Senin, 09 November 2026
06:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Suhuf Musa

Bagikan:

Bagian dari seri artikel Kristen tentang
Musa

Musa dan Israel
Sekilas Tentang Musa
Nama dan Julukan
Tulah • Mujizat • Pelayanan

Musa dan Sejarah
Garis waktu • Kronologi • Tokoh
Kehidupan pribadi Musa
Budaya dan sejarah latar belakang

Musa dan Kekristenan
Peran Musa

Bagian dari seri tentang
Islam
120px-Allah-green.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Suhuf Musa (bahasa Arab:صحف موسى Ṣuḥuf Mūsā) adalah bagian dari salah satu suhuf atau lembaran suci yang diyakini umat Islam sebagai lembaran-lembaran yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Ibrahim, untuk disampaikan kembali kepada umatnya.

Latar belakang

Dalam dua surah terutama dalam surah-surah Makiyah, suhuf merujuk pada 'Daun, Gulungan, Journal' . Namun, Abdullah Yusuf Ali dan Marmaduke Pickthall - mengartikan bahwa suhuf sebagai "Kitab-kitab Ibrahim dan Musa".[1][2]

Pandangan Al-Qur'an

Dalam Al-Qur'an, Allah Swt. menjelaskan mengenai rangkuman isi dari suhuf Ibrahim dan suhuf Musa. Firman Allah Swt.:

Oleh sebab itu, berikanlah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat.
Orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran.
Dan orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya,
(yaitu) Orang yang akan memasuki api yang besar (Neraka),
Selanjutnya, dia di sana tidak mati dan tidak hidup.
Sungguh beruntung orang yang menyucikan diri (dengan beriman),
Dan megingat nama Tuhannya, lalu dia salat,
sedangkan kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia;
Padahal, kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.
Sesungguhnya ini terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,-
(yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa.

— Al-Qur'an (Surah Al-Ala), Ayat 9-19[3]

Dalam bagian Al-Qur'an yang lain, tepatnya dalam Surah An-Najm juga menjelaskan mengenai suhuf Ibrahim dan Musa:

Ataukah belum diberitakan (kepadanya) apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa?
Dan (lembaran-lembaran) Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?
(yaitu) bahwa seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain;
Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya;
Dan sesungguhnya usaha mereka akan diperlihatkan (kepadanya):
Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna;
Dan sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahannya (segala sesuatu);
Dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis;
Dan sesungguhnya Dialah yang mematikan dan menghidupkan.
Dan sesungguhnya Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan,
Dari air mani, apabila dipancarkan;
Dan sesungguhnya Dialah yang menetapkan penciptaan yang lain (kebangkitan setelah mati).
Dan sesungguhnya Dialah yang memberikan kekayaan dan kecukupan.
Dan sesungguhnya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi'ra.
Dan sesungguhnya Dialah yang telah membinasakan kaum Ād dahulu kala,
dan kaum Tsamud, tidak seorang pun yang ditinggalkan-Nya.<brDan kaum Nuh sebelum itu. Sungguh, mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka,
Dan prahara angin yang telah meruntuhkan ( Sodom dan Gomorrah).
Lalu, menimbuni negeri itu dengan (puing-puing) yang menimpanya.
Maka, terhadap nikmat Tuhanmu yang manakah yang masih kamu ragukan?
Ini (Muhammad) salah seorang pemberi peringatan di antara para pemberi peringatan yang telah terdahulu
Yang dekat (hari kiamat) telah makin mendekat;
Tidak ada yang dapat mengungkapkan (terjadinya hari itu) selain Allah.
Maka, apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini?
Dan kamu tertawakan dan tidak menangis?
Maka bersujudlah kepada Allah, dan sembahlah (Dia)!

— Al-Qur'an (Surah An-Najm), ayat 36-62[4]

Identifikasi

Beberapa kalangan [siapa?] menduga bahwa Kitab-kitab Ibrahim dan Musa merujuk pada kitab Taurat atau tulisan-tulisan lain yang dimiliki Nabi Musa. Namun, dalam kepercayaan Islam kitab Taurat tentu sangat berbeda dengan kitab atau tulisan-tulisan yang lain [siapa?] yang didasari oleh pendapat seorang penafsir Al-Qur'an Abdullah Yusuf Ali

Dalam pemakaiannya, umat Muslim sudah tidak lagi memakai suhuf Musa sebagai pedoman hidup, juga tidak memakai kitab terdahulu atau sesudahnya seperti Kitab Taurat, Zabur, Injil, ataupun Shuhuf Syits dan Ibrahim .[5]

Lihat pula


Rujukan

  1. ↑ A-Z of Prophets in Islam and Judaism, B. M. Wheeler, Abraham
  2. ↑ Tafsir and Commentary on 87: 18-19 & 53: 36-37, Abdullah Yusuf Ali and Muhammad Asad
  3. ↑ Qur'an 87:9-19
  4. ↑ Qur'an 53:36-62
  5. ↑ Friedmann (2003), p. 35
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan