah dataran rendah di Sukoharjo domindan berada di wilayah tengah, utara, dan barat. Sementara itu, wilayah perbukitan dan dataran yang lebih tinggi dominan berada di wilayah selatan dan timur.[16]

Berdasarkan relief muka tanah dan tingkat kelerengan lahan, wilayah Sukoharjo terbagi dalam tiga kategori, yakni:[16]

  1. Landai–Datar dengan tingkat kelerengan antara 0%–15% meliputi enam kecamatan, yaitu Kecamatan Kartasura, Kecamatan Gatak, Kecamatan Grogol, Kecamatan Baki, Kecamatan Mojolaban, dan Kecamatan Sukoharjo.
  2. Datar–Agak Curam dengan tingkat kelerengan antara 10%–25% meliputi tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Tawangsari, Kecamatan Bendosari, dan Kecamatan Nguter.
  3. Agak Curam–Sangat Curam dengan tingkat kelerengan >25% meliputi tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Polokarto, Kecamatan Weru, dan Kecamatan Bulu.

Iklim

Berdasarkan klasifikasi iklim Koppen, wilayah Sukoharjo termasuk dalam kategori iklim muson tropis (Am) dengan dua musim berbeda akibat pengaruh pergerakan angin monsun. Dua musim tersebut meliputi musim penghujan dan musim kemarau. Musim penghujan di wilayah ini berlangsung pada periode November hingga April ketika angin monsun baratan dari Asia yang bersifat basah dan lembap berlangsung. Sementara itu, musim kemarau berlangsung pada periode Mei hingga Oktober saat angin monsun timuran dari Australia yang bersifat kering berlangsung. Suhu udara di wilayah Sukoharjo umumnya berkisar antara 22°–33°C, tetapi beberapa wilayah perbukitan yang lebih tinggi di selatan kabupaten ini cenderung memiliki kisaran suhu udara yang lebih rendah. Tingkat kelembapan relatif di wilayah ini pun berkisar antara 60%–90%.

Data iklim Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 30.5
(86.9)
30.7
(87.3)
31.1
(88)
31.4
(88.5)
31.7
(89.1)
31.8
(89.2)
32.2
(90)
32.7
(90.9)
33.5
(92.3)
33.5
(92.3)
32.1
(89.8)
30.6
(87.1)
31.82
(89.28)
Rata-rata harian °C (°F) 25.6
(78.1)
25.7
(78.3)
25.9
(78.6)
26.2
(79.2)
26.3
(79.3)
26.1
(79)
25.8
(78.4)
25.9
(78.6)
26.6
(79.9)
27.1
(80.8)
26.6
(79.9)
25.8
(78.4)
26.13
(79.04)
Rata-rata terendah °C (°F) 23.1
(73.6)
23.1
(73.6)
23.2
(73.8)
23.3
(73.9)
22.9
(73.2)
22.3
(72.1)
21.6
(70.9)
21.4
(70.5)
22.5
(72.5)
23.4
(74.1)
23.7
(74.7)
23.4
(74.1)
22.83
(73.08)
Curah hujan mm (inci) 339
(13.35)
349
(13.74)
313
(12.32)
220
(8.66)
107
(4.21)
52
(2.05)
26
(1.02)
18
(0.71)
30
(1.18)
106
(4.17)
223
(8.78)
285
(11.22)
2.068
(81,41)
Rata-rata hari hujan 16 16 14 10 5 3 2 1 2 6 11 13 99
% kelembapan 86 88 85 79 72 67 63 60 61 68 76 82 73.9
Rata-rata sinar matahari harian 6.5 6.1 6.8 7.4 7.9 8.5 8.8 9.4 9.5 8.9 7.8 7.0 7.88
Sumber #1: Climate-Data.org[17]
Sumber #2: BMKG[18]

Pemerintahan

Kepala daerah

No Bupati Mulai jabatan Akhir jabatan Wakil Bupati
15 120px-Bupati_Sukoharjo_Etik_Suryani.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Etik Suryani 20 Februari 2025 Petahana 120px-Wakil_Bupati_Sukoharjo_Eko_Sapto_Purnomo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Eko Sapto Purnomo

Dewan Perwakilan

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2009–2014[19] 2014–2019[20] 2019–2024[21] 2024–2029[22]
PKB 3 Steady 3 Steady 3 Steady 3
Gerindra (baru) 0 Kenaikan 5 Steady 5 Kenaikan 6
PDI-P 19 Kenaikan 22 Penurunan 20 Kenaikan 21
Golkar 6 Penurunan 5 Steady 5 Kenaikan 6
NasDem (baru) 2 Penurunan 1 Steady 1
PKS 4 Penurunan 1 Kenaikan 5 Steady 5
Hanura (baru) 1 Penurunan 0 Steady 0 Steady 0
PAN 5 Steady 5 Steady 5 Penurunan 3
PBB 1 Penurunan 0 Steady 0 Steady 0
Demokrat 4 Penurunan 2 Penurunan 1 Penurunan 0
PPP 2 Penurunan 0 Steady 0 Steady 0
Jumlah Anggota 45 Steady 45 Steady 45 Steady 45
Jumlah Partai 9 Penurunan 8 Steady 8 Penurunan 7

Pembagian wilayah administrasi

Kabupaten Sukoharjo terdiri dari 12 kecamatan, 17 kelurahan, dan 150 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 897.291 jiwa dengan luas wilayah 489,12 km² dan sebaran penduduk 1.834 jiwa/km².[23][24]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Sukoharjo, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Kodepos[25]StatusDaftar
Desa/Kelurahan
33.11.10 Baki 1457556Desa
33.11.06 Bendosari 11357572Desa
Kelurahan
33.11.02 Bulu 1257563Desa
33.11.11 Gatak 1457557Desa
33.11.09 Grogol 1457552Desa
33.11.12 Kartasura 21057558Desa
Kelurahan
33.11.08 Mojolaban 1557554Desa
33.11.05 Nguter 1657571Desa
33.11.07 Polokarto 1757555Desa
33.11.04 Sukoharjo 1457511-57519Kelurahan
33.11.03 Tawangsari 1257561Desa
33.11.01 Weru 1357562Desa
TOTAL17150

Transportasi Umum

Stasiun

Kabupaten Sukoharjo memiliki 3 stasiun kereta api yang masih beroperasi yaitu Stasiun Pasarnguter, Stasiun Sukoharjo dan Stasiun Gawo. Stasiun Pasarnguter melayani Kereta Api Batara Kresna. Stasiun Sukoharjo melayani Kereta Api Batara Kresna. Sedangkan Stasiun Gawok melayani Commuter Line Yogyakarta. Selain itu, Kabupaten Sukoharjo memiliki 8 stasiun yang telah berhenti beroperasi yaitu Stasiun Gayam, Stasiun Kalikatir, Halte Kalisamin, Halte Kepuh, Halte Kronelan, Stasiun Nguter, Stasiun Songgorunggi dan Stasiun Kartasura.[butuh rujukan]

Pendidikan

Perguruan tinggi

Perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Sukoharjo antara lain:[26]

Referensi

  1. 1 2 3 4 "Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka 2022". www.sukoharjokab.bps.go.id. hlm. 7, 43. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-06-18. Diakses tanggal 22 Maret 2022.
  2. 1 2 3 "Visualisasi Data Kependuduakan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 24 Agustus 2025.
  3. ↑ "Indeks Pembangunan Manusia 2020-2021". www.bps.go.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-12-01. Diakses tanggal 22 Maret 2022.
  4. ↑ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-02-14. Diakses tanggal 2013-02-15.
  5. ↑ "Rencana Masa Depan Sukoharjo". www.solopos.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-09-25. Diakses tanggal 22 Maret 2022.
  6. ↑ "Penduduk menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Sukoharjp". sp2010.bps.go.id. 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-07. Diakses tanggal 22 Maret 2022.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  7. ↑ "Jumlah Penduduk Menurut Kabupaten Kota dan Agama di Provinsi Jawa Tengah, 2020". Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. 14 April 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-09-13. Diakses tanggal 4 Maret 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Wire, PR (2019-03-20). Wire, PR (ed.). "Kabupaten Sukoharjo menuju destinasi wisata jamu Indonesia". ANTARA News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-01-16. Diakses tanggal 2022-01-16.
  9. ↑ Suryono/JIBI/SOLOPOS, Trianto Hery (2012-09-03WIB13:11:26+00:00). "Wujudkan Kabupaten Pramuka, PNS Sukoharjo Wajib Pakai Seragam Pramuka". Solopos.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-01-16. Diakses tanggal 2022-01-16.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  10. ↑ "Wilayah – Portal Kabupaten Sukoharjo" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-27.
  11. ↑ "Wilayah – Portal Kabupaten Sukoharjo" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-27.
  12. ↑ "Sejarah Sukoharjo – Portal Kabupaten Sukoharjo" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-27.
  13. ↑ "Sejarah Sukoharjo – Portal Kabupaten Sukoharjo" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-27.
  14. ↑ "Perda No. 3 Tahun 2010: Rencana Pembangunan Daerah Jangka PAnjang periode 2005–2025" (PDF). Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sukoharjo. Maret 2011. hlm. 7-9. Diakses tanggal 26/06/2026.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  15. ↑ Laporan Utama Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Sukoharjo Tahun 2021 (PDF). Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. 2022. hlm. I-10.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  16. 1 2 Fitriani (2018). "Bab III: Gambaran Umum Kabupaten Sukoharjo" (PDF). Universitas Diponegoro. Diakses tanggal 26/06/2026.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  17. ↑ "Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 2026-06-26.
  18. ↑ "Buku Peta Rata-Rata Curah Hujan Dan Hari Hujan Periode 1991-2020 Indonesia" (PDF). BMKG. hlm. 76 & 141. Diakses tanggal 2026-06-26.
  19. ↑ "Sukoharjo Dalam Angka 2013". Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukoharjo. 04-08-2017. Diakses tanggal 10-04-2023. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  20. ↑ "Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka 2018". Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukoharjo. 16-08-2018. Diakses tanggal 10-04-2023. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  21. ↑ Perolehan Kursi DPRD Sukoharjo 2019-2024
  22. ↑ Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukoharjo Nomor 636 Tahun 2024 tentang Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sukoharjo dalam Pemilihan Umum Tahun 2024
  23. ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  24. ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  25. ↑ Kode Pos Kabupaten Sukoharjo
  26. ↑ "Perguruan tinggi di kabupaten Sukoharjo". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-23. Diakses tanggal 2013-12-22.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan